
Hari ini adalah hari bahagia Tuan Dava dan Nona Diana dimana Mereka akan melangsungkan acara pertunangan nanti malam,disebuah hotel mewah di Jakarta.
Banyak tamu penting yang akan datang ke acara tersebut.
Siang ini Aku menemani Nona Jessy dan Nyonya pergi ke salon.
Entah sejak kapan Aku menjadi sangat dekat dengan Jessy.Kami juga sering cerita-cerita mungkin karena umurku dan Nona Jessy hampir sama maka nya Kami cocok.Kami sekarang lebih seperti teman.
Dreeet,,dreeet,,
Ponsel ku bergetar,Aku lihat nama nya di layar Ayu.Ada apa Ayu menelpon ku batinku,segera ku angkat telpon Ayu.
"Haloo Assalammualaikum dek,,Aku menjawab telepon Ayu.
"Wallaikumsalam Kak,,Kakak lagi sibuk??"Ujar Ayu bertanya padaku.
"Enggak Dek.Kakak lagi menemani majikan Kakak ke salon,ada apa dek??"Ujar ku pada Ayu.
"Begini Kak,Ayu mau minta tolong Kakak,Kakak ada simpan uang gak??Ayu udah di tagih bayar uang sekolah Kak."Ujar nya di ujung sana.
Ya Allah,,Aku hampir lupa kalo Aku mempunyai gaji bulan ini.Uang simpanan ku dari bekal Tuan Raynald pun masih ada kusimpan.Aku bicara dalam hati,saking sibuk nya dengan urusan pertunangan Tuan Dava dan Nona Diana,Aku sampai lupa mau kirim uang untuk keluarga ku.
"Ada dek,,Kakak ada uang nya,besok Kakak kasih ya.Besok Kakak pulang kerumah,,"Jawabku pada Ayu.
"Beneran Kak,,Alhamdulillah,,"Jawab ayu lagi.
"Ayah ibu sehat dek??"tanyaku pada Ayu
"Kakak kangen Ayah dan Ibu,,"Kata ku lagi.
"Alhamdulillah sehat kak.Sekarang Ayah dan ibu lagi pergi hajatan Kak.Ada yang selamatan di ujung komplek."Ujar Ayu.
"Ya sudah,besok Kakak pulang ya.Kalo begitu udah dulu ya dek.Kakak mau ke dalam lagi."Ujar ku pada Ayu.
Setelah menutup telpon Aku pun kembali ke dalam salon.
"Mia nanti Kamu make up juga ya,,"Ujar Nyonya padaku.
"Iya Nyonya,,apakah harus nyonya Saya make up??"kata ku polos.
"Ya harus lah biar Kamu cantik.."Ujar Nyonya sambil tersenyum.
"Baik Nyonya,tapi Saya boleh ijin sholat sebentar Nyonya??sudah adzan Ashar Nyonya."Ucapku.
"Ya silahkan,habis itu Kamu ke mbak Mica ya,Dia yang akan make up Kamu nanti"Ujar Nyonya lagi.
"Baik Nyonya,,"Ucapku pada Nyonya.
Selesai sholat Aku pun mulai dirias oleh mbak Mica.Seumur-umur Aku baru sekali ini wajahku dirias,bahkan kalo ke kondangan pun Aku cuma pake bedak dan lipstik saja.Itu pun kadang membuat Aku risih.
__ADS_1
Nona Jessy pun sudah kelar,Ia cantik sekali seperti seorang putri menggunakan gaun pink nya.Begitu pun Nyonya,Ia sangat anggun sekali.
Aku pun mendekati mereka.
"maaf Nyonya dan Nona menunggu lama,Saya sudah siap"Ujar ku.
"Kamu Mia???beneran Mia??"teriak Nona Jessy padaku.
Kamu cantik sekali Mia..benar-benar berubah deh."Ucap nya kagum padaku.
"Nona bisa aja,,cantikan Nona Jessy kemana-mana."Ucap ku sambil tersenyum.
"Benar kata Jessy,Kamu anggun sekali malam ini.Saya saja sampai kaget melihat mu."Ujar Nyonya padaku.
"Terima kasih Nyonya.Nyonya dan Nona terlalu berlebihan."Ujar ku sambil tersenyum malu.
Apakah benar Aku berubah??"Ujar ku dalam hati,Aku pun berbalik melihat ke arah kaca.
Aku pun terperanjat melihat penampilan ku.Aku benar-benar cantik sekali malam ini,warna gaun dan hijab ku sangat sepadan warna nya.
Aku sampai teerdiam melihat wujud ku di dalam kaca.
Bagaimana bisa Aku secantik ini batinku memuji diri ku sendiri.
"Tuh kan Kamu saja sampai kaget kan lihat penampilan mu,,"Ujar Jessy sambil cekikikan.
"Iya Saya sampe kaget Nona,,"Ujar ku sambil tertawa juga.
"Terima kasih Nona Mica sudah membuat Saya cantik malam ini."Ucapku pada Nona Mica sambil tersenyum.
"Sama-sama cantik,,"Ujar Nona Mica padaku.
"Ayo cepat Kita ke mobil,Papi sudah menunggu Kita Jess."Ucap nyonya pada Nona Jessy.
Kami pun berjalan ke depan salon,disana sudah ada 2 mobil yang menunggu kami.Di satu mobil ada Tuan besar bersama Andri.Sedangkan di mobil satu lagi ada Bi Ira di dalam nya.
"Mia,,kamu cantik sekali nak,,Bibi sampai pangling lihat kamu."Ujar Bi Ira sambil terus melihat ku.
"Tuh kan Bibi aja kaget kan liat Mia..berubah banget ya Bi."Ucap Nona Jessy lagi.
Tak lama datang lah sebuah mobil mewah menghampiri kami.Tak lama keluar lah seorang lelaki dari dalam mobil.
"Hai Tante,,Hai om,,"kata nya sambil menyalami Nyonya dan Tuan.
"Ternyata Ia Tuan Raynald,kenapa Dia ada disini??" batinku.
"Hai Ray..koq bisa disini??"Ujar Nyonya bertanya pada Tuan Raynald.
"Ray tambah gagah aja Kamu,gimana udah ada calon nya belum??"Tanya Tuan sambil tertawa.
__ADS_1
"Ini baru Ray mau jemput calon nya Om,,ni si Mia."Ujar Tuan Raynald sambil tersenyum.
"Maaf Tuan,,jangan bicara yang tidak-tidak nanti Tuan dan Nyonya mikir nya yang enggak-enggak.Tuan Raynald tidak boleh berbohong."Ujar ku pada nya dengan gugup.
Apa-apaan lelaki ini,mengaku begitu pikirku.
"Papi sama Mami jangan percaya ma Kak Ray.Kak Ray suka gangguin Mia dari kemaren di kantor Kak Dava."Ucap Nona Jessy sambil tertawa.
"Gak masalah kalo Ray pilihan nya Mia.Siapa tau Mia bisa merubah Ray menjadi lebih baik lagi kan."Ucap Tuan sambil tersenyum.
Nyonya pun ikut mengangguk dan tersenyum.
"Tuh kan Om ma Tante aja support Kakak.Kamu mah sama aja kayak Dava gak pernah mau support Kakak."Ujar Tuan Raynald sambil mencibir Nona Jessy.
Tuan Nyonya dan bi Ira tersenyum melihat kelakuan nona Jessy dan tuan raynald.
Tinggal Aku yang bingung apa yang harus Aku lakukan.Mengapa Tuan Raynald berkata begitu dengan Tuan dan Nyonya.
"Mia saya mohon kamu pergi nya bareng Saya saja ya,,biar Saya ada temen nya."Mohon Tuan Raynald memohon padaku.
"Ya Mia tidak apa,,kan tujuan Kita sama.Kamu bareng Raynald saja nanti biar Bi Ira bareng Saya.Biar nanti mobil satu lagi balik kerumah saja"Ucap Nyonya padaku.
"Ehh iya Nyonya,Saya ikut Tuan Raynald saja,,"Ujarku tidak berani menolak perintah Nyonya.
"Senang banget tuh Kak Ray,,"Ucap Nona Jessy tertawa.
"Pasti lah,biar Kakak gak jalan sendiri. "Ucap Tuan Raynald sambil tertawa.
Tuan,Nyonya dan Bi Ira pun ikut tertawa melihat tingkah Tuan Raynald.
"Terima Kasih Mia,,"Ujar Tuan Raynald sambil tersenyum
"Iya Tuan,sama-sama,,"Ucapku lagi.
Akhir nya Kami pun melaju ketempat acara pertunangan Tuan Dava dan Nona Diana.
Didalam mobil Aku lebih banyak diam.Aku tidak percaya kalo saat ini Aku benar-benar bisa semobil berdua dengan Tuan Raynald.Lelaki yang selalu Aku hindari bila di kantor Tuan Dava.
"Mia,,kenapa diam saja??"Ucap Tuan Raynald sambil tersenyum.
"Tidak apa-apa Tuan."Ucapku pada nya.
"Kamu cantik sekali malam ini Mia,,"Ujar nya lagi padaku.
"Terima kasih Tuan,,"Ujarku lagi.
Yang Aku ingin kan adalah cepat sampai ke tempat acara Tuan Dava dan Nona Diana.Aku tidak ingin berlama-lama dengan Tuan Raynald di mobil ini.
Bisa-bisa Ia mengeluarkan semua gombalan nya padaku.Yang bisa membuat ku semakin takut pada nya nanti.
__ADS_1
Jujur Aku risih..Aku risih mendengar pujian dari nya.
******