
Kabar kehamilan Diana membawa kebahagiaan dalam keluarga Kami.Apa lagi untuk orang tua ku dan orang tua Diana,mereka sangat senang.Karena sebentar lagi akan mendapatkan cucu pertama.
Kebetulan anak kami nanti adalah cucu pertama untuk keluarga ku atau pun di keluarga Diana.Maka nya antusias keluarga Kami sangat lah besar.Mereka tak henti-henti nya mengirimkan Diana makanan dan vitamin.
Mereka ingin Diana dan anak nya nanti sehat.
Bulan ini usia kandungan Diana memasuki usia tiga bulan.Usia yang sangat rentan.Aku selalu mengingat kan Diana untuk tidak terlalu lelah dalam pekerjaan.
Aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan Diana atau pun dengan anak ku.
Weekend ini Aku sengaja membawa Diana berlibur ke arah puncak.Aku memilih daerah puncak ini agar Diana merasa tenang dari hiruk pikuk suasana kota.
Dan Diana sangat menyukai nya.
Tempat ini memang sangat nyaman.Suasana di sini benar-benar membuat tenang dan nyaman.
"Terima kasih sayang,,karena telah membawa ku berlibur ke sini."Ucap nya sambil memeluk ku.
"Iya sayang,,Aku tak ingin Kamu terlalu lelah dalam bekerja sayang."Ucap ku lagi.
"Tenang saja sayang,,Aku selalu teratur minum vitamin nya.Aku pasti baik-baik saja."Ucap Diana pada ku sambil tersenyum.
"Tapi Kamu harus janji padaku.Untuk tidak terlalu capek dalam bekerja."Ucap ku lagi.
"Iya sayang,,Aku janji."Ucap Diana padaku.
Jadwal Diana sehari-hari memang sangat padat,terkadang Ia harus lembur untuk menangani pasien di rumah sakit.Belum lagi saat Ia pergi dan pulang mengendarai mobil sendiri.
Aku sudah menawarkan supir untuk nya,agar Ia tidak terlalu lelah.Tapi Diana menolak nya,dengan alasan Ia lebih suka jika membawa mobil sendiri.Dan Ia berjanji akan berhati-hati.
Tiba-tiba Diana meringis kesakitan,,
"Sayang,,kenapa perut ku sakit sekali ya."Ucap Diana tiba-tiba.
"Ada apa sayang??apa yang terjadi dengan diri Mu."Ucap ku pada nya cemas.
"Tidak tahu sayang,,rasa nya sakit sekali."Ucap nya lagi pada ku.
"Tunggu sebentar sayang,,Aku akan mengambil air hangat dulu.Kamu jangan kemana-mana."Ucap ku panik.
Aku pun langsung menuju dapur,dan mengambil air hangat untuk Diana.Semoga tidak terjadi apa-apa dengan Diana.
__ADS_1
"Ini sayang,,di minum dulu."Ucap ku sambil menyerahkan gelas.
"Terima kasih sayang,,"Ucap nya pada ku.
"Apa kita perlu ke dokter sayang??"tanya ku pada nya.
"Tidak perlu sayang,,mungkin ini hanya kontraksi kecil.Ini biasa terjadi dengan ibu hamil."Ucap Diana lagi.
"Benarkah sayang??Aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan anak kita."Ucap ku cemas.
"Iya sayang,,"Ucap Diana sambil tersenyum.
Tak lama kemudian Diana kembali merasakan sakit.
"Sayang,,sakit sekali."Ucap nya pada ku.
Aku pun panik dan langsung membantu nya berdiri.
"Kita harus ke rumah sakit sayang sekarang."Ucap ku pada Diana.
Diana hanya mengangguk dan mengikuti ku.
Setelah sekitar setengah jam perjalanan,akhir nya Kami menemukan klinik yang cukup besar di daerah sini.
Setelah Kami mendaftar Kami pun menunggu untuk di panggil.
"Perut mu masih sakit sayang???"Ucap ku pada Diana.
"Iya sayang,,sakit sekali."Ucap Diana lagi.
"Kamu masih bisa menunggu tidak sayang??jika tidak Aku akan minta mereka segera menangani mu.Aku akan bayar berapa saja biaya nya."Ucap ku pada Diana.
"Tidak usah sayang,,Aku masih bisa menunggu nya."Ucap Diana menenangkan ku.
Aku pun duduk di samping Diana sambil menenangkan nya.Pandangan ku pun melihat suasana di dalam klinik ini.Ternyata cukup ramai juga pasien nya.Banyak terlihat para suami yang mengantar istri nya untuk check up.
Di ujung koridor ini Aku melihat ada seorang wanita yang baru keluar dari sebuah ruangan.Ia memegang perut besar nya.Terlihat raut wajah bahagia dari muka nya.
Itu Mia?????
Benarkah itu Mia??
__ADS_1
Aku pun melihat lagi dengan seksama.Benar itu Mia.Bukan kah Raynald mengatakan jika Ia sudah menggugurkan kandungan nya.Tapi mengapa Ia masih hamil juga.Bahkan kandungan nya sudah semakin besar.
Apa Mia berbohong kepada Raynald??apa Raynald yang berbohong kepada ku??
"Sayang,,Kita susah di panggil."Ucap Diana pada ku.
"Iya sayang,,Ayo kita masuk."Ucap ku lagi pada Diana.
Disaat Aku melihat ke arah Mia lagi,Ia sudah hilang dari pandangan ku.Kemana Ia pergi???
"Sayang,,Kamu sedang melihat apa??"Tanya Diana pada ku.
"Tidak sayang,,ayo sayang,,"Ucap ku mengajak Diana sambil masuk ke dalam ruangan.
Dari hasil pemeriksaan,ternyata Diana memang kelelahan.Ia di minta untuk istirahat selama seminggu.
Dokter pun meminta Diana untuk tidak stres agar tidak menganggu perkembangan janin nya.
"Sayang,,Kamu tunggu di sini dulu ya.Aku akan menebus obat dulu di depan."Ucap ku pada Diana.
"Iya sayang.jangan lama-lama sayang."Ucap nya pada ku.
Aku pun mengangguk dan berlalu dari nya.
Pikiran ku masih memikir kan Mia.Apakah benar yang ku lihat tadi adalah Mia??Dengan siapa Ia di sini??
Aku pun menuju ke apotik untuk memesan obat Diana.Dari kejauhan Aku melihat sosok Mia lagi.Aku pun mengejar nya.
Terlihat Ia ingin keluar dari klinik ini.Seperti nya Ia ingin menuju mobil.
Ternyata itu benar-benar Mia.Ia masih tidak berubah.Ia tetap Mia yang seperti dulu.
Ada rasa rindu saat Aku melihat nya.Aku rindu melihat senyuman nya.
Aku pun mendekati nya,tak lama ada sebuah mobil yang berhenti dekat Mia,Ia pun masuk ke dalam mobil dan berlalu.
Berarti anak itu anak ku,,Mia masih mempertahan kan kandungan itu.
Aku harus bicara dengan Raynald!!!
*****
__ADS_1