Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 38 Double Date


__ADS_3

Hari Sabtu pun tiba.Jam sudah menunjukan jam 5 sore.Pekerjaan ku pun sudah selesai semua nya.Habis sholat magrib Tuan Raynald janji menjemput ku ke rumah.


Terlihat Tuan,Nyonya,Tuan Dava dan Nona Jessy sedang menonton tv sambil mengobrol.


Aku pun masuk ke kamar dan mulai mencari pakaian apa yang pantas untuk Aku pakai malam nanti.Aku buka lemari pakaian ku.Tidak banyak baju bagus di dalam nya.Karena memang Aku jarang membeli baju.Hanya ada beberapa yang bagus,Aku pun akhir nya memilih sebuah rok dan kaos serta jaket Levis.Aku rasa ini cukup bagus untuk Aku kenakan malam nanti.


Aku pun bergegas mandi untuk bersiap-siap.Kebetulan sebentar lagi juga mau sholat magrib.


Selesai sholat dan menyiap kan makan malam Aku pun bersiap-siap.Aku sudah pamit dengan Nyonya dan Bi Ira untuk pergi menonton dengan Tuan Raynald,dan Mereka pun sudah memberikan ijin.


Tiba-tiba terdengar suara mobil masuk ke perkarangan rumah,itu pasti mobil Tuan Raynald batin ku.


Tak lama kemudian terdengar sebuah teriakan dari depan pintu.


"Haloo om dan Tante,,,"Ucap Tuan Raynald sambil teriak kepada Tuan dan Nyonya sambil tersenyum.


"Hai Ray,,mau ke mana nih rapi banget."ucap Nyonya yang di sambut tawa oleh Tuan.


"Mau malam mingguan dong Tante,,mau jemput Mia,,"Ucap nya lagi sambil tertawa.


"Waaah,,pengen Satnite bareng Mia Kamu??"tanya Tuan lagi.


"Iya dong Om,,boleh kan Om dan Tante,Saya bawa Mia nonton??"Tuan Raynald bertanya kepada Tuan dan Nyonya.


Tiba-tiba Tuan Dava turun dari atas.


"Aku ikut mobil kalian saja ya,dari sini kita jemput Diana,Aku lagi malas buat bawa mobil."ucap Dava dengan santai nya.


"Apa??Kamu dan Diana mau naik bersama Kami??kenapa sih gak pergi dengan mobil sendiri-sendiri saja."ucap Tuan Raynald sambil sedikit kesal.


"Emang kenapa harus ikut Raynald Dav??Kamu sama Diana kan bisa di antar Andri kalo Kamu capek bawa mobil."Ucap Tuan membela Tuan Raynald.


"Nah benar tuh kata oom,Kamu pergi bareng Andri saja ya."Ucap Tuan Raynald lagi.


"Udah jangan banyak protes,dari pada Aku tidak mengijinkan Mia pergi.Ayo kita pergi."Ucap Tuan Dava lagi.


"Bik,tolong panggilkan Mia ya,"Ucap Tuan Dava pada Bik Ira.


"Baik Tuan,,"Ucap bi Ira sambil berlalu.


Tuan dan Nyonya pun hanya tersenyum geleng-geleng kepala melihat tingkah Tuan Raynald yang cemberut melihat Tuan Raynald yang masih protes karena Tuan Dava ingin ikut dengan mereka.


"Tuan,,saya sudah siap."Ucap ku sambil berdiri di depan mereka.


"Mia,,kamu cantik sekali.."Ucap Tuan Raynald sambil tersenyum manis.


Tampak Tuan Dava juga menatap ku.Ia hanya tersenyum tipis melihat ku.

__ADS_1


"Apa yang sedang Ia pikir kan??"tanyaku dalam hati.


Setelah pamit dengan Tuan dan Nyonya,Kami bertiga pun berlalu.


Setelah sampai di mobil.Tuan Raynald pun protes kepada Tuan Dava.


"Kamu di belakang saja Dav,nanti kalo Mia di belakang berdua dengan Diana,nanti Diana bakalan ngomong yang tidak-tidak lagi dengan Mia."Ucap Tuan Raynald pada Tuan Dava.


"Baik lah,,"Akhir nya Tuan Dava tidak keberatan.


Kami pun berlalu menuju Rumah Nona Diana.


Di sepanjang jalan Aku hanya tersenyum melihat tingkah Tuan Dava dan Tuan Raynald.Mereka terlihat seperti anak kecil.


Tuan Raynald masih mempermasalahkan kenapa Tuan Dava ikut di mobil nya.


"Kamu mengganggu kami saja Dav,,"Ucap Tuan Raynald pada Tuan Dava.


"Apa Kamu keberatan Mia Saya ikut kalian??"Ucap Tuan Dava pada ku.


"Ehh..tidak Tuan,Saya tidak keberatan.."ucap ku sambil tersenyum.


"Tuh,,dengar gak,,Mia aja gak keberatan,Aku itu menjaga Mia dari Laki-laki buaya kayak Kamu."Ucap Tuan Dava sambil tertawa.


"Ih,,sialan Kamu ya,,Emang Aku ini buaya apa??"Ucap Tuan Raynald sambil cemberut.


Kami pun tiba di rumah Nona Diana.Terlihat Nona Diana sudah menunggu kami di depan rumah.


Ia pun kaget melihat ada Aku bersama mereka.


"Loh kenapa harus pergi berempat sayang??"ucap nya pada Tuan Dava sambil masih berdiri di luar mobil.


"Iya ni Di,Dava ni maksa mau ikutan,alasan nya Ia lagi capek buat bawa mobil."Ucap Tuan Raynald masih mengumpat.


"Tidak apa sayang,,sekali-kali kita Double Date kan."Ucap Tuan Dava sambil tersenyum.


"Ayo masuk sayang,,Ucap nya sambil meminta Nona Diana masuk ke dalam mobil.


Nona Diana pun masuk ke dalam mobil dengan terpaksa.


"Kamu cantik sekali malam ini sayang,,"Ucap Tuan Dava sambil mencium pipi Nona Diana.


"Ihh,,sayang,,malu di lihatin mereka."Ucap Nona Diana dengan manja.


Deg,,hati ku panas mendengar nya.


"Tolong ya jangan berbuat mesum di mobil Aku,,"Ucap Tuan Raynald lagi.

__ADS_1


"Hahaha,,Maka nya Aku mau ikutan biar Kami bisa mesra-mesra di belakang.Kalo Aku yang bawa mobil,pasti tidak bisa seperti ini."Ucap Tuan Dava sambil tertawa.


"Emang bener ya Kelewatan,,"Tuan Raynald pun masih mengumpat.


Yang di sambut tawa Nona Diana dan Tuan Dava.


"Apa-apa an dia berbuat begitu di depan ku??Apa Ia tidak tahu kalo aku cemburu melihat mereka seperti itu."Ucap ku dalam hati.


Aku pun membuang pandangan ke luar mobil.Ada perasaan cemburu melihat kemesraan mereka.


Tapi Aku segera menepis nya.


"Ingat Mia,,Kamu bukan siapa-siapa."Ucap ku menyadar kan diri ku.


"Mia,,Kamu kenapa melamun??"Tanya Tuan Raynald pada ku.


"Tidak apa Tuan.Aku hanya tidak sabar ingin menonton."Ucap ku sambil berbohong sambil tersenyum.


"Sabar ya Mia sebentar lagi kita akan sampai."Ucap Tuan Raynald sambil tersenyum.


"Kamu baru sekali ini ke bioskop ya Mia??"tiba-tiba Nona Diana bertanya pada ku.


"Iya Nyonya,"Ucap ku sambil tersenyum.


"Kasihan sekali Kamu Mia,,seperti nya Kamu harus sering-sering ajak Mia deh Ray buat nonton."Ucap Nona Diana sambil tertawa.


Suasana pun hening seketika.


Aku,Tuan Dava dan Tuan Raynald pun hening tanpa kata.


"Ehh,,Aku gak bermaksud menghina Kamu Mia,,Maaf."Ucap Nona Diana pada ku.


"Tidak Apa-apa Nona.Aku tidak marah,memang benar yang Nona katakan tadi."Kata ku sambil tertawa.


Entah mengapa terdengar lucu bagi ku perkataan nya tadi.Ada benar nya.


"Kamu tidak boleh seperti itu sayang,,Kamu Ingat kan yang Aku bilang kemarin."Ucap Tuan Dava pada Nona Diana.


"Iya sayang,,maaf."Ucap Nona Diana lagi.


Seketika di dalam mobil hening keadaan nya.Tuan Raynald pun tak banyak bicara,Ia hanya terus memandang ke depan.Entah apa yang sedang Ia pikir kan.


Begitu pun Tuan Dava,Ia tidak berkata apa-apa lagi.


Hanya alunan lagu dari Bruno Mars yang terdengar dari mobil yang menemani perjalanan kami.


Sunyi,,,,

__ADS_1


__ADS_2