Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 89


__ADS_3

Tanpa terasa pernikahan ku dengan Mia memasuki usia satu bulan.Waktu terasa cepat berlalu.Rasa nya baru kemarin Aku mengucapkan ijab kabul di depan penghulu dan Ayah Mia.Tapi hari ini Aku dan Mia sudah tinggal satu rumah sini.


Setelah acara pernikahan usai,besok nya Aku langsung membawa Mia pulang ke rumah ku.Aku juga sudah menawari Ayah,ibu dan Ayu untuk ikut bersama Kami.Tapi mereka tidak mau.Mereka lebih menyukai suasana di kampung ini.Ayah dan ibu Mia lebih suka mengurus sawah keluarga mereka.Sedang kan Ayu,Ia akan ikut dengan Kami saat akan kuliah nanti.Ia sudah mempunyai cita-cita ingin kuliah di Kampus ternama di kota ini.


Aku sudah berjanji pada nya,jika nilai nya bagus,Aku akan memasukkan nya ke kampus tersebut.Ia sangat senang sekali.Ia berjanji pada ku akan memberikan nilai yang terbaik.


Aku juga sudah berjanji pada Ayah dan ibu Mia akan membawa Mia pulang ke sini sebulan sekali untuk bertemu keluarga nya.Mia sangat senang sekali karena Aku bisa mengerti apa keinginan nya.


Mia benar-benar istri yang baik,Ia selalu mempersiapkan keperluan Ku.Terkadang Aku melarang nya untuk melakukan itu.Karena Aku takut Ia akan kelelahan.Tapi Ia mengatakan bahwa Ia tidak apa-apa dan senang melakukan nya untuk ku.


Ia selalu menyiapkan pakaian kerja ku,sarapan ku.Semua Ia yang mengerjakan nya.Aku pun selalu ingin cepat pulang ke rumah karena ingin bertemu dengan nya.


Aku bahagia menjalani hari-hari ku bersama Mia.Kami layak nya sepasang suami istri pada umum nya.Walaupun Mia belum ingin jika ku sentuh,Aku tidak memaksa nya.Aku akan menunggu sampai Ia mau melakukan nya pada Ku.


Aku tidak ingin Mia melakukan nya karena terpaksa.Aku ingin Ia bisa mencintai ku seperti Aku yang mencintai nya.


Aku pun selalu menjadi suami siaga untuk nya,yang selalu mengingatkan Ia untuk minum vitamin atau susu,dan juga akan mengantar kan Ia untuk check up bulan ini.


Usia kandungan Mia sudah memasuki usia lima bulan.Dan Aku tahu dari awal Ia tidak pernah memeriksa kan kandungan nya.


"Sayang,,nanti kita ke rumah sakit ya untuk check up."Ujar ku pada nya.


"Apa harus bulan ini sayang??"tanya nya pada ku.


Mia memang sudah terbiasa memanggil ku dengan sebutan sayang.Dan Aku sangat senang mendengar Ia memanggil ku dengan sebutan itu.


"Setahu ku ibu hamil itu harus setiap bulan wajib check up sayang."Ucap ku pada nya.


Ia hanya terdiam,,


Aku tahu mungkin Ia takut jika Ia keluar rumah Ia akan bertemu dengan Dava atau pun Diana.Selama Mia tiba di sini Ia tidak pernah mau kemana-mana.Ia hanya ingin di rumah saja.


"Ya sudah nanti kita check up saat Kita pulang ke rumah ibu saja ya."Ucap ku pada nya.


Ia pun mengangguk dan tersenyum.


Aku janji Mia,,Aku akan menjaga mu dan selalu membuat mu bahagia.Aku janji akan menjadi suami yang baik untuk mu.

__ADS_1


*****


"Sayaaang,,,"Teriakan Diana mengagetkan ku.


Aku pun cepat berlari ke kamar.Aku mengira terjadi sesuatu dengan Diana.


"Ada apa sayang???"Ucap ku pada nya dengan cemas.


"Apa yang terjadi dengan mu??"Tanya ku lagi.


"Aku punya kejutan untuk mu."Ucap nya sambil tersenyum bahagia.


"Kejutan???kejutan apa sayang??"Tanya ku penasaran.


"Aku hamil sayang!!!Aku hamil anak kita."Ucap nya pada Ku dengan senang.


"Benar kah sayang???"Tanya ku masih tidak percaya.


Diana pun memberikan hasil testpack padaku.Di sana terlihat hasil testpack menunjukan bahwa Diana positif hamil.


Aku pun langsung memeluk nya,,dan menciumi nya.


"Iya sayang,,sebentar lagi akan ada Dava junior di tengah-tengah Kita."Ucap Diana sambil tersenyum.


"Iya sayang,,Anak kita pasti lucu nanti nya."Ucap ku bahagia.


Aku memang sudah begitu menginginkan anak.Aku ingin ada Dava junior di tengah-tengah keluarga Kami.


Hubungan ku dan Diana setelah kejadian itu,semakin membaik.Diana memilih untuk percaya kepada ku.Dan melupakan semua nya.Kehidupan Kami pun normal layak nya pasangan suami istri yang lain nya.


Ia selalu berusaha menjadi istri yang baik untuk ku.Ia pun selalu pulang cepat kerumah agar saat Aku pulang Ia sudah tiba juga di rumah.


Boleh di bilang Kehidupan ku dengan Diana sudah bahagia.


Dan yang membuat ku tenang adalah Raynald mengatakan jika Mia sudah mengugurkan kandungan nya.


Raynald berkata jika Ia sudah bertemu dengan Mia.Berarti tidak ada lagi yang perlu Aku cemas kan.Walaupun jujur Aku belum bisa melupakan Mia.Ada rasa bersalah ku pada nya karena telah merusak masa depan nya.

__ADS_1


Tapi Aku harus membuat pilihan.Aku tidak mungkin mencari masalah dengan Diana.Itu akan menghancurkan hidup ku.


Dan Aku pun belajar untuk menghilangkan rasa ku pada Mia,Aku harus bisa melupakan nya.Walaupun itu butuh waktu.


"Nanti kita akan kabari keluarga kita ya sayang."Ucap ku pada Diana.


"Nanti saja sayang,,tunggu kita check up dulu."Ucap Diana lagi.


Aku pun mengangguk.


Benar juga,sebaik nya Kami mengabari keluarga Kami saat sudah check up saja.Mereka pasti bahagia mendengar berita ini.


"Ingat sayang,,Kamu jangan capek kerja.Nanti kita beli susu dan vitamin ya agar Kamu dan anak kita sehat."Ucap ku lagi pada nya.


"iya sayang,,Kamu bahagia sayang??Tanya Diana pada ku.


"Tentu saja sayang,,Aku bahagia sebentar lagi Kita akan punya anak."Ucap ku pada nya.


"Iya sayang,,Aku juga bahagia karena Aku bisa memberikan mu anak."Ucap Diana pada ku.


"Sebaik nya sekarang Kamu kerja biar di antar supir saja ya sayang."Ucap ku pada Diana.


"Memang nya kenapa sayang??"tanya Diana pada ku.


"Aku tidak mau Kamu capek sayang.Aku tidak ingin kamu stres di jalan karena macet."Ucap ku lagi.


Diana pun tersenyum mendengar perkataan ku.


"Aku tidak apa-apa sayang,,percaya pada ku.Aku janji akan menjaga kandungan ini."Ucap nya lagi padaku.


"Baik lah sayang,,tapi cuma sampai lima bulan saja ya.Setelah itu biarkan supir atau Aku yang mengantar mu."Ucap ku lagi.


"Iya sayang,,,"Ucap Diana sambil memeluk ku.


"Aku mencintai mu Dava!!!"Ucap nya pada ku.


"Aku juga mencintai mu sayang!!!"Ucap ku pada Diana.

__ADS_1


*****


__ADS_2