Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 29 Tidak Rela


__ADS_3

Acara pertunangan Tuan Dava dan Nona Diana pun berjalan lancar.Kelihatan raut wajah bahagia Mereka beserta keluarga besar dan teman-teman dari Tuan Dava dan Nona Diana.


Senyuman tak pernah lepas dari Nona Diana,Ia bersama Tuan Dava sibuk menyalami tamu satu persatu.Kelihatan juga Tuan dan Nyonya juga menyalami rekan bisnis mereka.Sedangkan Nona Jessy asik mengobrol dengan teman-teman lama nya.


Keadaan disini sangat lah ramai.


Aku duduk di sebuah meja dekat pojokan bersama Tuan Raynald.Kelihatan Bi Ira berada di tengah-tengah Tuan Dava dan Nona Diana.Seperti nya Bi Ira juga mengenal baik teman-teman Tuan Dava.


"Mia,,Kita temui Dava dan Diana yuk,,"Tuan Raynald mengajak ku.


"Ayo Tuan,,Kita kesana."Aku pun bersama Tuan Raynald jalan menuju ke Tuan Dava.


"Selamat ya Dava,Diana,semoga di permudah kan urusan Kalian sampe hari pernikahan nanti."Ujar Tuan Raynald sambil memeluk Tuan Dava.


"Selamat ya Tuan,Nyonya,,"Aku pun mengucapi kata selamat juga kepada Mereka berdua.


"Terima kasih Mia,,Kamu cantik sekali malam ini??Tidak sia-sia ya Mami bawa Kamu dandan,gak kayak pembantu lagi kamu."Ujar Nona Diana padaku sambil tersenyum.


Deg,,aku kaget mendengar perkataan Nona Diana.


"Diana,,Kamu apa-apan??"Tuan Dava langsung bicara pada Nona Diana.


"Kenapa Kamu ngomong nya begitu Di??Menurutku mau siapa pun Mia,Ia tetap baik di mataku."Ucap Tuan Raynald membela ku.


"Apaan sih Kalian berdua,kenapa pada bela Mia??jangan ngerusak mood Aku ya."Nona Diana berkata ketus lagi.


Ada perasaan sedih saat Aku mendengar Nona Diana berkata demikian.Semua omongan nya benar,Aku sadar siapa diriku ini.


"Maaf Tuan,yang dikatakan Nona Diana benar,Saya memang terlihat beda malam ini.Semua omongan Nona Diana benar Tuan."Ucapku sambil tersenyum.


"Tuh kan Mia aja gak keberatan,berarti Mia sadar diri,Kalian berdua aja yang berlebihan."Ucap Nona Diana lagi.


Tuan Dava dan Tuan Raynald hanya diam.Mereka mungkin bingung harus berkata apa lagi.


"Kalo begitu Saya ijin pulang ya Tuan,Nona.Saya takut besok pagi Saya kesiangan bangun nya."Ucapku berpamitan.


"Kalo begitu biar Kamu Saya antar Mia."Tuan Raynald menawarkan aku.

__ADS_1


"Tidak usah Tuan,terima kasih.Biar Saya pulang sendiri saja.Saya bisa menggunakan ojek nanti."Ujar ku lagi.


"Biar Saya minta Andri untuk mengantar Kamu pulang." Ujar Tuan Dava padaku.


"Ya udah sayang,,biar Mia kedepan aja cari Andri nya.Kita temuin dulu tamu-tamu.Tidak enak bukan jika Kita tidak menemui mereka."Ujar Nona Diana pada Tuan Dava sambil menggandeng Tuan Dava.


Tidak ada jawaban dari Tuan Dava.Ia hanya mengikuti Nona Diana.


"Kamu baik-baik saja kan Mia??"tanya Tuan Raynald padaku.


"Iya Tuan Saya baik-baik saja.Saya permisi dulu ya Tuan."Ucapku berpamitan dan berlalu dari Tuan Raynald .


Tanpa terasa air mataku jatuh saat Aku berjalan keluar gedung.Mengapa Nona Diana berubah sekali padaku.Apa Aku berbuat salah pada nya??batin ku bertanya.Apa Ia tau Aku menyukai Tuan Dava??hatiku bertanya lagi.


Aku pun menuju mobil dimana sudah ada Andri disana.


"Mia,,mari kita pulang,,"Ujar nya padaku.


"Iya Ndri,,makasih ya udah mau antar Aku pulang."Ucapku sambil tersenyum.


"Biasa aja Mia,,"Ucap nya sambil tertawa.


Tak lama Ponsel Andri pun berbunyi,dan Ia segera mengangkat nya.


"Ya halo Tuan,,Ada yang bisa saya bantu??"tanya Andri pada Tuan Dava.


"Ya Tuan Mia sudah bersama saya,,"Ucap Andri pada Tuan Dava.


"Syukur lah kalo begitu,boleh saya bicara dengan Mia."Ujar Tuan Dava pada Andri.


Andri pun memberikan ponsel nya kepadaku.Dan Aku pun berbicara dengan Tuan Dava.


"Ya halo Tuan,,"Ucapku pada Tuan Dava.


"Kamu baik-baik saja Mia??Maafkan ucapan Diana tadi ya,Mungkin Ia capek maka nya jadi lose control omongan nya."Ucap Tuan Dava padaku.


"Tidak apa-apa Tuan,,Saya tidak apa-apa"Ucapku pada Tuan Dava.

__ADS_1


"Syukur lah jika Kamu tidak memasukan hati omongan Diana tadi,Kalo begitu sudah dulu ya hati-hati di jalan."Ucap nya padaku sambil menutup telpon.


Apa aku tidak salah dengar,Tuan Dava meminta maaf padaku.Berarti Ia merasakan jika Aku sedang tidak baik-baik saja.


"Ya Tuan tidak apa-apa,Saya biasa saja Tuan,terima kasih."Ucapku lagi.Setelah itu Tuan Dava pun mematikan telpon nya.


Ada perasaan senang dalam hatiku untuk perhatian Tuan Dava padaku.Senang karena Ia peduli padaku.Tapi memang seharus nya Aku tidak boleh ada perasaan kepada Tuan Dava.Tuan Dava itu punya Nona Diana.Dan lagi status Kami bagaikan langit dan bumi.Yang tidak akan bisa bersama.Aku harus melupakan perasaan ini,ini tidak baik.Aku tidak ingin menyakiti diriku sendiri.Aku hanya boleh mengagumi nya saja bukan untuk memiliki nya.


Mengapa harus Tuan Dava??Ujarku dalam hati.Mengapa harus Dia yang menjadi lelaki pertama yang Aku sukai.Cinta pertamaku.Seharus nya Aku tidak boleh melanjutkan perasaan suka ini.Harus nya Aku sadar diri.Apa kata Nona Diana jika tahu bahwa Aku menyukai tunangan nya.Apa Ia tidak semakin membenci ku.Tadi saja Aku sedih mendengar perkataan nya,walaupun Tuan Raynald membela ku,tapi tetap saja perkataan nya masih terngiang di telinga ku hingga detik ini.


"Ada apa Mia??Apa ada masalah??"Andri bertanya padaku.


"Tidak apa-apa Ndri"Ujar ku sambil tersenyum.


"Kalo ada masalah Kamu bisa cerita padaku,Aku siap koq mendengar nya."Ujar Andri lagi padaku.


"Makasih ya Ndri,,Kamu memang teman ku yang baik."Ucapku lagi.


"Itu lah guna nya teman Mia,,Kamu tidak mengunjungi keluarga mu lagi Mia??"Andri bertanya padaku.


"Iya Ndri,besok rencana nya Aku mau minta ijin lagi mau menjenguk Ayah dan ibu."Ucapku.


"Kalo besok Aku libur,Aku antar lagi ya Kamu."Ujar nya padaku.


"Tidak usah Ndri,gak enak sama Tuan dan Nyonya nanti.Besok biar Aku sendiri aja yang pergi."Ucapku pada Andri.


Andri pun hanya tersenyum melihat ku.


Mungkin Ia tahu Aku tidak mau merepoti nya.Maka nya Ia tidak melanjutkan lagi omongan nya.


Tak terasa Kami pun tiba di rumah Tuan Dava.Yang lain nya belum kelihatan di rumah karena masih ada di acara.


Tiba-tiba ponsel ku berbunyi,ada sebuah pesan masuk di sana.


"Kak,Ibu sakit,,cepat pulang!!"Ayu mengirimkan sebuah pesan padaku.


"Ya Allah ibu,,apa yang terjadi pada Ibu??Sebelum nya ibu sehat-sehat saja batin ku.

__ADS_1


"Aku harus pulang malam ini.Aku tidak mau menunggu besok pagi.Aku harus melihat Ibu!!!!"Ucapku dalam hati.


*****


__ADS_2