
Aku sangat bersyukur bisa mempunyai suami seperti Tuan Raynald.Ternyata Ia sangat baik dan sangat perhatian padaku.Ia selalu berusaha ada untuk ku.
Sampai saat ini Ia selalu memberikan yang terbaik untuk ku.
Ia bukan lagi Tuan Rayanald yang dulu.Yang selalu bergonta ganti wanita.Sekarang cuma Aku yang selalu ada di hati nya.Dan Ia pun sudah jarang lagi untuk berkumpul dengan teman-teman nya.Waktu nya lebih banyak Ia habis kan bersama Ku.
Seiring berjalan nya waktu,Aku pun sudah mulai ada rasa tertarik kepada nya.Terkadang ada rasa rindu saat Ia lama pulang ke rumah.Aku mulai gelisah karena tak mendengar candaan dari nya.Aku selalu ingin cepat-cepat bertemu dengan Nya.
Setiap hari Ia pun selalu menyempat kan diri untuk pulang cepat ke rumah,agar bisa menemaniku.Mungkin Ia tahu Aku bosan di rumah saja.
Aku memang tidak ingin pergi keluar rumah dulu,karena Aku takut jika bertemu Tuan Dava atau pun nona Diana lagi.
Aku ingin melupakan orang-orang itu.
Dan Aku tidak ingin lagi berurusan dengan orang-orang itu.
Aku pun masuk ke dalam mobil.Di dalam mobil sudah ada Tuan Raynald yang menunggu Ku.Tadi di saat Ia mengambil obat ke apotik,Aku kembali lagi ke ruangan dokter untuk mengambil handphone ku yang ketinggalan.Terlihat Tuan Raynald sudah menunggu Ku
"Sayang,,sudah semua nya??"Tanya Tuan raynald pada ku sambil tersenyum.
"Kamu capek sayang??"Tanya nya lagi pada ku.
"Tidak sayang,,kan kata dokter tadi memang harus banyak berjalan sayang."Ucap ku pada nya.
Kandungan ku memang sudah memasuki usia sembilan bulan.Sebentar lagi Anak ku akan hadir di tengah-tengah keluarga kecil Kami.
Semua peralatan bayi pun sudah di siapkan oleh Tuan Raynald.Ia sangat antusias sekali menyambut kelahiran anak ku.
Bahkan Ia yang memilih warna untuk perlengkapan anak kami nanti.
"Handphone nya sudah di ambil sayang??"tanya nya lagi pada ku.
"Sudah sayang,,Apa Kamu sudah mengambil obat nya sayang??"Tanya ku pada Tuan Raynald.
"Ini sayang,,semua nya harus kamu habis kan ya.Biar anak kita nanti nya sehat."Ucap nya pada ku.
"Banyak sekali sayang,,"Ucap ku setengah teriak.
Aku memang tidak menyukai obat,sedari dulu setiap sakit Aku lebih memilih untuk di suntik,dari pada harus meminum obat.
"Ini harus di makan setiap hari nya sayang,wajib!!!Ucap nya lagi pada ku.
__ADS_1
"Tapi Aku tidak menyukai nya sayang,,"ucapku lagi sambil cemberut.
"Di biasa kan sayang,,demi anak kita."Ucap nya sambil mengelus perut ku.
"Sayang,,jangan nakal-nakal ya.Kasihan lihat mama."Ucap Tuan Raynald berbicara pada perut ku.
"Iya papa.Papa juga jangan cerewet dengan mama,,kasihan liat mama."Ucap ku sambil tertawa.
"Papa cerewet karena papa sayang kalian berdua."Ucap Tuan Raynald lagi sambil tersenyum.
Aku pun tersenyum pada nya.
Aku bahagia saat melihat Ia memegang perut ku.Aku merasa Ia benar-benar menyayangi anak ku seperti anak nya sendiri.Aku memang memperboleh kan Ia untuk memegang perut ku sekarang ini.
Karena memang tidak ada salah nya juga.Bukan kah Ia suami ku.Dan aku pun mulai merasa ada yang kurang setiap hari nya jika Ia tidak mengelus perut ku.
Ternyata hal yang dulu Aku takut kan itu salah.Ternyata Tuan Raynald bisa membuat Aku bahagia.Ia sudah ternyata lelaki yang baik.
Aku juga bahagia karena Ia tidak pernah mempermasalahkan Anak siapa yang Aku kandung saat ini.Bagi nya jika Ia mencintai Aku,Ia juga harus mencintai anak ku.
Walaupun Ia tahu siapa ayah anak ini.Aku tidak bisa membayangkan bagaimana jika Tuan Dava tahu jika anak Tuan Raynald nanti adalah anak kandung nya.
Biarkan saja Ia tahu,,Ia juga tidak berhak atas anak ini.Anak ini tidak perlu mengetahui siapa ayah kandung sebenar nya.Bagiku Tuan Raynald ayah terbaik untuk nya nanti.
"Tidak sayang,,Kita makan di rumah ibu saja ya.Ibu sudah janji mau masak untuk kita."Ucap ku sambil tersenyum.
"Kamu sudah memberi tahu ibu kita akan pulang??'tanya nya pada ku.
Aku pun mengangguk dan tersenyum.
"Sayang,,berjanji lah pada ku."Ucap nya pada ku.
"Janji apa sayang???"tanya ku pada nya penasaran.
"Berjanji lah untuk tidak meninggal kan Aku."Ucap nya lagi pada ku.
"Kamu bicara apa sayang??Kenapa harus berbicara begitu pada ku."Ucap ku pada nya.
"Karena Aku tidak mau kehilangan mu sayang."Ucap nya lagi.
"Aku seharus nya yang berbicara begitu sayang,,karena Aku takut jika Kamu yang meninggal kan Aku."Ucap ku pada nya.
__ADS_1
"Tidak akan sayang,,,Aku berjanji Kita akan selalu bersama."Ucap nya pada ku.
"Terima kasih sayang,,terima kasih karena sudah mau mencintai ku."Ucap ku pada nya.
"Iya sayang,,terima kasih juga karena sudah mau menikah dengan ku."Ucap nya sambil tersenyum pada Ku.
Terima kasih Tuhan karena telah menghadirkan lelaki baik ini dalam hidup ku.Lelaki yang awal nya Ku kira lelaki yang tidak baik.Teryata Ia adalah malaikat untuk ku.
Aku mencintai mu sayang,,,
******
Masih terbayang oleh ku wajah Mia yang tersenyum tadi.Apakah itu tadi benar-benar Mia??Ia masih mengandung anak ku.Aku harus menelpon Raynald dan menanyakan nya.
Rasa nya sudah tidak sabar untuk menelpon Raynald dan bertanya pada nya.
Aku pun melihat dari kejauhan Diana berjalan ke arah ku.Seperti nya Ia kesal karena menunggu ku.
"Sayang,,kenapa lama sekali??"Tanya Diana pada ku.
"Ini sudah selesai sayang,,kita langsung pulang sayang??"tanya ku pada Diana.
"Iya sayang,,sebaik nya Kita langsung pulang saja ya sayang.",Ucap Diana lagi.
"Baik lah sayang,,"Ucap ku sambil memegang Diana ke mobil.
Dokter mengatakan Diana butuh istirahat.Karena kandungan nya termasuk lemah.Jadi Ia tidak boleh terlalu lelah.
"Sayang,,apa sebaik nya Kamu bedrest nya di rumah sakit saja??biar bisa istirahat sayang."Ucap ku pada Diana.
"Tidak usah sayang,,Aku ingin di rumah saja."Ucap nya lagi.
"Apakah Kamu ingin makan dulu sayang??"Tanyaku lagi.
"Tidak sayang,,Aku ingin tidur sebentar."Ucap nya sambil memejamkan mata.
Aku pun memacu kendaraan ku pulang ke rumah.Aku harus menemui Raynald nanti.Aku ingin menanyakan langsung dengan nya tentang Mia.
Aku yakin Mia berbohong soal kandungan nya.
Aku harus mencari tahu nya!!!
__ADS_1
*****