Antara Cinta Dan Cita Cita

Antara Cinta Dan Cita Cita
Eps 13 Masuk Kuliah


__ADS_3

Pagi telah datang, semua sibuk dengan kegiatan masing masing. Tapi tidak dengan kedua gadis ini, keduanya sibuk berkemas untuk berangkat kuliah sebelumnya mampir dulu ke perusahaan.


"Tan Tania cepat dong, nanti telat gak diizinin kuliah ama es batu tau rasa Lo" teriak Delia dari luar kamar


"iya iya bawel lagian mana ada es batu gak ngizinin, apalagi ini menyangkut cintanya "


"maksudnya cinta apa? ohh jangan jangan lo suka ya sama es batu itu hayoooo ngaku" balas Delia dengan menyelidik


"Ihhhh mana ada aku suka sama tuh orang yg ada Lo kali hahahaha" ledek Tania


"Taniaaaa.... awas kau... cepat buka pintunya atau aku dobrak sekalian ini... satu ... dua... tiga...


Brugghhhhh..... aduhhhh..


"Ish... kau nih aku bilang sabar lah orang lagi dandan juga " gerutu Tania


"kau nih gak di tolongin malah ..... astaga Tania... kenapa dengan lipstik kau nih, blush on, maskara.. heh kau mau kuliah apa mau manggung kenapa menor sekali" ucap Delia dengan menggeleng gelengkan kepala nya.


" Aduhhh Delia, apa kau lupa tujuanku kemari hah.! aku ingin cari kerja kuliah sama pujaan hati tentunya hahaha"


" gak gitu juga kali, kalo dandan kayak gini malah kayak Tante Tante girang hahahaha" ucap Delia dengan tawa yg keras


"iya kah terus gimana dong? kalo gak dandan nanti dibilang cewek cupu lagi" jawab Tania memelas


"tenang tenang kau itu sudah cantik cukup dengan krim wajah sama bedak terus oles lipstik warna nude udah perfect" ucap Delia merubah dandanan Tania


"Nah.... gini kan enak dipandang , natural, fresh dan terlihat muda" lanjut Delia dengan senyum mengembang


"Iya benar tak sia sia aku punya teman sepertimu"


"Udah udah, yuk berangkat nanti terlambat."

__ADS_1


Keduanya keluar dari kos kosan tepat jam 6 pagi. Setelahnya pergi kuliah mengikuti jam paginya. Keduanya kuliah di bidang yg berbeda, kalo Delia mengambil jurusan kebidanan sedangkan Tania mengambil jurusan akuntansi.


"Selamat pagi pak" ucap Tania dan Delia saat berada di ruangan Arya.


"Pagi juga... Ada apa"


"Kita kesini mau minta izin untuk kuliah hari ini dan seterusnya pak, dan untuk masalah pekerjaan kita bisa melakukannya setelah selesai dari kuliah" jawab Delia dengan mantap


"Hemm.... boleh saja asalkan kalian berdua bisa disiplin tepat waktu dan bisa membagi waktu kalian dengan baik" jawab Arya dengan tenang dan tersenyum.


"waduhhh.. ini es batu kenapa ya, kok tiba tiba hari ini tersenyum apa es batunya udah mencair ya atau mungkin lagi ngigau, Ah ya kali ngigau sampai kantor hihihi" gumam Delia dalam hati sembari cekikikan


"Apa ada yg lucu dengan saya Delia?"


" Ahh tidak ada tuan, hanya saja..... tidak panas, tidak ngigau juga" jawab Delia sembari memegang kening bos nya dan memutar mutar tubuh bosnya


"Hehhh kau ni kenapa? tidak bisa kah kau melihat lelaki yg tampan rupawan?" goda Arya mendekatkan dirinya kearah Delia


"Hanya dengan senyuman kau sudah terpesona dengan Arya Nugroho .." gumam Arya dengan senyum menggodanya


"Heh.. kalian mau pacaran sampai kapan ? apa gak kasian lihat aku mematung melihat adegan kalian? " gerutu Tania yg dijadikan obat nyamuk


"hehehe oh iya lupa, ya sudah pak saya permisi dulu , setelah selesai saya akan kerja dengan tepat waktu" jawab Delia hendak keluar


"Hemm..... hati hati dijalan" lanjut Arya yg menatap punggung kedua gadis itu


"Wah... ternyata benar dugaan ku... "


"ada apa Tania sepertinya kau senang sekali"


."apa kau tidak bisa merasakannya? sejak kapan es batu itu perhatian denganmu? dan.... kau perhatian dengannya" ucap Tania dengan selidik

__ADS_1


"sejak kapan? perasaan biasa biasa saja, emangnya kenapa?"


"Ya ampun Delia, apa kau tidak sadar juga, tadi waktu kita keluar si es batu mengucapkan hati hati dijalan sambil natap kamu, masak gak dengar sih"


" Masak sih salah denger kali, jangan bikin orang GR loh. Kalo sampe aku salting gimana kan malu maluin"


" Beneran ko... lihat aja tatapan matanya saat bertemu denganmu beda banget terlihat teduh dan penuh cinta"


"Ah perasaanmu saja, dia hanya menganggap aku sebagai pacar sewaan saja untuk menghindari dari pernikahan.


"Tapi kalo menghindari dari pernikahan terus si bos nikahnya sama kamu dong ? iya kan"


" enggak kok, dia hanya menganggap aku sebagai pacar sewaan saja , setelah dia mendapatkan yg cocok bakal putus juga" jawab Delia enteng


"Kenapa gak kau pertahankan saja, banyak loh karyawan sini yg berharap bisa dilirik sama sibos tapi yg dilirik Ama bos tuh kamu Delia."


"Ah sudah lah, berhenti bahas si bos muka tembok, ekspresinya aja sama tetep datar"


"Iya iya tapi kalo udah di tembak beneran langsung kabarin yah hahahaha"


"awas loh ya ntar gue comblangin Ama tuh si tukang ekor" geram Delia pada Tania


Keduanya memasuki gerbang kampusnya dengan berjalan kaki, yah keduanya dari perusahaan ke kampus dengan berjalan kaki karena jaraknya yg dekat tidak perlu pesan taksi ataupun naik angkot.


Tepat jam 1 siang Delia telah menyelesaikan kuliahnya dan bergegas pulang, sebelum ke kos kosan nya ia menyempatkan diri untuk makan siang di pinggir jalan yg letaknya tidak jauh dari kampusnya.


Selesai berganti pakaian ia langsung menuju ke perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaannya agar nanti malam ia tidak lembur. Berkutat dengan laptop kurang lebih 2 jam lamanya akhirnya Delia menyelesaikannya.


"Ahhhhhh.. akhirnya selesai juga, setelah ini berendam air hangat dan beristirahat . emmmm enaknya" ucap Delia meregangkan otot-otot nya.


Ia menutup laptopnya dan keluar dari ruangannya dengan wajah kelelahan.

__ADS_1


__ADS_2