
#riska pov
Di pagi yang cerah, ditemani merdunya suara burung, aku terbangun, dilihat matahari telah menunjukkan jati dirinya, terlihat kegelapan telah berganti menjadi cahaya, aku segera berlari menuju kamar mandi. Aku bersiap untuk pergi ke sekolah. Setelah semuanya sudah siap aku berjalan kedapur menemui bapak dan ibu. Disana terlihat ibu yang sedang menyiapkan susu untuk ku sedangkan bapak menikmati kopinya.
"Tumben kamu jam segini sudah bangun". Ucap bu santi memberikan susu buatannya ke riska.
"Iya riska ada tugas sekolah yang belum riska kerjain". Jawab riska sambil menghabiskan susunya.
"Oh gitu". Ucap bu santi.
"Neng kamu hari ini bapak yang antar ya soalnya motor bapak lagi dibengkel masih diservis jadi bapak pinjem motor kamu". Ucap pak rudi.
"Iya pak, tapi nanti siapa yang jemput riska". Ucap riska sambil meletakkan gelas yang sudah kosong.
"Nanti biar bapak suruh kakak sepupu kamu ella buat jemput kamu kalau enggk kamu nebeng temen kamu aja". Ucap pak rudi beranjak berdiri dari duduknya.
Riska mempunyai 2 saudara sepupu dari ibunya. Yang pertama bernama ella. Dia sekolah kelas 3 sma beda 1 tahun dengan riska tapi, sayangnya dia tidak satu sekolah dengan riska. Yang kedua bernama anis. Dia masih kelas 2 smp.
"Ya udah deh nanti kak ella aja yang jemput". Ucap riska.
"Ya sudah ayo berangkat". Ajak pak rudi mengeluarkan motornya.
"Bu riska pamit dulu. Assalamualaikum". Pamit riska ke bu santi sambil mencium punggung tangan bu santi.
"Iya kamu hati hati". Ucap bu santi.
riska dan pak rudi pun meninggalkan teras rumah dan pergi kesekolah riska dengan mengendarai motor bersama.
Setelah beberapa menit Akhirnya motor riska berhenti didepan sekolah riska.
__ADS_1
"Pak jangan lupa nanti suruh kak ella buat jemput riska". Ucap riska mencium punggung tangan pak rudi.
"Iya kamu tenang aja, ya sudah cepet masuk keburu bel". Suruh pak rudi.
"Iya pak. Riska masuk dulu. Bapak hati hati ya". Uap riska berjalan masuk kedalam sekolah menuju kelasnya.
Setelah riska masuk kedalam sekolah, pak rudi pun pergi menuju tempat kerjanya.
#dikelas
"Tumben kamu jam segini udah berangkat". Ucap endah.
"Pasti tugas lo belum selesai kan". Ucap annisa
"Ye kayak kalian sudah selesai aja. Tugas kalian kan juga belum selesai." Jawab riska berjalan menuju kursi eka.
"Nih, lo ya kalau ada mau nya aja berangkat pagi". Ucap eka menyerahkan bukunya ke riska.
"Hehehe makasih eka cantik". Ucap riska kembali ke mejanya dan mulai mengerjakan tugasnya, hingga jam pelajaran pun dimulai.
Saat jam pelajaran terakhir riska dan teman-temanya tidak mengikuti pelajaran dengan baik. Karena saat itu mata pelajaran bhs inggris, bukan mata pelajarannya yang membosankan tetapi gurunya yang super duper membosankan. Hingga riska dan teman-temannya sibuk dengan urusan masing-masing.
Annisa sibuk dengan hpnya. Endah sibuk dengan novel yang dibacanya. Dan riska sibuk dengan tidurnya. Entah sudah sampai mana dia bermimpi. Hanya eka yang masih fokus dengan pelajaran.
Waktu menunjukan pukul 14.00. Siswa dan siswi segera menuju parkiran sekolah untuk mengambil motornya.
"Akhirnya besok gue bisa tidur dengan nyenyak. Lumayan lah meskipun cuma 2 hari." Ucap riska yang sedang berada diparkiran bersama teman-temannya.
"Lo ya yang dipikirin cuma molor mulu. Lo tadi aja tidur udah lama banget sampai-sampai jam bahasa inggris sudah selesai lo gak tau". Ucap annisa.
__ADS_1
"Ye lo juga kan sibuk dengan hp lo. Ya sudah gue mau pulang dulu. Pasti gue udah dijemput". Ucap riska
"Emangnya lo gak bawa motor". Tanya endah
"Enggak motor gue lagi dibawa bapak gue kerja buat cari uang untuk modal gue nikah hahaha". Ucap riska segera berlari menuju gerbang sekolah.
"Dasar lo, Pacar aja belum punya. Udah mau nikah". Teriak endah dan annisa
Saat sudah didepan gerbang sekolah, riska mencari keberadaan kakaknya ella tetapi tidak menemukannya.
"Pasti dia belum dateng, gue tunggu disini aja deh". Gumam riska yang berada di bawah pohon.
Setelah riska menunggu selama 10 menit tiba-tiba motor berwarna hitam berhenti didepan riska, riska sempat berfikir itu kakaknya ella. Riska yang dari tadi melihat kebawah segera mendongak ke atas. saat melihat keatas yang datang bukanlah kakaknya ella melainkan riko.
"Kenapa dia ada disini pakek seragam sekolah lagi". Batin riska sambil melihat riko.
"Kamu udah nunggu lama?". Tanya riko sambil tersenyum manis pada riska tapi, tidak ada jawaban sama sekali dari riska.
"Eh senyum itu?". Batin riska sambil melamun.
"Dek kamu gak papa kan". Ucap riko sambil menepuk pundak riska.
Riska yang merasa tepukan dipundaknya pun sadar dari lamunanya.
"Eh iya gak papa kok". Ucap riska gelagapan.
"Ya sudah ayo naik". Ucap riko sambil menyerahkan helm kepada riska.
Riska pun menerimanya dan memakainya.
__ADS_1