Antara Cinta Dan Cita Cita

Antara Cinta Dan Cita Cita
Maksud Kedatangan


__ADS_3

setelah perkenalan riska dan riko anak pertama bu mia. Bu mia pun menjelaskan maksud kedatangan dirinya beserta anaknya.


"Oh iya pak kedatangan kami kesini mau minta tolong anak saya riko ingin mendaftarkan diri sebagai TNI. Saya minta bantuannya berhubung kakaknya riska kan juga seorang TNI." Jelas bu mia.


"oh jadi dia mau jadi TNI. pantes si dia tinggi, putih, badanya bagus, gateng juga. Eh tunggu ganteng kan bukan jaminan buat bisa masuk TNI hehehe." batin riska dalam hati menahan tawa sambil melihat ke arah riko yang kebetulan riko juga melihat ke arah riska.


" Apaan sih tu orang pakek lihat kearah gue segala." batin riska sambil memaling kan wajah.


"Iya bu saya sudah tau dari istri saya. Tapi begini bu anak saya wahyu jarang pulang hampir gak pernah sama sekali karena tugas nya pindah ke luar kota". Ucap pak rudi


" Oh gitu ya pak. Kapan wahyu pulang lagi?". Tanya bu mia


"Kalau pulangnya kami gak bisa mastiin bu orang sekarang anak kami kan udah jadi milik negara. jadi, ya gitu lebih penting tugas negara". ucap bu santi


Semenjak wahyu menjadi TNI. dia lebih jarang pulang hampir tidak pernah sama sekali. pulang juga waktu hari raya idul fitri. itu pun cuma 1 hari. Entah apa yang membuatnya jarang pulang yang terpenting kewajiban sebagai orang tua untuk mendidik anak nya sudah dipenuhi oleh pak rudi dan bu santi.


"Kalau mau ibu bisa datang langsung ke asramanya aja yang ada di kota A. Dia disana tinggal sama anak dan istrinya". Ucap pak rudi.


"Wahyu sudah nikah bu? kok gak bilang*". Tanya bu mia

__ADS_1


"Alhamdulillah sudah bu. Maaf ya gk ngundang* soalnya acaranya juga mendadak sekali. jadi cuma ngundang tetangga sama kerabat dekat saja". Jawab bu mia.


"Alhamdulillah gak papa kok bu. Saya juga bisa ngertiin". Ucap bu mia


" Oh iya pak saya boleh minta alamatnya kak wahyu?". Ucap riko


"silahkan, alamatnya minta sama riska aja. Soalnya riska yang sering kesana pasti udah hafal alamatnya". Jawab pak rudi.


Riska memang sering datang ke rumah kakaknya.Ketika dia sedang kangen sama kakaknya ataupun saat lagi ada masalah pasti dia selalu datang ke rumah kakaknya. Tapi riska membagi waktu dimana dia juga masih sekolah jadi, dia datang saat hari libur dan saat liburan sekolah.


Riska pergi ke rumah kakaknya seorang diri dengan menaiki bis menuju kota kakaknya. Meskipun sudah dilarang oleh orang tuanya karena orang tuanya sangat mengkhawatirkan riska yang masih berusia 17 thun.


riska masih tetep pergi ke rumah kakaknya menggunakan bis emang dasarnya riska anak yang keras kepala. Jadi orang tua riska sudah terbiasa dengan riska yang bolak balik kerumah kakaknya dengan menaiki bis. toh orang tua riska juga tidak bisa mengantarkannya.


"Ris dipanggil sama bapak". Ucap bu santi


Riska masih tetep fokus pada hpnya entah apa yang sedang dia baca di hpnya hanya dia, hpnya dan allah lah yang tau.😁


Melihat riska yang tidak mendengarkan. bu mia akhirnya menepuk pundak riska.

__ADS_1


ppyyaaarrrr......


"Ibu kenapa si tuh kan hp riska jadi jatuh". ucap riska sambil mengambil hpnya yang ada dilantai untung masih nyala.


"Lagian kamu dari tadi ibu sama bapak panggil gk jawab*". Ucap bu santi.


Melihat sikap anaknya pak rudi hanya bisa geleng geleng kepala.


"Ada apa pak". Tanya riska


"Itu kamu kasih alamat kakak kamu ke kak riko". Suruh pak rudi.


Riska pun menulis alamat kakaknya di secarik kertas.


"Nih udah selesai". Ucap riska sambil menyodorkan kertas tersebut ke arah riko.


"Beserta nomer teleponnya kakak kamu sekalian ya". Suruh riko sambil tersenyum ke arah riska.


Riska yang sudah mulai kesal hanya bisa menuruti perintah riko.

__ADS_1


"Nih udah selesai se mu a nya". Ucap riska dengan nada kesal.


"Makasih adek". Ucap riko sambil menahan tawa.


__ADS_2