Antara Cinta Dan Cita Cita

Antara Cinta Dan Cita Cita
balas dendam


__ADS_3

Setelah riska selesai makan riska pergi ke kamar adiknya. Dia mencari adiknya kemana-mana tapi tidak menemukannya. Akhirnya dia bertanya kepada ibu santi.


"Bu wika kemana kok dari tadi riska cari gak ada si". Tanya riska pada ibu santi.


"Oh itu adik kamu lagi di acara ulang tahun temannya. Emangnya ada apa si". Tanya bu santi balik.


"Itu riska mau suruh dia beli pem****t". Bisik riska pada bu santi agar tidak ada yang mendengarnya.


"Kamu kan bisa beli sendiri ditoko sebelah". Ucap bu santi.


"Enggk ah riska malu beli gituan". Ucap riska


"Beli gitu aja kamu malu. Itu juga kan kamu yang butuh kalau kamu gak mau ya mending gak usah pakek". Ucap bu santi kesal.


"Ih ibu kok gitu si". Jawab riska kesal sambil cemberut.


"Emangnya sudah habis sama sekali". Tanya bu santi.


"Enggk si masih tinggal satu". Jawab riska.


"Ya itu kamu pakek dulu nanti aja belinya. Sekarang kamu mandi sana udah mau magrib tuh". Suruh bu santi.


" ya udah deh riska mandi dulu". Jawab riska kemudian pergi kekamar mandi.


#Diruang tamu


Diruang tamu riko dan pak rudi sedang membicarakan sesuatu entah apa yang sedang dibicarakan oleh mereka berdua.


"Oh iya nak riko kok tumben ke sini sendirian? Ibu sum kemana". Tanya pak rudi pada riko sambil meminum teh.


"Ibu lagi sibuk pak jadi saya kesini sendirian sekalian habis dari sini mau ke indo****t mau beliin pesenan ibu". Jawab riko tersenyum.


"Oh gitu. Sekarang udah sampai mana latihannya". Tanya pak rudi lagi.


"Saya masih latihan lari pak sekalian olah raga hehehe". Jawab riko sambil tertawa.


"Biasanya jam berapa larinya". Tanya pak rudi.


"Saya biasanya lari pagi hari pak. Kan kalau pagi cuacanya enak gak panas". Jawab riko.


" kalau kamu mau lari-lari lagi, ajak sekalian riska pergi lari-lari juga biar riska gak tidur mulu dirumah. Soalnya kalau hari sabtu sama hari minggu anak itu kerjaan nya tidur mulu kalau hari libur". Ucap pak rudi sambil tertawa.


"Iya pak insyaallah akan saya ajak lari-lari". Ucap riko cengengesan.


"Ya udah habiskan tehnya". Suruh pak riko sambil meminum tehnya.


"iya pak". Jawab riko menghabiskan tehnya.


Hari sudah semakin sore suara adzan magrib berbunyi. Keluarga pak rudi menjalakan sholat magrib berjamaah kebetulan riko juga belum pulang jadi riko pun ikut sholat berjamaah bersama keluarga pak rudi.

__ADS_1


Setelah sholat magrib riko berpamitan pulang.


" oh iya pak bu riko mau pulang dulu soalnya mau mampir ke indo****t mau beli pesanan ibu juga". Pamit riko ke pak rudi dan bu santi.


"Dia mau pergi ke indo****t? Ah gue ada ide ni, awas aja lo". Batin riska sambil tersenyum.


"Oh iya hati-hati ya salam ke ibu kamu". Ucap bu santi.


"Eh tunggu gue ikut ke indo****t boleh nggk gue juga mau beli sesuatu". Ucap riska melihat riko.


"Neng kamu apaan si kamu kan bisa pergi sendiri". Ucap pak rudi mencegah riska.


"Biar sekalian pak". Jawab riska sambil tersenyum.


"Tapi kan..."


"Udah pak gak papa kok sekalian juga. kan saya juga mau ke indo****t". Ucap riko melihat ke arah riska.


"Tuh kan pak riko aja gak keberatan". Jawab riska cengengesan.


"Riska panggil yang bener dia itu lebih tua dari kamu". Suruh bu santi melihat riska.


"Hehehe iya bu. Ya udah kak ayok berangkat keburu malem. Pak buk riska pergi dulu. Assalamualaikum". Ucap riska sambil mencium punggung tangan pak rudi dan bu santi bergantian dengan riko.


"Ya udah hati-hati habis itu langsung pulang". Ucap pak rudi.


Saat dijalan keduanya hanya menikmati perjalanan tanpa mengeluarkan suara. Dan akhirnya riko pun yang memulai pembicaraan.


"Kamu ke indo****t mau beli apa". Tanya riko ke riska sambil melihat kaca sepion.


"Mau tau aja si lo". Jawab riska ketus.


" ya siapa tau aja nanti aku bisa bantu cariin". Ucap riko sambil melihat jalanan.


"Beneran lo mau bantuin gue". Tanya riska tersenyum jail sambil melihat riko.


"Iya aku bakal bantuin".jawab riko.


"Ya udah nanti aja bakal gue kasih tau saat udah nyampek di indo****t". Jawab riska tersenyum.


Setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai diindo****t. Riko turun dari motornya sambil melepas helm nya.


"Ya udah ayo masuk". Ajak riko.


Riko pun membukakan pintu untuk riska. Saat melihat aneka es krim riska pun berlari menuju kulkas yang berisi berbagai macam es krim.


"Oh kamu kesini mau beli es krim". Tanya riko yang sudah berada dibelakang riska.


"Sebenarnya si enggk tapi saat melihat es krim gue juga sekalian mau beli deh". Jawab riska sambil memilih es krim.

__ADS_1


"Oh ya udah kamu pilih aja dulu. Aku mau cari pesanan ibu." Ucap riko hendak meninggal kan riska.


"Eh tunggu. Katanya lo mau bantuin gue buat cari sesuatu yang mau aku beli". Ucap riska tersenyum.


"Iya kamu mau beli apa biar sekalian aku cariin". Tanya riko.


"Bener mau cariin". Tanya riska tersenyum jail.


"Iya apa". Jawab riko


"Oke deh. Beliin aku pem****t warna hitam yang ukuran 32. Makasih". Ucap riska kemudian berbalik memilih es krim yang ada didepannya.


Sedangkan riko masih mematung ditempat. Melihat riko yang masih mematung di tempat riska pun memukul pundak riko.


"Kenapa masih disini cepetan keburu malem". Ucap riska


"Kamu beneran nyuruh aku beli itu". Tanya riko


"Iya lah emangnya kenapa lo gak mau tadi kan lo bilang mau bantuin gue. Cepet cariin gue mau pilih es krim dulu". Ucap riska sambil mendorong tubuh riko.


Setelah beberapa menit akhirnya riko berjalan ke arah riska sambil membawa keranjang. Saat melihat keranjang riko riska melihat pesanannya sudah berada disana.


"Pintar juga dia". Batin riska sambil tersenyum.


"Ini udah aku beliin". Ucap riko menyerahkan keranjangnya kepada riska.


"Eh tunggu ini es krim gue sekalian. Lo yang bawa ke kasir sekalian lo yang bayarin ya soalnya gue lupa gak bawa dompet. Gue mau keluar sebentar disini dingin banget gue gak kuat" ucap riska memasukan es krimnya ke keranjang riko kemudian berjalan keluar.


Disana terdapat 10 macam es krim dan riko pun hanya melihatnya sambil membuka mulutnya.


"Sialan gue dikerjain" batin riko.


Saat di kasir riko dengan santainya membayar belanjaannya beserta belanjaan riska tidak mempedulikan sekitar yang sedang melihatnya sambil menahan tawa.


Saat diperjalanan keduanya hanya diam sambil menikmati perjalanan tapi tidak dengan riko. Dia begitu kesal dengan riska. Dia berfikir gimana cara untuk membalas riska. Sampai akhirnya motor n***a berhenti di depan rumah pak rudi.


"Makasih ya kak riko". Ucap riska menahan tawa.


"Iya sama-sama". Jawab riko sambil memaksakan senyum.


"Ya udah langsung pulang aja. Takut nantinya ganggu bapak sama ibu nanti aku yang nitipin salam". Ucap riska.


"Ya udah aku pulang. Assalamualaikum". Ucap riko


"Waalaikumsalam". Jawab riska sambil tersenyum.


Akhirnya motor riko meninggalkan teras rumah pak rudi. Riska pun berjalan masuk kerumah.


"hahaha akhirnya gue bisa kerjain lo" Gumam riska

__ADS_1


__ADS_2