Antara Cinta Dan Cita Cita

Antara Cinta Dan Cita Cita
Perkenalan


__ADS_3

"Apaan sih tuh orang nyebelin banget deh tapi ganteng si". gumam riska sambil senyum-senyum sendiri


"Kamu ngapain senyum-senyum sendiri awas kesambet setan yang ada dirumah kosong belakang noh". Ucap bu ratih


"siapa yang senyum-senyum sendiri si. Ibu jangan nakut-nakutin riska deh". ucap riska dengan wajah ketakutan


"ya udah nih minum obat kamu keburu nanti kamu demam". suruh bu ratih sambil menyodorkan teh hangat dan obat ke riska


" Gak ah riska gk mau minum obat lagian riska kan gak kenapa napa". Tolak riska


" Sekarang gk papa nanti kalau kamu deman gimana". Paksa bu ratih agar anak keduanya itu segera meminum obatnya


"Ibu doain riska deman". ucap riska


pletak....


Satu sentilan mendarat dikening riska


"Aduh bu sakit tau tega amat sama anaknya". Jawab riska sambil menggosok gosokan tanganya ke keningnya yang terasa panas akibat sentilan dari ibu


" lagian kamu mana ada orang tua doain anaknya sakit". jawab bu santi karena mulai gemas dengan sikap anaknya.


Riska merupakan anak yang sedikit manja mengingat bahwa dia dulu saat kakak laki-lakinya masih tinggal dirumah segala kemauan dia selalu diturutin oleh kakaknya. Dari kecil riska di rawat oleh kakak laki-lakinya karna dulu orang tua riska sibuk bekerja. Tetapi saat kakak riska memutuskan untuk menjadi TNI dengan berat hati kakak riska meninggal kan riska karna dia harus pergi ke kalimantan tempat kakaknya memulai pendidikan TNInya. Saat itu riska begitu terpuruk karna kakaknya lebih memilih cita-citanya dibandingkan dirinya. Melihat anaknya yang begitu terpuruk akhirnya ibu riska memutuskan untuk berhenti bekerja agar bisa merawat riska.


"Udah nih cepet minum obatnya setelah itu ikut ibu menyapa temen ibu". Sambil membukan obat dan menyerahkan ke riska


" Anak gak sakit masak disuruh minum obat kalau anaknya overdosisi gara-gara kebanyakan minum obat gimana". Gumam riska yang terdengar oleh bu santi


" Apa perlu sekarang bibir kamu yang ibu sentil agar gak bicara asal-asalan mulu. lagian ibu nyuruh kamu minum satu obat mana mungkin bisa over dosis". Ucap bu santi yang sudah mulai gemas dengan sikap anaknya

__ADS_1


"ibu lupa kalau riska gak bisa minum obat kalau gk dihalusin dulu". Ucap riska sambil memasang wajah cemberut


"lagian kamu udah mau naik ke kelas 3 sma masih aja kalau minum obat minta dihalusin dulu. kayak anak kecil aja". Jawab bu santi sambil menghaluskan obat anaknya


" Heheheh"


"nih udah selesai cepet minum kemudian ikut ibu".


Sambil menyodorkan obat yang sudah halus dan menuangkannya ke sendok. Riska pun mengambilnya dan meminumnya.


"kok pait banget sih" Ucap riska sambil menahan obat yang hendak keluar dari mulutnya.


" Ya iyalah pait kalau manis itu gula". Jawab bu ratih sambil geleng-geleng kepala melihat sikap anaknya.


" Nih udah selesai diminum obatnya". Ucap riska sambil memberikan sendok dan gelas yang sudah kosong ke bu santi.


"Enggak ah orangnya nyebelin, masak tadi riska habis mandi diintip si." jawab riska sambil mengingat kejadian tadi di kamar mandi.


"hus kamu kalau ngomong sembarangan. anaknya bu mia itu baik, sopan, ganteng mana mungkin ngintip kamu. Udah ayo ikut ibu". Sambil menyeret anak nya.


"*oh jadi dia itu anak nya bu mia". batin riska dalam hati


#Diruang tamu


"Ibu kenapa si seret-seret aku kayak anak kambing aja diseret-seret*". ucap riska sambil mencoba melepaskan tangan ibunya.


Mendengar ucapan anak nya yang asal bicara bu santi pun mencubit tangan anaknya.


"aw sakit tau bu". ucap riska sambil mengelus elus punggung tangannya yang habis terkena cubitan

__ADS_1


"Maaf ya bu lama. Ini kenalin anak kedua saya". ucap bu santi


Melihat riska yang masih diam sambil mengelus elus tangannya bu santi


pun membisikan ke telinga riska


" Ris cepet salim ke bu mia". Suruh bu santi


"Kenalin tante saya riska adiknya kak wahyu". sapa riska sambil mengecup punggung tangan bu mia


"Kamu cantik ya". Balas bu mia sambil tersenyum


"Makasih tante". Ucap riska sambil memblas senyum


"Jangan panggil tante panggil ibu aja". Suruh bu mia


Riska pun mengangguk


"Oh iya ris ini kenalin anak pertama ibu. Ayo rik kenalin diri kamu." Ucap bu mia kepada anak pertamanya


" Kenalin aku riko". ucapnya sambil mengulurkan tangan ke arah riska.


riska hanya meliriknya


"Neng gak boleh gitu sama tamu". Ucap pak rudi


Pak rudi sering memanggil riska dengan panggilan eneng. Berbeda dengan ibu riska yang memanggilnya dengan panggilan nama. tapi bagi riska itu tidak masalah yang terpenting riska dan yang memberi panggilan riska senang.


" Aku riska". balasnya sambil menerima uluran tangan riko.

__ADS_1


__ADS_2