Azeeyra

Azeeyra
Pengorbanan abi


__ADS_3

Dor. . . Dor. . .


"Argh. . . "


Abi mengerang kesakitan ketika timah panas itu menembus lengan dan dadanya. Dia memeluk tubuh zee melindungi gadis itu agar tidak terkena tembakan.


"Abang . . hiks. . abang berdarah, abang hiks. . hiks. . " Zee menangis histeris melihat darah mengalir dilengan dan dada abi.


Minggir kau bangsat, biar aku bunuh gadis ****** ini. "Teriak dj dengan penuh emosi. Namun semakin keras dj berteriak semakin kuat pula pelukan abi.


Jleb. . jleb. . .


dua tusukan menancap dipunggung abi. Laki-laki itu langsung ambruk terkulai tak bertenaga. Matanya mulai meredup sekuat tenaga ia mencoba bertahan melindungi adiknya sampai reynard datang. Tangis zee sudah tak tertahan lagi saat merasakan cairan kental mengalir deras dipunggung abi.


"Maafin abang dek, abang. . . "Kata abi dengan suara terputus-putus.


" Ssttt. . . jangan katakan apapun, abang jangan tidur, kalau abang sampai kenapa-kenapa adek nggak akan maafin abang. "Ucap zee dengan berlinangan air mata.


" Abang denger nggak? "


"Bang."


"Abang." Suara zee semakin bergetar. Wajahnya semakin pucat matanya sudah tidak fokus.keadaan nya sangat kacau. Sekelebat pikiran buruk melintas dibenaknya.


Tidak, tidak, abi baik-baik saja. Dia kakak yang hebat dan kuat dia baik-baik saja. Zee terus menekan kan didalam hatinya.


Abi!!! Laki-laki itu sudah tak bergerak lagi, suara berat nan dingin itu sudah tidak terdengar lagi. Melihat abi yang tak sadarkan diri dj berfikir mungkin laki-laki itu sudah meninggal dia tertawa dengan sangat keras. Karena penghalang nya untuk membunuh gadis murahaan itu sudah tidak ada lagi. Namun rasa senang itu langsung menghilang ketika terdengar suara deru motor mendekati gedung tua itu.


"Bangsaat, kenapa mereka bisa tau tempat ini. "Pekik dj mulai panik.


Suara gebrakan dan pukulan terdengar memekak kan telinga. Dj merasa panik apa yang harus ia lakukan.

__ADS_1


Brak. . .


" Abi. . . "Saka berteriak saat melihat tubuh abi berlumuran darah dalam keadaan tak sadarkan diri. Dia langsung mengamuk kesetanan memukul anak buah dj tanpa ampun. Tak lama denis dan seno juga masuk reaksi mereka sama dengan saka. Mereka tertegun tak percaya dengan apa yang mereka lihat.


Wajah dua laki-laki itu memucat melihat genangan darah dilantai. "Bangsaaat, bangun lo woy, jangan bercanda siaaalan, lo pikir lo keren cosplay kayak gini. Bangun, bangun abi. " Umpat denis disela-sela tangisnya.


Reynard, daniel dan anggota dragon yang lain pun masuk, mereka langsung menghajar dj dan anak buahnya membabi buta.


Reynard dan daniel langsung mendekati abi. Reaksi mereka sama mata nya membola melihat sekujur tubuh abi penuh luka tusukan dan luka tembak. Reynard mengedarkan pandangan menatap dj denganpandangan penuh kebencian dan penuh hasrat membunuh. Saat daniel membalik tubuh abi, disana zee meringkuk dalam pelukan abi. Gadis itu juga tak sadarkan diri, seluruh tubuhnya dipenuhi darah.


Rahang reynard mengeras dengan air mata menetes dipipinya. "Kak, bawa mereka kerumah sakit sekarang, disini aku yang akan membereskan nya. "


Suara berat reynard mengembalikan kesadaran daniel. Laki-laki itu mengangguk. " Aku tidak ingin melihat dia bernafas lagi. "Geram daniel dengan mata memerah karena marah.


Daniel langsung mengendong zee, sementara abi di bopong oleh denis dan seno. Air mata mereka tidak henti mengalir melihat keadaan abi yang mengerikan. Luka tusukan dipunggung abi sangat dalam sehingga mengeluarkan banyak darah.


"Habisi semua nya tanpa sisa. Kecuali pemimpin mereka. Orang itu milik ku, aku akan menghabisnya dengan tangan ku sendiri. "


Dj mendekati reynard dan berkata. "Rey aku bisa jelasin semuanya, kamu duduk dulu, jangan langsung emosi. " Bujuk dj seakan apa yang baru dia lakukan bukan lah sesuatu yang bisa membuat reynard marah.


"Bangsaat."desis reynard. Amarahnya sudah memuncak. Bahkan darah abi masih basah disana dan dia berani-beraninya mengajak reynard berunding. Apa dia sudah gila?


"Kau harus mati hari ini. "Teriak reynard yang sudah dikuasai amarah.


Dj mematung, dia sudah salah langkah, tidak seharusnya dia membunuh abi apakah reynard juga menyukai abi? Dj mundur beberapa langkah saat reynard mulai mendekat. Apa dia benar-benar akan membunuh ku.? Bantin dj mulai panik.


Syut. . . bruk. .


Kaki reynard melayang menghantam kepala dj hingga laki-laki itu terpelenting menabrak tembok.


Dj berusaha untuk berdiri namun sebelum dia benar benar berdiri. Sebuah tendangan keras kembali menghantam perutnya. Dj memuntahkan darah segar dimulutnya. Pukulan reynard tidak main-main. Dj merasa isi perut nya hancur. Rasanya sakit luar biasa.

__ADS_1


Reynard menarik kerah baju dj dan menyeret nya lalu membantingnya hingga terdengar suara tulang patah, beberapa anak dragon yang masih ada diruangan itu bergidik ngeri melihat kemarahan bos mereka.


"Akhhh.... Maaf, maaf rey, jangan bunuh aku, aku akan pergi seperti yang kau mau, aku tidak akan kembali lagi kesini. Aku janji. "Ucap dj terbata-bata. Dia menjeri merasakan sakit disekujur tubuhnya, dia yakin jika dirinya selamat dia pasti akan menjadi cacat.


Syutt. . . bugh. . .


" Akh. . . "Teriakan pilu itu membuat siapa saja yang mendengar merasa kasihan. Namun jika mengingat kekejaman yang dia lakukan pada anggota inti geng mereka amarah mereka kembali berkobar.


Reynard menginjak kepala dj, darah segar mengalir dari mulut dan hidung laki-laki itu. Saka yang melihat keadaan dj merasa senang, dia juga ingin menghabisi dj dengan tangan nya namun reynard lebih berhak melakukan itu, jadi dia hanya bisa menonton saja.


"Akhh, to. . . to tolong. " Suara dj terputus-putus. Karena reynard mencekik lehernya. Dia merasakan pasokan oksigen dioaru-parunya berkurang, dadanya mulai terasa sakit.


"Bunuh saja akh,,, aku. " Pinta nya memohon agar reynard segera membunuhnya. Namun reynard tidak menuruti keinginan dj, dia akan menyiksa nya dulu. Melihat luka-luka yang ada ditubuh istrinya reynard yakin dj sempat menyiksa zee sebelum abi datang melindungi gadis itu.


Set. . . krak. . .


"Aaaaakh. . . " Jerit tertahan dari dj, reynard baru saja mematahkan jari-jari nya.


Reynard melakukan itu dengan wajah datar seolah dia hanya melakukan hal biasa.


"Sekarang kau baru menyesal? Sayang sekali penyesalan kau itu tidak ada gunanya lagi, harus nya kau berfikir dulu sebelum bertindak guy sialaan. "Umpat saka geram.


Dj tidak menjawab, lidahnya terasa kelu, bahkan sekedar membuka kelopak matanya saja dia tidak mampu.


Reynard belum berhenti, meski dj sudah sekarat. Dia menganggkat kerah dj langsung melempar tubuh nya kedinding. Laki-laki itu tidak lagi berteriak. Tubuhnya terjatuh merosot.


Reynard mendongak. Setetes air jatuh dipelupuk matanya. Bagaimana pun juga dia dan dj pernah berteman baik. Mereka pernah melewati masa-masa sulit dan senang bersama. Dengan tubuh gemetar reynard berbalik pergi keluar dari gedung tua itu. Dia meminta anak buahnya membawa tubuh dj kerumah sakit. Dengan tangannya sendiri dia menghabisi teman baiknya. Laki-laki yang dia anggap adik.


Perasaan reynard terasa rumit. Dia menyesali pertemuan nya dengan dj, andai dulu mereka tidak bertemu. Mungkin hal seperti ini tidak akan pernah terjadi.


Namun takdir Berkata lain, menyesal pun tiada gunanya.

__ADS_1


***


__ADS_2