
Wajah zee berbinar bahagia melihat putra kecilnya yang saat ini sudah terlelap setelah tadi ia susui, kedua pipi mungil itu memerah ketika zee menciumnya bertubi-tubi, baby boy itu menggeliat dengan bibir masih seperti menghisap, zee dan reynard tertawa gemas melihatnya.
"kita pindahin bayi nya ke box dulu ya mommy. Sebentar lagi dokter akan datang memeriksa kondisi mommy. "kata suster memberitahu zee.
wanita itu mengangguk dengan senyum yang tidak luntur dari bibirnya. reynard membantu zee membenarkan pakaian nya yang tadi terbuka, ia belum terlalu bisa banyak bergerak, luka-luka lebam di pipi dan tangan nya sudah mulai memudar. Wajah zee sudah mulai tampak cerah, tidak sepucat kemarin lagi.
"doni, panggil dokter cepat, saya tidak mau memakai infus lagi, saya sudah sembuh. Saya ingin segera bertemu cucu dan cicit saya. "kata haris antusias. pria tua itu langsung membaik begitu mendapat kabar kalau cucu perempuannya sudah sadar dari koma, yang tadinya tidak bisa duduk sekarang dia bahkan sudah berjalan sampai kekamar mandi.
" baik tuan. "jawab doni bergegas pergi melakukan perintah tuannya sebelum pria itu memukul nya dengan tongkat sakti itu.
doni yang sigap langsung datang membawa seorang suster. Lalu meminta nya membuka selanv infus haris.
" pelan-pelan tuan, kalau tuan jatuh dan pingsan lagi, nanti say... "
"kamu menyumpahi saya? Sudah berani kurang ajar kamu ya doni, saya potong gaji kamu bulan ini. "kata haris ketus.
Doni langsung mengelus dadanya padahal bukan itu maksud perkataan nya, tapi mau gimana lagi, dia sudah hafal tabiat majikannya itu, sepuluh tahun menjadi asisten haris membuat doni sangat mengerti bagaimana karakter haris.
Doni membuka kan pintu kamar rawat zee setelah tadi mengetuknya. Haris tampak tak sabar ingin segera bertemu cucunya.
Zee baru saja diperiksa oleh dokter, ia diminta agar lebih sering menggerakkan jari kaki dan tangannya agar tidak terlalu kaku, berjalan pelan-pelan beberapa putaran juga dianjurkan dokter supaya peredaran darah zee lancar dan menghindari sakit punggung karena terus berbaring.
"istirahat dulu sayang jangan dipaksakan, melihat kamu meringis gini aku jadi nggak tega. " ucap reynard mengelap keringat zee yang membasahi dahinya, sebab saat ini wanita itu sedang berlatih menggerak kan anggota tubuhnya.
"aku capek tiduran terus, hubby. "
"iya aku ngerti tapi juga nggak boleh dipaksakan sayang. "kata reynard mencoba menenangkan istrinya yang mulai menangis.
__ADS_1
Reynard juga ingin agar istrinya itu cepat sembuh, ia merasa iba melihatnya terus berbaring, zee yang keras kepala mencoba untuk duduk dan turun ranjang, alhasil ia merasa pusing dan hampir pingsan lagi. Dokter pun sudah mewanti-wanti kalau semuanya dilakukan pelan-pelan saja tidak usah terburu-buru, karena kondisi tubuh zee memang sangat lemah.
"sayang, waktu itu gimana cerita nya kamu bisa dibawa dj, bukannya ada leo dan abi? "tanya reynard.
" waktu itu aku masih duduk dalam mobil, leo pergi beli sandwich yang aku minta setelah abang datang, nah saat kami asik ngobrol datang beberapa orang berbaju hitam mengetuk pintu mobil, terus abang keluar dan tanpa aba-aba mereka langsung nyerang abang, dj masuk mobil karena aku memang lupa mengunci pintu mobil karena kaget, leo datang mau bantuin aku tapi dihalangi anak buah dj, jadi nya dia langsung nyeret aku kemobilnya. "kata zee takut mengingat kejadian itu.
" maafin aku sayang, harusnya aku selalu siaga menemani kamu, tetapi aku malah sibuk terus, padahal kehamilan kamu sudah besar. "kata reynard merasa sedih.
Zee menggelengkan kepalanya, ia membelai pipi suaminya dengan lembut. " bukan salah kamu, laki-laki itu yang terlalu nekat dan ambisius, dan salah ku yang terlalu meremehkannya. "
"kamu tenang saja, sekarang dia tidak akan ganggu kita lagi, dia sudah pergi, tidak akan pernah kembali selamanya. "kata reynard lagi.
Zee terkejut mendengar perkataan reynard.
" ya ampun hubby, kamu bunuh dia? Kenapa kamu lakuin itu? cukup siksa dan penjarakan saja, kenapa melakukan hal sejauh ini? "ucap zee sedih. Meskipun dj sudah bersikap jahat padanya, tetapi zee sangat tau dilubuk hati terdalam suaminya dia pasti merasa sedih karena mereka dulu berteman baik. Zee tidak mau suaminya menyesal dikemudian hari, dan malah membuatnya terpuruk dan menyalahkan dirinya sendiri.
Memang zee sudah tidak sadarkan diri sejak abi di tembk dan mengeluarkan banyak darah, saking syok dan takutnya ia ikut pingsan ketika abi tidak bergerak lagi waktu itu, jadi dia tidak tau kapan reynard dan yang lainnya datang menolong.
"ini semua salah aku sayang, gara-gara aku kamu jadi korban, bukan hanya kamu, tapi juga abi dan anak kita. Dulu aku berjanji membahagiakan kamu tetapi segalanya tidak sesuai yang aku inginkan, kamu terus-terusan dapat masalah karena ku. Jika aku tidak mendekati kamu waktu itu, mungkin tidak akan ada hari seperti ini, maaf... "ucap reynard berlinang air mata.
" tidak hubby, jika kamu tidak mendekati dan memaksa ku menjadi pacarmu waktu itu, mungkin sampai saat ini aku tetap sendirian. Terimakasih diantara ribuan gadis yang mengejar kamu, malah gadis pembawa sial seperti ku yang beruntung. Terimakasih ya... Karena sudah memilihku. "ucap zee tersenyum dengan air mata mengalir deras.
Reynard tak tahan lagi ia langsung menjatuhkan tubuhnya dan memeluk zee yang masih terbaring, ia terisak keras meluapkan segala macam perasaan yang dia pendam, betapa dia merasa bersalah kepada istri dan anak nya, dia lah penyebab dari kejadian menyakitkan itu, rasa marah, sedih dan bahagia ia tumpahkan dipelukan istrinya, sungguh!! Dia tidak ingin kehilangan istri dan anaknya. Dia takut, sangat takut.
Rasa bersalah nya kepada keluarga zee tidak akan selesai hanya dengan kata maaf, apalagi sekarang abi masih belum sadar dari komanya, ia bahkan tidak berani bertatap muka dengan daren dan risa. Seumur hidupnya baru kali ini dia melakukan kesalahan besar, dia bingung dan tidak tau harus melakukan apa sekarang.
air mata kesedihan juga tampak dimata haris, pria tua itu berdiri didepan pintu, doni tetap berjaga-jaga dibelakang nya takut majikan nya tumbang lagi. Haris menghampiri zee, ia berjalan pelan dituntun oleh doni, tongkat kayu ditangannya bergetar hebat, pria tua itu rasanya ingin pingsan lagi.
__ADS_1
"kakek, " panggil zee, ia melihat haris ketika reynard melepaskan pelukananya.
Haris tidak menjawab, ia langsung memeluk cucunya tubuh rapuh pria tua itu terguncang, dia terisak dalam diam, zee pun ingin menangis. Sempat terlintas pikiran buruk di kepala haris, andai cucunya tidak selamat dia pasti menjadi orang yang paling menyesal didunia ini, baru saja ia berbaikan dengan cucunya mana sanggup ia harus kehilangan secepat itu.
"udah dong, jangan sedih lagi, kakek kan juga sakit, nanti ganteng nya ilang loh. " ucap zee dengan bibir cemberut. Haris terkekeh mendengar candaan wanita itu.
"maafkan kakek nak. " ucap haris lirih.
"maaf apalagi sih kek. "
"maaf untuk semua yang pernah kakek lakukan dimasa lalu. Kakek benar-benar menyesal. " isak haris menjadi-jadi. Zee mengangguk sambil mengusap pelan pungung haris, dia sudah melupakan dan mengikhlaskan, dia tidak mau terus terbelenggu dengan luka masa lalu.
Puas menangis perut zee berbunyi, dan wanita itu merasa lapar, memang sejak zee sadar ia jadi lebih sering merasa lapar, makan sepiring rasanya masih kurang juga. Jadilah reynard membeli beberapa potong kue dan menyimoannya dikamar rawat sebab istrinya itu akan terbangun malam hari karena lapar.
"jadi siapa nama cicit kakek ini? " tanya haris ia berdiri dekat box bayi, hanya melihatnya karena tidak berani untuk mengendong, haris takut cicitnya itu jatuh dari tangannya. Jadi dia mencoba menahan diri, hanya sesekali ia menjawil hidung mancung bayi itu.
"reinzee xavier dominic. "ucap zee dengan senyum lebar, ia menatap suaminya meminta persetujuan. Laki-laki itu terkejut namun setelahnya dia tersenyum tipis.
" reinzee? Or xavier? "tanya nya.
"xavi, panggil dia xavi. " zee memang sengaja tidak menyematkan nama jordhan pada putranya, sebab reynard memang sudah melepaskan nama besar itu. Dominic nama belakang yang zee lihat di notebook milik reynard. Ia pikir mungkin suaminya akan memakai nama belakang sendiri dan berbeda dari daddy nya.
"nama yang bagus, xavier!! " gumam haris .
"xavier, artinya bercahaya, aku ingin kehadiran nya menjadi penerang untuk keluarga kita. "reynard dan haris mengangguk setuju dengan perkataan zee. Mereka juga berharap kehadiran bayi ini mampu menambah keharmonisan keluarga mereka.
***
__ADS_1