Azeeyra

Azeeyra
Tampil dewasa


__ADS_3

Malam hari dimansion zee.


Dari sore risa dan sesil sudah heboh, mulai memilih gaun sampai model make up yang akan digunakan zee menghadiri acara promnight nanti malam. Kedua wanita paruh baya itu saing berebut ketika Mua mulai mengapliksikan make up diwajah zee, sesil ingin zee memakai lipstik yang mate agar gadis itu tampak dewasa, sementara risa memilih lip gloss, karena sesil paing suka tampilan yang lebih glossy dan seksi.


"Stop." Zee mengentikan cekcok dua wanita itu yang dari tadi terus mengoceh tiada henti, telinga zee terasa panas.


Zee menatap sesil dan risa bergantian. "Mending mommy dan bunda juga bersiap-siap. Kalau kalin berdua kalah cetar dari ibu-ibu yang diacara itu nanti, papa dan daddy bisa-bisa kepincut yang lain gimana? "


Sesil memukul pelan lengan zee. "Dasar anak durhaka kamu dek, bisa-bisanya kamu doa-in yang buruk gitu buat orang tua. "


Zee dan sesil terkekeh melihat wajah jengkel risa. "Aku tu nggak doain bunda, cuma ngasih tau aja. " Elak zee yang diangguki sesil.


Risa mendelik melihat wajah tenang sesil. "Apa sih mbak, kok kayaknya tenang-tenang aja. "


"Aku tenang aja sih, pria tua itu kan bucin parah sama aku. " Ujar sesil terkikik geli. Risa dan zee hanya geleng-geleng kepala. Mereka juga sudah tau seberapa bucin dan posesifnya erik pada sesil, jadi pantas saja wanita itu tidak takut jika ada wanita nggak tau diri yang menggoda suaminya. Karena sudah pasti pria itu akan terus menempel seperti lintah padanya.


"Abang kgmu mana dek? "Tanya risa yang tidak melihat putra tampan nya yang satu itu.


" Masih dandan kali bun, kali aja abang lagi make up. "Celetuk zee santai. Sesil dan risa tertawa mendengarnya.


"Sebagai seorang laki-laki dari keluarga aksara, harus tampil maksimal dan jadi pusat perhatian. " Tutur daniel yang baru saja datang. Ia mencuri satu kecupan dipipi zee.


Zee meringis kesal kearah daniel. "Make up aku kak. Ish kenapa sih kalau nyium tuh harus ningglin liurnynya, jorok banget, bau lagi. "


"Enak aja bau, mana Ada, coba lagi ni. . ini. ."


Cup. . cup. . . cup. .


Daniel mencium pipi zee bertubi-tubi. Risa memukul pundak daniel. "Habis make up adeknya itu kak, ya ampun. Itupersiapan nya selama dua jam loh. " Omel risa sembari memperhatikan riasan zee.


"Ck, nggak luntur bun, kan make up mahal masa gitu aja luntur, kecuali kena hujan badai baru tuh . "Cetus daniel.


"Semua nya sudah siap? Jangan terlalu cantik, yang punya acara anak-anak muda, kenapa dandanan kalian terlihat lebih heboh. "Sahut daren yang tiba-tiba muncul dan ikut bergabung.


"Meskipun umur kita sudah tidak muda lagi, tapi jangan salah wajah kami masih belum kalah dengan anak kuliahan . Nggak kayak mas tuh, penampilan udah kayak daniel dn abi aja. "Risa menanggapi malas omongan daren.


" Bener itu, abang jangan salah, jiwa kami masih anak muda loh. "Sesil ikut menyahuti.


Yah, sejak malam pertunangan reynard dan zee sesil memutuskan memanggil daren dengan panggilan abang. Erik dan daren pun tidak keberatan. Karena memang sesil sendiri tidak memiliki kakak laki-laki.


"Sudah, jangan berdebat lagi. " Ujar risa. "Dek itu kayaknya mobil reynard udah datang, kalianburuan berangkat, nanti bunda sama yang lain nyusul. "Ucap risa mengingatkan.


"Iya bun. " Jawab zee.

__ADS_1


Zee berjalan anggun keluar rumah. Leo berjalan mengikuti zee dari belakang sampai kedepan mobil reynard.


Laki-laki itu terperangah melihat penampilan tunangan nya. Cantik, seksi dan anggun.


Gaun berwarna cream tanpa lengan. Dengan panjang sampai mata kaki dengan potongan yang pas melekat ditubuh zee memperlihatkan lekuk tubuh ramping gadis itu. Ada bagian seperti kain jaring mengkilap melekat dan menyatu sampai keleher serta menjuntai hingga bahu putih zee yang menambah kesan seksi dan dewasa.


Reynard berdecak kesl sekaligus kagum. Ia kesal karena penampilan zee yang cantik ini harus dilihat oleh laki-laki lain selain dirinya.


"Kamu nggak ada gaun lain? "Tanya reynard kesal.


" Mending aku nggak jadi pergi kalau kamu suruh aku ganti gaun lagi. "Sahut zee lelah.


Gaun yanh dia pakai adalah gaun kelima yang dipilih sesil dan risa. Sekarang reynard malah ingin dia ganti gaun lagi. Mending zee nggak usah pergi saja.


Reynard menghela nafas berat. " Ya udah ayo masuk. "Rey membuka kan pintu mobil depan dan memasngkan seatbelt setelah zee duduk nyaman.


Reynard melajukan mobilnya membela malam. Satu tangan nya memegang stir mobil dan satu lagi menggenggam tangan zee.


Berulang kali laki-laki itu mencium punggung tangan zee. Gadis itu hanya geleng-geleng kepala melihat kebucinan reynard.


Ting. . .


keheningan dalam mobil itu terpecah saat ponsel milik zee berbunyi. Ada pesan masuk dari siska. Gadis itu mengirimkan foto dirinya dan karen sedang bersama tiga curut yang sudah berada disekolah.


" Siska dan yang lain udah kumpul disekolah. "Jawab zee memperlihatkan foto diponselnya pada reynrd.


Reynard mengangguk dan menambah sedikit kecepatan mobilnya.


****


Beralih pada siska, karen dan tiga curut. Yang sekarang sedang asik berswa foto. Malam ini merupakan acara promnight SMA Aksara. Kelima manusia itu berpenampilan cukup rapi dan berbeda dari biasanya. Mereka benar-benar menunjuk kan sisi baru dalam diri mereka dimalam terakhir mereka menyandang status sebagai murid Sma.


"Eh, mojok yuk! " Saka menyenggol bahu siska hingga gadis itu terhuyung kesamping.


Siska langsung melayangkan pukulan keras dikepala saka. "Mojok bareng denis sono, gue mah ogah. " Jawab siska dengan wajah jijik.


"Apasih, ini orang-orang lagi rame loh, kalian suami istri masih aja ngeributin urusan ranjang. " Celetuk denis yang disambut kekehan oleh mereka terkecuali siska yang sudah naik pitam mendengar ucapan denis.


"Suami istri kepala lo. Najis banget, amit-amit dah. " Ucap siska memukul kepala nya beberpa kali.


"Hati-hati, benci sam cinta itu beda tipis loh, bahkan hampir sulit membedakan nya. " Celetuk saka menaik turun kan alisnya.


"Eh.. Eh.. Lihat deh, banyak para alumni juga yang datang ya. Wah gila, ini baka jadi tahu paing ramai ini. " Ujar karen memperhatikan sekeliling yang sudah sangat ramai.

__ADS_1


"Ya iya lah, lo lupa, para most wanted boy dan most wanted girl tahun ini bakal keluar semuanya. Ya pasti mereka nggak bakal melewatkan momen ini begitu saja. Sudah pasti hadirlah mereka. " Pungkas seno yang ikut mengedarkan pandangan kesekeliling.


"Alen, siska. "


Lima manusia itu mengalihkan atensinya kesumber suara. Tampak zee berjalan dengan anggun kearah mereka. Disamping zee ada reynard yang tampil dengan kemeja hitam yang lengan digulung hingga siku. Laki-laki itu tampak lebih dewasa demgan wajah datar dan dinginnya.


Dibelakang zee ada abi dan leo yang tak kalah tampan nya. Siska dan karen sampai meneguk air liur melihat sosok yang mereka idam-idam kan sejak dulu.


Para anak perempuan mulai heboh melihat perkumpulan murid populer itu. Mereka menganggumi dengan perasaan mengebu sampai berteriak dan menangis dengan lebay.


"Datang juga lo, cantik amat. " Ujar siska memperhatikan penampilan zee dari atas sampai bawah.


"Ini hasil kerja keras bunda sama mommy sesil. "Jelas zee.


"Ya , kalau zee sih, gue udah nggak ragu, beda lagi ama cewek sebelah. " Sindir saka yang masih suka mengoda siska.


"Heh, gue juga cantik kali, emang nya lo, penampilan lo sekarang nggak ada bedanya kayak baru bangun tidur. " Balas siska sengit.


"Udah ribut mulu, gue nikahin juga kalin berdua. "Timpal seno yang mulai jengah dengan tingkah dua manusia itu.


Siska melirik sekilas pada leo yang bertepatan laki-laki itu juga melirik kearahnya, namun hanya sebentar leo langsung membuang muka kearah lain. Siska hanya tersenyum kecil.


Meninggalkan pertengkaran tak bermutu para sahabatnya. Reynard merangkul pinggang zee dan membawanya duduk disebuah kursi yang memang disediakan untuk tamu. Sesekali reynard berdecak kesal saat mendapati beberapa pasang mata melirik kearah zee.


"Kapan acara nya dimulai, aku rasan nya pengen masukin kamu dalam saku aja baby. " Geram reynad yang lagi-lagi menangkap basah tatapan serigala kearah tunangan nya.


Zee terkekeh mendengar celetukan reynard. Entah kehidupan apa yang menantinya dimasa depan. Melihat sifat cemburu dan posesif laki-laki ini zee berani jamin kebebasan nya akan langsung terenggut begitu dia begelar 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪.


"Bentar lagi kayaknya mulai deh, itu para orang tua dan petinggi sekolah juga udah mulai datang. "Sahut zee saat melihat kakek dan sepupunya sudah datang.


Reynard ikut menoleh kearah pandangan zee dan benar saja disana juga terlihat papa zee dan keuarganya beserta daddy juga mommy reynard.


" Nanti pulang ke apart ya sayang. "Ajak reynard dengan suara manja.


Zee menggeleng. " Nggak bisa rey, kamu yang sabar dong seminggu lagi kan. "Jawab zee.


Reynard langsung cemberut kecewa, padahal seminghu lagi pesta pernikahan mereka. Tapi laki-laki itu tampak sudah tidak sabar dikelonin sama zee.


" Nanti mampir istirahat sebentar dirumah ya, tapi sebentar aja. "Sahut zee ketika melihat wajah muram teynard.


Reynard akhirnya tersenyum dan mengangguk menanggapi kaimat zee. " Kelonin ya baby. "Pinta reynard manja.


" Iya, ish, dasar bayi besar. "Ucap zee terkekeh sambil mencubit kedua pipi reynard.

__ADS_1


****


__ADS_2