Azeeyra

Azeeyra
TIDUR DENGAN DUA PRIA


__ADS_3

Reynard berdiri mematung di ambang pintu, ia tidak berani mendekati kekasihnya karena saat ini zee menatapnya seperti seekor singa yang kelaparan.


"Kenapa mendobrak pintu ? " Tanya zee melipat tangan didada.


Rey memiringkan kepalanya. "Kenapa aku mendobrak pintu? Apa aku tidak boleh kesini? " Tanya reynard balik.


"sebaiknya kamu katakan, selagi aku ngomong baik-baik. " Zee memandang reynard dengan sangat kesal, untung saja dia masih bisa tenang, kalau nggak sudah pasti reynard langsung dicakar dengan kuku-kuku cantiknya.


Rey membuang muka saat zee menatapnya. "Kamu tidur dengan pria lain. "


"Apa? " Suara zee cukup keras karena terkejut.


Reynard melihat zee sebentar kemudian kembali memaling kan muka. "Aku nggak suka kamu tidur dengan pria lain apa lagi sampai berpelukan. " Dada reynard kembang kempis karena marah.


Mendengar ucapan reynard zee kembali terkejut. "Apa kau sudah gila? " Suara zee sedikit membentak, ia bahkan mengubah panggilannya. Zee tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.


Daniel berdehem dan mencolek perut abi agar adiknya itu terbangun dari pingsan nya yang elegan itu. menilik dari nada suara zee yang mulai meninggi sudah pasti sekrang zee sedang marah, jangan sampai mereka ikut kena amuk.


Abi dan daniel bangun dari ranjang berjalan kaku seperti robot dan bersiap pergi keluar kamar.


"Kau menatap ku seakan bisa menembak kan peluru dari matamu itu. "Sengit daniel, saat akan melewati reynard , kekasih adik nya itu melihatnya dengan tatapan membunuh.


Wajah reynard menjadi sangat dingin, terbayang saat daniel mencium kekasihnya. Rahangnya kembali mengeras ketika daniel mencium kening zee.


" Jangan terlalu emosi, perut kamu bisa sakit lagi. "Kata daniel lembut, reynard menggertak kan giginya, memang nya siapa yang memancing emosi sepasang kekasih itu. Daniel kau benar-benar pria yang licik.


Andai daniel bukan orang penting dalam hidup kekasihnya, sudah pasti reynard akan menghajar daniel sampai ia merasa puas.


Sebelum keluar kamar abi dan daniel menepuk bahu reynard dan berbisik pelan. " Dia sedang datang bulan, ini hari pertamanya. "


Mata reynard melotot sempurna mendengar ucapan daniel, ia sangat tahu mood zee jadi lebih sensitif saat datang bulan. Sepertinya reynard sudah masuk kedalam jebakan dua manusia lucknat itu.Reynard menelan salivanya bersusah payah.


zee menarik tangan reynard saat laki-laki itu hendak keluar menyusul daniel dan abi.


"Mau kemana?"Pertanyaan biasa itu terdengar seperti sebuah ancaman bagi reynard,


Diluar kamar daniel dan abi cekikan menahan tawa, reynard kembali mengumpat dalam hati dengan segala macam sumpah serapah.


"Bee." Suara reynard melunak saat zee menatapnya dalam.


"Duduk."


Dengan patuh reynard duduk ditepi ranjang. Zee berdiri dengan tangan berlipat didada, ditatapnya laki-laki yang bergelar kekasih nya itu.


"Dengan pria mana aku tidur. " Tanya zee seperti mengintrogasi maling yang tertangkap karena mencuri.


Zee melirik rey yang memalingkan wajah. "Daniel dan abi. " Jawab reynard dengan suara lirih.


"Jelaskan, aku sedang tidak ingin banyak bicara. "Pinta zee yang langsung dituruti reynard.


" Aku melakukan panggilan video, abi yang mengangkat nya, daniel mencium mu berulang kali, bahkan memeluk perutmu juga, abi juga tidur dengan manja di lengan mu aku tidak suka. " Ungkap reynard yang tidak dapat menahan amarahnya.


Sia*, zee mengumpati daniel dan abi dalam hati, sudah pasti mereka sengaja memancing reynard yang kesabaran nya setipis tisu.


Zee tidak akan membiarkan kedua orang itu lolos begitu saja, tunggu zee menyelesaikan ini dengan reynard maka setelah itu giliran daniel dan abi.


Diruang tamu daniel dan abi bergidik, seolah merasa hal buruk akan terjadi pada mereka.


***

__ADS_1


"Pintu nya akan aku perbaiki, tolong jangan memarahi ku. "Kata reynard dengan wajah memelas.


Zee menghela nafas berat. Ia menatap mata reynard yang teduh menyelami lebih dalam, seolah terhipnotis zee mengangguk kan kepala pelan.


Begitu zee mengangguk kan kepala, reynard menarik tangan zee sehingga tubuh gadis itu terjatuh di atas ranjang. Kedua tangan reynard mengunci tubuh zee dalam kungkungannya.


Zee tidak terkejut, dia mulai terbiasa dengan sifat impulsif dari reynard.


"Aku minta maaf bee... Tidak seharus nya aku cemburu sama saudara kamu sendiri, tapi mereka seperti sengaja memancing emosi ku. " Ucapnya masih mencari pembelaan diri.


Reynard memberikan kecupan di bibir zee, dengan kuat zee mendorong dada reynard hingga laki-laki itu terdorong dan mundur kesamping ranjang.


Zee menatap reynard tak suka. "Kamu apa-apaan sih, nggak sadar mulut kamu bau. " Zee merasa kesal saat mencium aroma alkohol yang begitu menyengat dari mulut reynard.


Wajah reynard tampak sedih. "Maaf sayang. " Ucap reynard pelan.


Kalau reynard memasang wajah sedih seperti itu kan zee jadi merasa kasihan. Emang dasarnya zee orang yang baik hati dan tidak tegaan, apa lagi sama cowok tampan kayak reynard. Mana zee tega.


"Kamu marah? Aku janji tidak minum lagi? " Ujar reynard


Zee mengedik kan bahunya. "Aku nggak marah karena kamu minum alkohol, aku tuh kesal karena kamu sudah mendobrak pintu kamar ku.


"Kamu tidak peduli sama aku? Dan lebih mikirin pintu itu. " Reynard menatap zee tak percaya. "kamu nggak sayang sama aku lagi? " rey menatap wajah zee dengan memelas minta dikasihani. Terlihat seperti anak anjing, sungguh sangat menggemaskan


Tidak-tidak zee tidak boleh luluh dengan tatapan mengoda itu. Reynard pasti sengaja agar zee tidak marah lagi.


"Aku cemburu bee...! Dada ku sakit saat melihat ada laki-laki lain mencium dan memeluk mu. "


Zee menghela nafas pelan. "Aku nggak tau mereka melakukan itu, ya mungkin mereka sengaja mau bikin kamu marah. "


Lagi pula kenapa juga reynard marah, meski mereka tidur bersama juga tidak akan terjadi hal-hal yang di ingin kan.


"Jadi kamu tidak marah lagi kan, sayang. " Tanya reynard dengan senyum manisnya.


Zee mengeleng kan kepala pertanda ia tidak marah.


Reynard mendekati zee dan memeluknya erat. "Sayang banget sama kamu bee. "


Zee hanya membalas dengan sebuah senyuman.


Reynard mengurai pelukan nya kemudian menangkup wajah mungil zee dengan telapak tangannya yang besar.


Reynard mencuri satu kecupan di bibir zee. "Manis. " Ucap reynard terkekeh.


Zee menghapus jejak bibir reynard dengan tangannya. Reynard yang melihat zee mengusap bibirnya kembali memberikan kecupan. Zee dibuat bungkam ketika ia akan menghapus jejak bibir reynard dibibirnya lagi.


"Eugh.. Re-reey. "Reynard mencium zee dengan sedikit liar dan menuntut, tangannya mulai nakal meraba-raba apa saja yang bisa membuatnya merasa enak.


Zee menutup kedua matanya, tangannya mencengkram kuat bahu reynard.


Reynard menghentikan ciuman panasnya saat zee mulai kehabisan nafas. Bibir zee tampak merah dan bengkak.


"Kamu suka sayang? "Tanya reynard dengan senyum menggoda.


" Nggak suka, kamu mesum. "Dusta zee, ia berusah menenangkan detak jantungnya yang sedang berdisko ria.


"aku bukannya mesum, bibir kamu sangat manis, aku nggak munafik, aku akui aku kecanduan bibir kamu. "Ungkap reynard tersenyum, senyum yang sangat mempesona dan memikat hati siapa saja yang melihatnya. Mana mungkin zee bisa menolak pesona reynard.


Zee mengambil ponselnya di nakas dan mengetik kan sesuatu disana, setelahnya, meletakkan kembali di tempat semula.

__ADS_1


" Kemari! "Reynard menepuk pahanya meminta zee duduk disana.


Zee tidak menghiraukan permintaan reynard, ia naik ke atas ranjang dan berbaring membelakangi reynard.


"Are you oke baby? " Reynard naik ke atas kasur dan mendekati zee.


"Aku lelah, mau istirahat sebentar boleh? " pinta zee, reynard memeluk nya dari belakang, tangannya menelusup kedalam baju zee dan mengelus pelan perut ratanya.


"kenapa? Apa ciuman tadi mengecewakan? "reynard merasa sedih karena zee mengusirnya secara halus.


Zee mengerinyit, reynard ini terkadang memang sulit ditebak. Ada saja ucapan nya yang membuat zee bingung. " kamu kenapa sih pikiran nya mesum terus. "


"bagus dong sayang, berarti aku laki-laki normal kan. " ucap reynard membela diri.


Zee menghela nafas pelan. "boleh aku jujur? "


"tidak kalau itu hal yang buruk. "tolak rey cepat.


"aku akan tetap mengatakannya. "


"aku mohon jangan lakukan itu. "kata reynard dengan wajah memelas.


"aku ada sedikit urusan dengan leo, dan ini sangat penting. "zee menjelaskan dengan wajah serius.


" se penting itu? Apa aku nggak boleh tau. "


"nanti, setelah semuanya jelas aku akan cerita. " bujuk zee sembari mengubah posisinya menghadap reynard.


"sweet dinner malam minggu besok, mau? "zee mengeratkan pelukannya, ini langkah terakhir zee membujuk reynard, jika laki-laki ini tetap bersikeras, maka tidak ada lagi zee yang lemah lembut.


Reynard terdiam mencerna apa yang baru dia dengar . " kamu serius bee, malam minggu? Hanya kita berdua? "tanya reynard sambil menatap lekat wajah zee.


" benar hanya kita berdua! "balas zee


Reynard tersenyum malu-malu. "Aku sayang kamu baby! "lanjut reynard gugup dan salah tingkah.


Zee bergidik ngeri melihat tingkah reynard. "sekarang pergilah. "


Reynard bangun dari tidurnya dan mengambil posisi duduk. Ia menatap zee sambil tersenyum.


" ya udah aku balik ya, nanti aku suruh orang buat perbaiki pintunya. " ucapa reynard cepat sebelum gadis itu berubah pikiran.


Zee hanya mengangguk menatap kepergian reynard.


***


Leo menyodorkan sebuah amplop coklat bertali merah pada zee. "semua nya sudah ada disini nona muda. "


Begitu melihat reynard pergi, leo bergegas menemui zee di kamarnya, karena memang zee sudah mengirimkan pesan pada leo.


Zee membuka amplop coklat itu dan membaca informasi yang tertulis disana.


Zee menyeringai dan merapikan kembali isi amplop itu. "ini benar-benar kejutan. "


Leo memandangi zee. "lalu apa rencana nona selanjutnya? "


Zee membalas tatapan leo, danmemberikan kode dengan tangan agar mendekat padanya. Zee membisikan sesuatu pada leo, tampak leo mengangguk kan kepala pertanda mengerti dengan ucapan nona mudanya.


" lakukan malam ini, kita harus bergerak dengan cepat, jangan sampai ada yang tau. " ujar zee menatap leo dengan seringai jahat.

__ADS_1


"baik nona muda. " setelah mengatakan itu leo pamit dari hadapan zee dan kembali menyiapkan misi selanjutnya.


zee tidak akan membiarkan siapa pun menghancurkan keuarganya, dengan sekuat tenaga ia akan melindungi mereka dari orang-orang yang berniat jahat pada mereka.


__ADS_2