
Bus berhenti setelah sampai ditempat camping. Semua orang berebut untuk turun dari bus.
Reynard masih duduk diam membiarkan teman-teman nya keluar terlebih dahulu. Lagi pula zee juga masih tidur.
Karena sopir bus akan memindahkan mobilnya ketempat lain, reynard yang tidak tega membangun kan zee lebih memilih mengendong gadis itu keluar bus.
Begitu turun dari bus, semua mata yang tadi menikmati keindahan alam langsung teralih kearah reynard dimana zee ada dalam gendongan laki-laki itu.
Mereka semua berteriak dalam hati dan pikiran mereka, karena tidak ada yang berani mengeluarkan suara, ada yang kagum ada juga yang iri, seperti keyla dan temannya, dia menatap sinis kearah zee.
"Cih, murahan. " Keyla berdecih, kemudian pergi bersama teman-temannya. Dia merasa muak tiap hari harus menyaksikan kemesraan kedua orang itu. Tapi dimata keyla, zee lah yang menggoda reynard.
Zee menggeliat dalam gendongan reynard, perlahan matanya terbuka. Pertama kali dilihat nya rahang tegas reynard. Zee langsung mengalungkan tangan nya dileher laki-laki itu .
"Sudah bangun? "Tanya reynard menatap wajah zee.
" Emm, kenapa nggak dibangunin. "Zee menyandarkan kepalanya didada bidang reynard. Namun hanya sebentar karena detik berikutnya dia baru menyadari banyak pasang mata yang memperhatikan mereka.
Wajah zee memerah karena malu. " Rey, turunin aku! "Bisik zee ditelinga reynard.
" Yakin mau turun sekarang? "Tanya reynard dengan senyum menggoda.
Benar juga, mereka sudah terlanjur melihat adegan ini, dan tadi juga tanpa malu zee mengalungkan tangan dileher reynard, kalau sekarang dia tiba-tiba minta turun, apa itu akan terlihat aneh? Ah, bodoh amat, sejak kapan zee peduli omongan orang.
" Yakin, lagian aku juga mau gabung sama yang lain. "Ucap zee seraya menunjuk kearah siska dan karen.
Reynard mengangguk lalu menurunkan zee secara perlahan.
" Pergilah, jangan terlalu jauh. Kalau ada apa-apa segera teriak panggil nama aku. "Ucap reynard serius.
Zee terbahak mendengar ocehan reynard. " Panggil nama kamu nya berapa kali baru muncul? "
Reynard ikut tertawa setelah menyadari ucapan nya sendiri. "Sesuka hati kamu. "
Abi dan saka mendirikan sebuah tenda besar lalu meletakan meja panjang didalamnya. Tenda itu dibuat untuk dijadikan tempat meletak kan makanan.
Instruktur camping memberi arahan, kepada semua peserta agar berkumpul.
Setiap kelas didampingi satu guru pembimbing. Anak laki-laki bertugas memasang tenda. Sedang kan yang perempuan bertugas menyiap kan makanan.
Tenda didirikan tidak jauh dari sebuah vila bergaya klasik milik keluarga aksara. Villa itu sendiri berada di atas pegunungan, tidak terlalu tinggi tapi cukup bagus jika melihat pemandangan dari atas villa.
Mereka memilih tempat itu karena memang acara ini disponsori langsung dari pihak sekolah yaitu kakek nya zee. Tanah dibelakang villa cukup luas dan disana lah mereka mendirikan tenda.
__ADS_1
"Wah, indah banget ya tempat nya, baru tau ada tempat sebagus ini. " Celetuk salah satu murid.
"Ho'oh, gue penasaran sekaya apa keluarga aksara sampai punya villa dan tanah seluas ini. " Timpal yang lain.
"Nggak usah dipikirin, takutnya lo stres dan gila. "
" Hahahhah. "Mereka tertawa dengan bayolan mereka sendiri.
"Gue baru tau loh, keluarga lo punya villa disini. " Celetuk siska pada zee. Saat ini mereka sedang duduk dibawah sebuah pohon yang cukup rindang. Rasanya nyaman karena udara yang sangat sejuk.
"Bener, kapan-kapan libur disini yuk, kita-kita aja gimana? " Karen menimpali.
Sebelum zee menjawab omongan siska dan karen, seorang pria muda datang menghampiri mereka.
"Permisi, siapa diantara kalian bertiga yang bernama azeeyra? " Tanya pemuda itu kepada zee dan dan dua temannya.
Leo yang tak jauh dari zee mulai mendekat ke arah nona mudanya.
"Ada apa? " Bukan nya menjawab zee malah balik bertanya.
"Oh, sepertinya kamu nona muda azeeyra!, saya mengantarkan makanan yang dipesan tuan muda daniel untuk anda dan teman-teman anda nona. " Pria itu menujuk ke sebuah mobil pengantar makanan.
"Oh, iya, baik, terimakasih, aku akan meminta teman-teman membantu anda. " Ucap zee.
Zee meminta leo untuk memberitahu abi tentang makanan yang dikirim daniel.
****
"Baik anak-anak, saya baru saja dapat informasi bahwa tuan daniel briano aksara mengirimkan makan siang buat kita semua, jadi siang ini kita tidak perlu memasak. "Instruktrur camping memberi tahu semua murid.
Semua murid bersorak senang karena mereka tidak perlu memasak. Mereka merasa lelah dan ingin segera beristirahat, ditambah cuaca yang dingin meski waktu sudah sangat siang. Mungkin karena mereka ada atas gunung apalagi banyak pohon disekitar yang menambah sejuk udara.
Yang laki-laki membantu mengeluarkan makanan dari mobil, sementara yang perempuan menyiapkan peralatan makan, dan menata makanan ditenda yang tadi didirikan oleh abi dan saka.
"Baik lah semua nya ayo berkumpul dulu. "Teriak instruktur camping. Semua murid langsung berkumpul dengan patuh.
" Sebelumnya terimakasih atas kerja keras kalian hari ini. "Ucap instruktur yang disambut tepuk tangan oleh semua murid. " Karena rencananya kita akan berada disini selama dua hari yang terhitung mulai besok, jadi hari ini kita tidak ada kegiatan wajib. "Kembali tepukan riuh dari para murid.
Dengan menikmati makan siang bersama mereka instruktur menyatakan acara camping resmi dibuka .
"Kalian boleh menikmati suasana alam disini, bebas, tapi jangan pergi terlalu jauh, dan ingat, tidak boleh merusak apapun. " instruktur mengingatkan semua murid agar tidak merusak alam. " Baik lah, nikmati waktu kalian dan kita berkumpul kembali sebelum makan malam. "
Instruktur camping menutup pembicaraannya, dan semua murid mulai berpencar berkelompok bersama teman-temannya.
__ADS_1
Zee, siska dan karen memilih tidur siang didalam tenda. Memang tiga kucing yang malas.
Tak terasa malam telah tiba, suasana di pegunungan mulai terasa dingin. Perkemahan mulai tampak terang karena api unggun yang menyala ditengah-tengah kemah.
Selesai makan malam, beberapa murid ada yang bermain gitar sambil menyanyi, ada juga yang berjoget, sedangkan anak cewek kebanyakan sudah masuk tenda, dan sebagian ada yang main truth or dare.
Zee, siska dan karen sudah berganti piyama, seperti yang mereka rencanakan piyama yang mereka pakai kembar tiga, terlihat lucu dan menggemaskan.
Setelah berganti piyama mereka bertiga keluar tenda dan ikut duduk dekat api unggun bersama reynard dan teman yang lain.
Reynard menatap zee, gadis itu tampak manis mengunakan piyama pink yang dia kenakan. Rey berdecak kesal, ia membuka jaketnya dan memakaikan pada zee, rey tidak suka jika ada yang melihat zee memakai pakaian imut itu, ditambah dari tadi beberapa pasang mata terus saja melirik kearah kekasihnya, ia merasa ingin mencongkel mata mereka.
Saka dan denis menyanyikan lagu noah '𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘪𝘵𝘢' diiringi petikan gitar dari seno, mereka duduk mengelilingi api unggun sambil bertepuk tangan.
𝘞𝘢𝘬𝘵𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶 . . . 𝘛𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘪𝘵𝘢
𝘒𝘪𝘯𝘪, 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘶 𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘵𝘢𝘸𝘢 𝘮𝘶
𝘛𝘶𝘬 𝘩𝘢𝘱𝘶𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘴𝘦𝘱𝘪 𝘥𝘪𝘩𝘢𝘵𝘪 𝘈𝘥𝘢 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩
𝘋𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘥𝘶𝘭𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘢
𝘈𝘥𝘢 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘥𝘢𝘩
𝘚𝘢𝘢𝘵 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘶𝘬𝘢, 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘢𝘸𝘢
𝘛𝘦𝘳𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘢𝘸𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘊𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘪𝘵𝘢
𝘈𝘥𝘢 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢
𝘋𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘚𝘮𝘢
𝘈𝘥𝘢 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘥𝘢𝘩
𝘚𝘢𝘢𝘵 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘶𝘬𝘢, 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘢𝘸𝘢. . .
Anak perempuan yang ikut bernyanyi menangis sesegukan, zee, siska dan karen yang ikut terbawa suasana juga menangis. Mereka mengingat bagaimana perjuangan mereka selama tiga tahun di Aksara.
Dimana saat pertama sekolah mereka masih malu-malu yang kemudian jadi tak tau malu, saling muji yang akhirnya jadi saling mengejek. Yang tadi nya berhati-hati dalam bicara jadi blak-blakan. Yang tidak saling kenal jadi teman tiga tahun, saling baper, ngakak bareng dan banyak hal lagi yang mereka lakukan.
Dan semua itu hanya tinggal kenangan sekarang. Kisah yang tidak akan pernah terulang lagi. Suatu hari masa ini akan mereka rindukan.
****
__ADS_1