
Pagi-pagi sekali Aera sudah bangun untuk membantu ibu Rosita memasak di dapur, hari ini Area mendapat jatah libur selama 3 hari karena Aksa akan berangkat ke Singapure, Nevan yang baru saja bangun dengan menggendong Abi dan Ara di kedua tangan besarnya.
"Mommy? uti?". panggil Abi.
Aera yang mendengar anaknya sudah bangun, Aera pun segera mendekat ke sumber suara, Aera melihat Abi dan Ara masih di gendongan Nevan.
"Abi, Ara". panggil Aera.
"Mommy?". Abi yang memberontak ingin di turunkan dari gendongan Nevan.
"Kalian sudah bangun?". tanya Aera.
"Aku ingin mengajak mereka ber 2 ke pantai, apa kamu mau ikut?". ucap Nevan mulai mendekat pada Aera.
"Bukannya kamu harus bekerja?". tanya Aera.
"Aku mengambil libur selama 2 hari untuk bermain bersama mereka". jawab Nevan.
"Baiklah". jawab Aera singkat.
"Kalau kamu tidak mau ikut tidak apa-apa, aku akan menjaga mereka ber 2". ucap Nevan.
"Tidak, aku akan ikut, kamu akan kerepotan bila sendirian menjaga mereka, aku akan siap kan keperluan mereka dulu". ucap Aera berjalan pergi masuk kamar.
__ADS_1
"Baiklah".
Area dan anak-anaknya pun sudah siap, begitu pun dengan Nevan yang sudah siap menggunakan kemeja pantai yang kemarin dia bawa dari rumah, dengan Aera yang sudah memakai baju pantai, memperlihatkan kaki mulus dan jenjangnya, di dalam mobil Nevan terus melirik pada Aera, karena Nevan tidak suka melihat Aera menggunakan baju pantai karena Aera begitu sangat cantik, apa lagi terlihat kulit mulusnya, namun Nevan tidak berhak untuk mengkomplin baju Aera, menyadari sudah mantan istri. di dalam mobil Abi dan Ara begitu sangat bahagia, menikmati perjalanan, yang sudah masuk di daerah pantai, tidak lama hanya membutuhkan waktu setengah jam mobil yang di tumpangi mereka ber 4 pun sudah tiba di parkiran pantai, pantai tidak terlihat begitu ramai, karena hari ini bukan hari libur.
Aera sudah keluar lebih dulu dengan menggandeng Abi dan Ara, dengan di ikuti Nevan di belakangnya, Ara yang sudah melepaskan genggamannya dari Aera untuk mendekat pada daddy-nya.
"Daddy?". Ara yang mengangkat tangannya untuk minta di gendong.
Nevan yang melihat tingkah anaknya pun dengan sigap langsung menggendongnya, dan Nevan pun kembali berjalan mengikuti Aera.
Setelah membayar beberapa tiket masuk, Ara dan Abi mengajak Nevan untuk membeli permen lolipop, sedangkan Aera menunggu di bawah podon yang sangat rindang, Aera menikmati pemandangan pantai yang begitu indah, dengan deburan ombak yang tidak terlalu besar, angin yang sepoi-sepoi terus menyapu rambut hitamnya.
"Mommy?". panggil Ara dari jauh sambil menunjukan permen lolipop nya.
"Mommy mau?". Abi yang memberikan permen pada mommy nya.
"Tidak sayang, makan kalian saja". ucap Aera sambil mengusap rambut anaknya.
"Minumlah ini, tadi aku membelikan minuman untukmu". Nevan yang memberikan minuman pada Aera.
"Terimakasih". jawab Aera sambil tersenyum tipis.
Lalu Nevan pun mengajak Abi dan Ara untuk bermain pasir, yang tidak jauh dari tempat duduk Aera, Aera sangat begitu bahagia melihat anak-anaknya tersenyum lepas bersama daddynya, mereka ber 3 berlari-lari bersama dan tersenyum bersama, Aera yang melihat mereka ber 3 bahagia, tiba-tiba Aera merasa terharu dan sudah menitihkan air matannya.
__ADS_1
"Aku rindu moment indah ini, aku rindu senyum kalian semua, bahkan kalian begitu sangat bahagia di dekat daddy kalian, semoga moment ini tidak akan pernah hilang". ucap Aera di dalam batinnya.
Nevan yang dari tadi sedikit melihat Aera yang terus tersenyum , Nevan merasa begitu sangat bahagia, Nevan merasa hari-harinnya sudah mulai berubah tidak merasa sepi lagi, sudah bisa melihat senyum anak-anaknya dan mantan istrinya.
"Apa kau bahagia Aera dengan melihat kita tersenyum bersama, bahkan aku sudah lama tidak melihat senyum indah mu itu, kalian adalah anugrah terindah yang tuhan titipkan kepadaku, aku berjanji akan selalu membahagiakan kalian". Nevan yang masih memandang Aera dari jauh.
Tidak terasa hari semakin sore, Nevan dan Aera memutuskan untuk segera pulang, karena angin pantai juga begitu mulai sangat kencang dan suasana semakin dingin, mereka ber 4 pun sudah masuk ke dalam mobil, Abi dan Ara yang terdiam di pangkuan Aera merasa sangat lelah seharian bermain, dengan Nevan yang masih fokus pada jalanan.
"Terimakasih kau sudah mengajak mereka ber 2 bermain". ucap Aera yang menoleh pada Aera.
"Aku yang seharusnya berterimakasih kepadamu". ucap Nevan dengan memberikan senyuman tipis.
"Berterimakasih untuk apa?". tanya Aera.
"Terimakasih sudah membesarkan mereka dengan baik di saat aku tidak bersama kalian". ucap Nevan.
"Bukankah dulu kamu yang bilang sendiri, aku akan menjadi ibu yang luar biasa untuk mereka ber dua".
"Bahkan kamu melebihi ibu yang luar biasa untuk mereka". ucap Nevan kembali tersenyum kepada Aera.
Aera yang mendengar ucapan Nevan pun kembali memberikan senyuman tipis, dan Nevan pun kembali melajukan mobilnya lumayan kencang, melewati beberapa pemandangan indah dan sungai-sungai kecil, saat di perjalanan Abi dan Ara sudah tertidur dengan pulas, tidak lama meraka ber 4 pun sudah sampai di kediaman Aera, Nevan sudah memperhentikan mobilnya, dan sudah bersiap untuk turun dengan membopong badan Abi untuk masuk ke dalam rumah, dan di susul Aera yang sudah membopong badan Ara,
Karena hari semakin sore, dengan Abi dan Ara yang sedang tidur, Nevan segera berpamitan untuk pulang,
__ADS_1