Baby Twins Ku

Baby Twins Ku
Kembali bersama


__ADS_3

Nevan dan Aera yang baru saja tiba di rumah ibu rosita, Nevan sudah turun lebih dulu untuk membukakan pintu mobil untuk aera, saat Nevan dan Aera berjalan akan masuk ke rumah, mereka ber dua sudah di sambut dengan bahagia oleh ibu Rosita, dan anak-anaknya.


"Mommy, daddy". Abi dan Ara yang memanggil orang tuanya bersamaan.


"Hay sayangnya mommy". Aera yang berjalan mendekat sudah memeluk ke dua anaknya.


"Wah sayangnya daddy udah mandi ya?". Nevan yang juga mendekat pada anak-anaknya.


Ibu Rosita yang melihat anaknya bahagia, ibu Rosita pun sudah mendekat pada mereka ber 4. "Selamat ya buat kalian berdua, ibu ikut bahagia, semoga kalian selalu bahagia dan hidup dengan damai hingga kakek dan nenek". ucap ibu Rosita pada Nevan dan Aera.


"Terimakasih ya bu, terimakasih buat semuanya". ucap Aera yang sudah memeluk ibunya.


"Iya sayang, ibu harap kau selalu bahagia ya bersama nak Nevan, dan anak-anak kalian". ucap ibu Rosita lalu di beri anggukan pelan oleh Aera.


Nevan yang melihat mertua dan istrinya berpelukan, Nevan pun sudah mendekat pada mertuanya dan Aera, Nevan sudah ikut meng haru biru. "Saya juga mengucapkan terimakasih banyak ya buk, terimakasih atas segala nya, terimakasih juga sudah melahirkan sosok wanita yang luar biasa seperti Aera". ucap Nevan pada ibu Rosita.


"Iya nak Nevan, saya titip mereka lagi dengan baik ya". ucap ibu Rosita.


"Iya buk, saja berjanji akan menjaga mereka dengan baik". jawab Nevan.


Hari semakin larut, setelah berbincang-bincang bersama di ruang tamu, Aera sudah membersihkan diri lebih dulu, Abi dan Ara juga masih sibuk bermain di kamar ibu Rosita, dengan Nevan masih sibuk dengan benda lipat nya untuk mengirim beberapa pekerjaannya, Aera yang melihat Nevan masih sibuk, Aera pun mendekat pada suaminya.

__ADS_1


"Apa kamu tidak akan mandi sayang?". tanya Aera pada Nevan.


"Apa kamu sudah mandi sayang?". Nevan yang balik bertanya.


"Sudah". jawab Aera.


Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Nevan segera beranjak untuk mandi, Nevan sudah mengambil handuk, dan segera masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan Aera yang sedang tiduran di atas ranjang dengan memainkan ponselnya, tidak lama Nevan pun sudah keluar dari kamar mandi masih berbalut handuk untuk menutupi pinggangnya, Aera yang melihat suaminya sudah keluar Aera sudah menyiapkan pakaian untuk Nevan.


"Apa Abi dan Ara tidur di kamar ibu sayang?". tanya Nevan sambil memakai bajunya.


"Sepertinya iya, biasanya juga tidur dengan ibu mereka ber 2". jawab Aera.


"Kamu mau kemana sayang?". Nevan yang sudah menarik tangan Aera.


"Ke kamar ibu". jawab Aera singkat lalu berjalan namun di cegah oleh Nevan.


"No, kamu sudah menjadi istriku lagi". ucap Nevan yang terus menghalangi Aera untuk pergi, namun saat Nevan menghalangi Aera dan berdiri di depan Aera, tiba-tiba handuk yang membalut pinggang Nevan lolos begitu saja dari badan Nevan.


"Aaaa, kenapa kamu tidak memakai ****** *****?". teriak Aera yang sudah menutup mukanya dengan telapak tangannya.


Nevan yang melihat ekspresi Aera, hanya tertawa geli, Nevan pun kembali mengambill handuknya dan kembali membalutkan handuk di pinggangnya."Seperti pertama kali melihatnya saja, dulu kan juga sudah sering melihatnya". ucap Nevan yang masih tertawa.

__ADS_1


"Hiss jangan bercanda, sana pakai celana". ucap Aera sambil memukul badan Nevan pelan.


"Tidak mau". ucap Nevan yang sudah mendekat pada tubuh Aera, Nevan sudah melesatkan bibirnya ke bibir merah muda Aera, tangannya sudah mulai meremasi aset kembar milik Aera, Aera yang mendapat sentuhan lembut, merasa sangat nyaman dan menikmatinya, Nevan sudah menarik tali piyama Aera, Nevan sudah merasa meng gebu-gebu karena sudah lama sekali tidak menyentuh tubuh Aera sejak mereka bercerai, namun saat mereka ber dua akan memulai aksinya, tiba-tiba Nevan dan Aera mendengar Abi dan Ara yang me manggil-manggil mereka ber dua.


Nevan dan Aera yang mendengar suara Abi dan Ara saling bertatapan."Pintunya belum di kunci sayang". ucap Aera yang sudah panik.


Nevan yang mendengar ucapan Aera langsung menarik handuk lagi untuk menutupi tubuh polos bawahnya, Nevan segera menuju ke pintu, saat pintu sudah di buka, Abi dan Ara sudah berdiri di depan pintu.


"Daddy". sapa Abi dan Ara bersamaan dengan sangat ceria.


Aera yang melihat anaknya sudah berdiri di depan pintu dan akan masuk ke kamar, Aera segera menutup tubuh polosnya dengan selimut, walaupun Abi dan Ara masih kecil dan belum tau, tapi mereka ber 2 adalah anak yang pintar, Aera takut mereka ber dua akan bertanya hal-hak yang aneh.


"Sayang nya daddy kenapa belum tidur?". tanya Nevan pada 2 malaikat kecilnya.


"Kita berdua ingin bobok sama mommy dan daddy". jawab Abi yang sudah masuk ke dalam kamar, lalu di susul oleh Ara yang juga ikut masuk.


Nevan yang mendengar ucapan Abi sontak langsung mengusap wajahnya sendiri. "Duh gagal belah duren malam ini". ucap Nevan pelan.


Aera yang melihat ekspresi wajah Nevan, Aera sudah terkekeh di atas ranjang, Aera pun segera beranjak untuk masuk ke dalam kamar mandi untuk memakai pakaiannya lagi, dengan Abi dan Ara yang masih bermain bersama di atas ranjang, Nevan sedikit kesal namun juga bahagia, melihat anak-anaknya tersenyum dengan bahagia, Nevan juga merasa sangat bersyukur bisa kembali bersama dengan Aera dan anak-anaknya.


Hari semakin malam, dan suasana juga semakin dingin, Abi dan Ara juga sudah tetidur dengan pulas, setelah bermain bersama dengan daddy-nya, Aera dan Nevan juga sudah merasa sangat mengantuk dan lelah, mereka ber 2 pun akhirnya juga memutuskan untuk segera tidur.

__ADS_1


__ADS_2