Baby Twins Ku

Baby Twins Ku
Tiket liburan


__ADS_3

Malam pun sudah tiba, setelah seharian bermain di depan rumah Abi dan Ara sudah tertidur dengan pulas, mereka ber 2 terlihat sangat capek, dengan Aera yang baru saja keluar dari kamar mandi selesai cuci muka dan gosok gigi untuk persiapan tidur.


Namun saat Aera sedang memakai secincare rutin malamnya, Aera melihat suaminya seperti biasa masih sibuk di meja kerjanya masih mongotak-atik benda lipatnya, Aera masih menatap punggung suaminya.


"Sayang kamu tidak tidur? badan mu belum pulih total lo". ucap Aera yang masih di depan kaca riasnya.


"Sebentar lagi sayang, nanggung sedikit lagi selesai". jawab Nevan tanpa menoleh pada Aera.


"Ya sudah kalau begitu aku tidur dulu tidak apa-apa ya sayang?". ucap Aera yang mulai beranjak ke atas ranjang.


"Sebentar sayang jangan tidur dulu, ada sesuatu yang ingin ku tunjukan kepada mu". Nevan yang sudah menoleh pada istrinya.


"Apa sayang, awas kalau nunjukin yang aneh-aneh". ucap Aera yang masih menatap pada suaminya.


Nevan pun sudah membuka laci di mejanya. "Tara? ini dia?". Nevan yang sudah menunjukan 4 tiket pesawat di tangannya.


"Kertas apa itu sayang?". tanya Aera yang tidak tau.


"Ini tiket pesawat sayang, mari besuk kita berlibur ke bali bersama". ucap Nevan yang sudah mendekat duduk di sebelah Aera.


"Wahh yang benar sayang kita akan berlibur besuk, tapi kan kondisimu belum pulih total". ucap Aera.


"Tidak apa-apa sayang, aku sudah sembuh, dan dulu kan aku sudah janji sama kamu waktu kita berlibur di bali, waktu kamu masih hamil Twins, kita akan berlibur lagi ke sana kalau mereka sudah lahir". ucap Nevan yang sudah memeluk istrinya.


"Aaaa kenapa kamu masih ingat dengan ucapanmu itu sayang". Aera yang merasa bahagia.


"Ingat dong, aku kan selalu menepati janjiku, dulu bahkan aku berjanji pada diriku sendiri sayang saat kita bercerai". ucap Nevan yang terus menatap wajah cantik istrinya.


"Emang kamu dulu berjanji apa sayang?". tanya Aera.

__ADS_1


"Aku berjanji akan mendapatkan kamu lagi, dan menggenggam tangan kalian lagi sampai aku menutup usia". jawab Nevan sambil tersenyum tipis.


"Aaaa sudah, ini sudah malam, jangan gombal terus sayang". Aera yang tersipu malu dengan ucapan Nevan.


Nevan yang melihat pipi Aera sudah memerah karena tersipu malu, Nevan pun hanya tersenyum tipis, dan sudah memberikan kecupan di kening Aera. "Kita berangkat besuk siang ya?". ucap Nevan.


"Berarti kita malam ini harus kemas-kemas dong?". tanya Aera.


"Betul sekali ibu negara, bawaan kita akan banyak besuk, karena sekarang sudah ada malaikat 2 kita". Nevan yang melihat pada ke dua anaknya yang tertidur pulas di atas kasur.


"Tapi kenapa kamu sangat tiba-tiba sayang mengajak kita liburan?". tanya Aera lagi.


"5 hari lagi kan Abi dan Ara ulang tahun, sebelum merayakan ulang tahun mereka, aku ingin mengajak kalian liburan dulu". jawab Nevan.


"Wahhh benar-benar Ayah dan suami idaman,terimakasih sayang". Aera yang sudah memeluk tubuh suaminya.


Aera yang mendengar ucapan suaminya pun sudah mengangguk pelan, mereka ber 2 segera menata beberapa keperluan mereka ber 4, dengan Nevan yang sudah merapikan dan menyelesaikan pekerjaannya, Nevan pun dengan sigap membantu istrinya untuk menyiapkan keperluan liburan besuk, dengan mereka ber 2 yang terus bercanda tawa sambil membereskan barang-barang ke dalam koper.


"Sayang tapi kenapa kamu bisa memesan tiket, dari tadi pagi kamu di rumah". tanya Aera yang masih memasukan baju anak-anaknya ke dalam koper.


"Tadi aku suruh Aksa untuk membelikannya sayang, kebetulan Aksa tadi lewat rumah kita, sekalian deh aku suruh beliin tiket". jawab Nevan.


"Owh tadi Aksa ke sini, kenapa aku tidak lihat ya?". tanya Aera lagi.


"Iya tadi kamu di belakang, dan Aksa hanya sebentar saja karena dia sedang buru-buru harus ke rumah kerabatnya". jawab Nevan.


"Begitu rupanya". Aera yang tersenyum tipis pada Nevan.


Waktu sudah menunjukan setengah 12 malam, setelah beres-beres semua barang sudah tertata rapi di dalam koper, Nevan dan Aera sudah merasa sangat lelah dan mengantuk, mereka ber 2 pun sudah mulai beranjak ke atas ranjang untuk segera beristirahat, karena perjalan mereka besuk cukup jauh, Aera sudah tidur di sebelah Ara, dan Nevan pun juga sudah tidur di sebelah Abi.

__ADS_1


"Tidur dengan nyenyak ya sayang, biar besuk terlihat fres". ucap Nevan pada Aera.


"Iya sayang, kamu juga ya". jawab Aera.


"Good night ibu negaraku". ucap Nevan yang sedikit jauh dari posisi tidur Aera.


"Good night juga kapten keluarga kecil ku". Aera yang sudah ternyenyum tipis.


Nevan dan Aera pun sudah mencium kening anak-anaknya, dan sudah memejamkan matanya bersamaan, mereka ber 2 pun sudah tertidur dengan pulas di samping anak-anaknya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


ā¤Romantis amat yak mereka ber 2, yuk yang belum like dan vote, Author masih semangat ni mengingatkan😊 terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2