
Nevan dan Aera masih di dalam ruangan pasien, dengan Nevan yang terus menggendong anak perempuannya, sedangkan Aera masih memberi Asi kepada anak laki-lakinya.
"Mereka begitu tampan dan cantik ya sayang?". Aera yang terus menatap wajah tampan anaknya.
"Iya sayang, lihat dong mommy dan daddynya juga cantik dan tampan". Nevan yang sedikit tersenyum.
Aera yang mendengar ucapan suaminya hanya tersenyum tipis. "Selamat datang di dunia twins mommy dan daddy, tumbuhlah menjadi anak yang mencintai keluargamu, orang kain, dan juga tuhanmu ya sayang". Aera yang sudah mengecup anaknya.
"Selamat datang ke dunia malaikat kecil daddy, jadi lah laki-laki dan wanita yang kuat dan tangguh ya sayang, karena kalian lahir dari rahim seorang ibu yang tangguh dan luar biasa, dan daddy harap kalian juga seperti itu". ucap Nevan juga mengecup anak perempuannya.
Nevan dan Aera kembali merasa terharu, mereka masih saja tidak percaya di berikan titipan oleh tuhan sosok malaikat 4 di kehidupan mereka.
Saat Nevan dan Aera masih merasakan haru bahagia, mama Serli, papa Erlik dan ibu Rosita pun sudah datang, mereka ber 3 sudah masuk ke dalam ruangan Aera.
"Hay cucu ke dua oma". mama Serli yang sudah berjalan mendekat.
"Hay oma". sapa Aera.
Mama Serli yang melihat cucunya Cowok dan Cewek tiba-tiba mengharu biru. "Luar biasa, cucu oma cowok dan cewek lagi". Mama Serli yang tiba-tiba sudah berkaca-kaca.
"Wah mereka begitu cantik dan tampan sekali, sini biar ibu gendong". ibu Rosita yang sudah mengambil alih bayi laki-laki di tangan Aera.
"Kamu luar biasa Van, anak-anakmu semua lahir dengan sehat". papa Erlik yang memukul pundak anaknya, dan Nevan pun hanya tersenyum tipis atas ucapan papanya.
__ADS_1
"Ma, Abi dan Ara ikut siapa?". tanya Nevan tiba-tiba pada mamanya.
"Owh iya Abi dan Ara ikut bik ina, mama tidak mungkin kan membawa mereka ke rumah sakit, mama dan papa juga tidak akan lama di sini". jawab mama Serli.
"Baiklah kalau begitu". jawab Nevan.
"Sini biar mama yang gendong baby satunya". mama Serli yang mengambil alih bayi perempuan dari tangan Nevan.
"Uluh-uluh cucu oma yang cantik, selamat datang di dunia ya sayang". mama Serli yang mengusap pipi mungil cucunya.
"Aku juga tampan lo oma, aku pasti tubuh besar dengan pintar besuk seperti daddy". ucap mama Serli yang membasakan cucunya.
Mereka ber 5 pun begitu merasa sangat bahagia, bercanda tawa bersama, dengan mama Serli yang terus menggoda suaminya dan anaknya, di dalam ruangan begitu sangat rame terdengar canda tawa mereka.
"Untuk anak ke 2 ini namanya aku serahkan kepada Aera buk, Aera yang akan memberi nama untuk mereka, karena dulu aku sudah memberi nama untuk Abi dan Ara". jelas Nevan pada mertuanya.
"Apa kamu sudah menyiapkan nama Aera?". tanya ibu Rosita pada anaknya.
"Sudah buk, Babby yang cowok Aera akan beri nama ANANDA BILLAL ADELAQ ERLIK yang artinya laki-laki yang menjunjung tinggi kehormatannya dan tahtanya, sedangkan yang baby cewek Aera akan beri nama ANINDIRA ZAHRA AYU MASAYU yang artinya wanita berparas cantik dan berhati mulia, untuk nama belakang Aera ambil dari nama Aera sendiri dan nama Mas Nevan". ucap Aera kepada mereka semua.
"Wahhh istriku sangat pintar sekali memberi nama, namanya bagus sayang". ucap Nevan memberikan senyuman tipis.
"Terimakasih sayang". Aera yang juga tersenyum pada suaminya.
__ADS_1
"Agak susah ya namanya, tapi bagus ibu suka". ucap ibu Rosita juga.
"Iya bagus, lalu panggilan mereka siapa sayang?". tanya mama Serli pada mantunya.
"Panggilannya ANAN DAN ANIN ma". jawab Aera.
"Baiklah, mereka semua namanya berawal dengan huruf A ya, Aera, Abi, Ara, Anan, Anin, Nevan tidak ikut buang saja". celetuk mama Serli.
Mereka semua yang mendengar ucapan mama Serli kembali tertawa, namun Nevan menjadi sedikit jengkel karena terkucilkan oleh mamanya sendiri. "Tapi tanpa aku mereka tidak akan lahir ma". perotes Nevan pada mamanya.
"Iya-iya anak mama yang tampan". mama Serli yang tersenyum pada anaknya.
"Siapa suruh kasih nama Aku Nevan". grutu Nevan tanpa menatap mamanya.
"Itu salahkan pada papamu, papamu yang memberi nama". ucap mama Serli melihat pada suaminya sambil tertawa.
"Nama itu yang penting Arti dan maknanya bukan cantik dan bagusnya, papa kasih nama kamu NEVAN DAHENDRA ERLIK karena memiliki arti seorang pendekar dan pemimpin yang adil dan cerdas". ucap papa Erlik.
"Iya benar sekali, ibu juga kasih nama kamu AERA ALIN MASAYU karena artinya wanita yang memiliki jiwa nurani yang luas dan megah". ucap ibu Rosita kepada anaknya.
"Kenapa kita jadi bahas nama ya, sudah-sudah kasian babbynya di anggurin ni". ucap mama Serli yang kembali mengecup cucunya.
"Iya ni, seakan mereka hanya mendengarkan saja tidak menangis". ucap ibu Rosita.
__ADS_1
Suasana ruangan masih bahagia, hingga tidak terasa hari pun semakin siang, Papa Erlik dan mama Serli segera pamit untuk pulang, karena harus menjemput Abi dan Ara, sedangkan ibu Rosita masih menunggu Aera dan cucu-cucunya di rumah sakit bersama Nevan, karena ibu Rosita tidak tega melihat Aera dan Nevan mengurus baby-babynya sendiri.