
" oh iya kita belom kenalan, (bella mengulurkan tangannya) lalu berkata " Bella". Rayyanpun menyambut uluran tangan Bella "Rayyan".
Kamu sering kesini Bell?, sepertinya penjualnya dah akrab ma kamu?". sambil menunjukkan wajah yang berbinar binar karena kesukaannya pada makanan disitu, bella menjelaskan,
"sering karena mie ayam itu salah satu makanan favoritku"
Saat itu juga datanglah pesanan mereka. Sebelum makan bella berkata "jadi kau penyuka Bakso?". Rayyan tersenyum dan menjawab, "Nggak suka banget sich tapi kalo disuruh milih mie ayam ato bakso, pilih bakso". Merekapun mulai menikmati hidangan mereka. Setelah Rayyan memasukkan suapan pertamanya, Bella bertanya " gimana". "lumayan enak" jawab Rayyan. Bella lalu berkata " mau coba mie ayamnya?". "Lain kali aku kan coba", kata Rayyan".
Mereka lanjut menikmati makanan mereka. Beberapa menit kemudian Rayyan selesai dengan makanannya, sementara Bella masih melanjutkan makannya.
Rayyan melihat gadis cantik dihadapannya itu. Rayyan memandang Bella dengan seksama, dia akui Bella memang sangat cantik. Wajah cantik, tubuh proporsional dan menyenangkan.
Rayyan mengamati sekitar, Makin lama warung itu makin rame oleh pembeli. Ada yang makan dengan keluarga, dengan teman temannya, dan ada pula yang makan dengan pacarnya.
Rayyanpun mengamati beberapa pemuda yang sering melihat ke arah Bella. Tak heran kalo Bella jadi pusat perhatian. Gadis didepannya ini benar benar cantik dan menarik. Apalagi saat ini dia memakai baju model sabrina yang otomatis memperlihatkan bahu mulusnya, rambutnya tak mampu menutupi bagian bahu karena rambut bella saat ini sedang dikuncir kuda. Potongan cropnya juga membuat kulit mulus di bagian perutnya juga sedikit terekspose.
Rayyan lalu berkata pada Bella " Bell, jaketnya dipake gih". Bella yang heran dengan perintah Rayyan lalu bertanya " kenapa?!.
__ADS_1
"Tuch banyak cowok pengen makan kamu" kata Rayyan.
Bellapun tertawa dan langsung mengerti maksud Rayyan. Bella lalu memasang jaket Rayyan ke bahunya lalu kembali menikmati mie kesukaannya.
Rayyan dibuat gemas dengan cara Bella makan mienya. Bella sepertinya benar benar menikmati mie tersebut. nggak ada jaim- jaimnya kalo makan, (jaim\=jaga image).
Berbeda dengan kebanyakan gadis lainnya kalo sedang makan dengan cowok.
Bella melihat ke arah Rayyan sambil bertanya " kenapa?". Rayyan tersenyum " nggak papa".Bellapun belum puas dengan jawaban Rayyan " kenapa?" lagi lagi rayyan menjawab yang sama dengan mengatakan " nggak papa".
Rayyanpun tertawa dibuatnya "iya sekarang aku yakin kamu benar-benar mie ayam lover,
menikmati banget makan mienya", kata Rayyan.
Bellapun ikut tertawa "ini beneran enak, lain kali kamu harus coba oke!".
"oke" jawab Rayyan.
__ADS_1
Bella menyelesaikan makannya lalu minum es jeruk dihadapannya, setelah itu Bella dan Rayyan kembali mengobrol.
"kuliah di fakultas apa bell?" tanya Rayyan
"Ekonomi, ekonomi manajemen". Rayyan yang menyimak jawaban Bellapun kembali bertanya
"Sudah semester berapa?" Bellapun menjawab "semester 6".
"hmm kita seumuran berarti".
"kamu sendiri teknik ambil jurusan apa?". "arsitektur", jawab Rayyan. obrolan mereka pun berlanjut beberapa lama, kemudian Rayyan mengajak Bella pulang.
Rayyan membayar makanan mereka lalu menuju ke tempat parkir bersama bella
" mau kuantar ke cafe tadi ato ke tempat tinggalmu? " tanya Rayyan
"ke tempatku aja ya, mobil dah aman kog tadi dah hubungi teman yang punya cafe, besok kuambil". Rayyan mengangguk menandakan mengerti. Rayyan melajukan motornya menuju ke apartemen Bella.
__ADS_1