Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
Aisyah di kost Rayyan


__ADS_3

Sore hari Bella menuju kost Rayyan. Mereka akan menghabiskan waktu bersama dengan jalan-jalan. Hal ini atas ide Rayyan. Rayyan tau Bella sedang ada masalah selain itu Rayyan sangat merindukan Bella.


Bella sampai di kost Rayyan lalu memarkirkan mobilnya diseberang jalan. Bella turun dari mobil lalu menuju ke kost. Sampai di halaman Bella melihat Rayyan sedang duduk di ruang tamu kost yang terbuka itu bersama seorang gadis yang dia kenal, yang tak lain adalah Aisyah. Bella melihat Aisyah sedang memberikan sesuatu kepada Rayyan.


Bella terus melangkah menuju Rayyan. Sungguh ini bukan pemandangan yang Bella harapkan tatkala Dia sedang dalam mood yang kurang baik.


Mendengar langkah seseorang, Rayyan lalu menengok ke arah suara. Rayyan senang sekali mengetahui Bellalah yang datang. Rayyan lalu menghampiri Bella.


"Kau sudah datang?", Tanya Rayyan.


Bella membalas pertanyaan Rayyan dengan senyuman.


Sementara itu Aisyah yang melihat kedatangan Bella lalu memutuskan berpamitan kepada Rayyan.


"Kak Ray, Aku pamit dulu ya?".


Rayyan mengangguk, "terimakasih ya kuenya".


Aisyah datang hari itu mbawa kue buatannya sebagai ucapan terima kasih karena jaket yang dipinjamkan Rayyan.


"Hai Bel...aku duluan ya, Assalamualaikum", sapa Aisyah.


"Waalaikumsalam ", balas Bella dan Rayyan.


Selepas kepergian Aisyah, Rayyan lalu meggandeng tangan Bella dan mengajaknya menuju kursi tamu.


"Apa aisyah sering kesini?".

__ADS_1


Rayyan lalu memandang Bella, sejujurnya dia sedikit kuatir dengan pertanyaan Bella mengingat Bella akhir-akhir ini lagi dalam kondisi mood yang jelek.


"Jarang, hanya beberapa kali., Jawab Rayyan


"Kenapa Dia kesini?, Tanya Bella


Rayyan lalu menjelaskan, bahwa Aisyah kesitu karena ingin memgembalikan jaket yang ia pinjamkan.


"Buang jaket itu", perintah Bella.


Inilah yang ditakuti Rayyan, Mood Bella yang tidak baik ini bisa menyulut konflik antara mereka.


"Bell....", Panggil Rayyan.


"Buang Ray", ucap Bella yang kembali memerintahkan Rayyan untuk membuang jaket yang sudah dipinjamkannya.


Pertengkaran mereka terhenti karena ada pengemis yang datang meminta-minta.


Bella lalu mengambil jaket yang dikembalikan Aisyah, kemudian memberikannya pada pengemis itu. Bella juga menambahkan sejumlah uang untuk pengemis tersebut. Pengemis itupun berterimakasih ke Bella lalu pergi.


Bella kemudian melangkah menuju keluar. Rayyan menghentikannya, Dia tak mau Bella pergi. Rayyan meraih tangan Bella.


"Bell ayo ke atas", pinta Rayyan.


"Apa tadi kau juga mengajak Aisyah ke atas?", Tanya Bella.


Rayyan tahu betul apapun yang akan dia katakan akan salah.

__ADS_1


"Bell, ayolah kita bicara di atas", pinta Rayyan lagi.


Bella memandang Rayyan seperti menunggu jawaban dari Rayyan.


"Oh ayolah Bell...Aisyah bukan tipe cewek seperti itu".


Bella makin memandang Rayyan tajam


" jadi aku tipe seperti apa?, Tanya Bella.


Rayyan terdiam, Bella lalu melepaskan tanganya dari genggaman tangan Rayyan.


"Bell...jangan seperi ini Bell, kumohon kita bicara, oke?!".


Bella terus menuju keluar dan dihadang oleh Rayyan. Bella terpaksa berhenti. Sambil tersenyum, dia bertanya pada Rayyan kembali "Katakan padaku Ray, aku tipe cewek seperti apa"?.


Rayyan tak mampu menjawab. Yang difikirannya saat ini adalah ketakutan kalau Bella pergi dari hidupnya.


Tidak mendapatkan jawaban, Bella kembali menuju keluar. Rayyan menghadangnya dan memegang kedua tangan Bella, " Bell...ayo kita keatas", ajak Rayyan. Kalau saja mereka sedang tidak diluar, Rayyan pasti sudah menggendong Bella dan membawanya menuju ke kamar.


Saat itu juga Amar masuk ke halaman kost dan melihat Rayyan dan Bella disana. "Hmmm lagi pada ngapain nich...". Fokus Rayyan teralihkan.


Bella lalu melepaskan pegangan Rayyan dan jalan cepat menuju mobilnya.


Rayyan mengejarnya, tapi Bella yang keras kepala itu langsung masuk ke mobilnya dan mengendarai mobilnya. Rayyan yang berada di samping mobil mencoba membujuk Bella untuk turunpun tidak berhasil. Dan Bella akhirnya pergi dari hadapannya.


Rayyan merasakan sesuatu yang tak pernah dia rasakan. Rasa takut akan kehilangan yang sangat besar. Hatinya terasa sakit memikirkan Bella akan meninggalkannya. Sungguh Dia takut kehilangan Bella.

__ADS_1


__ADS_2