
Rayyan terus menggenggam tangan Bella, dia baru melepaskan setelah telapak tangan Bella berangsur menghangat. "habiskan susumu mumpung hangat".
Bella lalu menuruti perkataan Rayyan.
Setelah menghabiskan susunya, Bella lalu bertanya pada Rayyan, "kau tak kembali ke teman temanmu?.
Rayyan tersenyum dan memicingkan matanya, "sepertinya ada yang ingin mengusirku".
Bukan begitu Ray, sapa tau teman temanmu mencarimu. Rayyanpun tersenyum "bentar lagi aku turun, nggak papa kan ku tinggal?".
hmmmm, Aku sudah besar Ray....
Aku jadi kangen kamu pas sakit...
Bellapun heran, "kau ingin aku sakit?
Rayyan lalu memberikan penjelasan ke Bella, "bukan ingin kau sakit, tapi aku pingin kamu manja padaku dan membutuhkanku... seperti saat kamu sakit.
Bella tersenyum mendengar penuturan Rayyan. Kalau aku mulai manja, kau pasti nggak bisa lepas dariku.
Rayyan mengangguk anggukkan kepalanya "hmmm bener juga".
__ADS_1
Bella mulai mengantuk, mungkin karena efek dingin dan segelas susu hangat yang diminumnya. Ray...aku pingin tidur.
"baiklah, ayo pindah ke ranjangmu. Rayyan membuka selimut yang menutupi badan Bella.
Bella lalu merentangkan kedua tangannya dihadapan Rayyan. Rayyan tau maksud Bella. Rayyan tersenyum melihat gadisnya manja kembali. Rayyan mengendongnya di depan bagaikan bayi koala.
Sampai diatas Ranjang, Rayyan meletakkan Bella dengan pelan. "tidurlah...", Rayyan memberikan kecupan di kening Bella.
Rayyan memandang gadis cantik dihadapannya itu. Bagaikan tersihir, ternyata Rayyan tak mampu berpindah.
Dengan posisi ada di atas tubuh Bella, Rayyan bisa mengamati wajah cantik gadis pujaannya ini. "apa kau benar benar pingin aku keluar dari sini?", tanya Rayyan.
Detik berikutnya Rayyan lalu mencium dan ******* bibir Bella. Ciuman merekapun makin lama makin panas. Dengan posisi masih diatas Bella, tangan Rayyan mulai masuk ke balik crewneck yang dikenakan Bella. Rayyan mengelus tubuh Bella dengan lembut.
Rayyan lalu melepaskan crewneck yang Bella kenakan. Dia bisa melihat sesuatu yang indah di bagian atas tubuh Bella. Imannya melemah...Detik berikutnya penutup dada Bella sudah terlepas dari tubuhnya.
Rayyan sangat menginginkannya, dan terjadilah pengalaman pertama Rayyan untuk menyentuh dan memainkan bagian atas yang sensitif dari seorang perempuan.
Sungguh dia sangat menikmatinya, Dia bagaikan seorang bayi yang sedang kelaparan. Meski ini pengalaman pertamanya, Rayyan berusaha mengeksplore kemampuan alamiahnya dalam memperlakukan Bella. Si gadis seksi yang sudah mengambil hati dan seluruh pikirannya. Si gadis seksi dan manja yang selalu menggoda.
Lama Rayyan melakukan aktivitas tersebut. Nafas Rayyan memburu, setelah merasa puas Dia menghentikannya dan mengecup keduanya, kemudian tak lupa Rayyan mengecup bibir Bella sekilas.
__ADS_1
Rayyan mengatur nafasnya demikian pula dengan Bella.
"maafkan aku, apakah sakit?, tanya Rayyan.
Bella tersenyum lemah, "it's ok".
Rayyan lalu mengecup kening Bell, kemudian menyelimuti Bella. Rayyan rebahan disamping Bella sambil membelai tubuh Bella.
"Bell, kurasa aku harus ke kamar mandi".
Bella tersenyum mengetahui maksud Rayyan. Bellapun mengangguk. Bella memakai crewneck nya kembali. Rayyan beranjak dari Ranjang menuju kamar mandi yang ada di dalam kamar Bella.
Setelah beberapa lama Rayyan membuka pintu kamar mandi lalu menuju ke Ranjang kembali. Dengan kondisi lemah, Rayyan berbaring di samping Bella.
Bella lalu bertanya pada Rayyan "Kau tak kembali ke teman temanmu?".
"hmm sebentar lagi, tidurlah aku akan menemanimu sebentar."
Bellapun menutup matanya, Rayyan mengusap usap punggung Bella hingga Bella terlelap. Rayyan sebenarnya tak mau beranjak dari sana, karena dia sendiri sangat ngantuk.
Akhirnya Rayyan turun ke bawah dan bergabung kembali dengan teman-temannya.
__ADS_1