Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
The truth


__ADS_3

Hari-hari pun berlalu, Bella masih sibuk untuk menyelesaikan skripsinya. Disuatu malam, Bella didatangi Amel yang meminta untuk diantar ke kost Rayyan. "Kau gila ya mel, aku sudah lama tak berhubungan dengan Rayyan".


"Baguslah berarti sekarang pure teman. Ayolah Bell, aku butuh ke kost Rayyan, chatku sama sekali tidak dibalasnya, telfon jg tidak djawab, padahal acara kami tinggal beberapa hari lagi", ucap Amel meyakinkan Bella.


"Aku kasih alamat dan arahnya ya". Amel cemberut, "nggak pokoknya antar". Bella akhirnya menyerah. Sesampainya di kost Rayyan, Amel menelfon Rayyan tapi sepertinya hp Rayyan off. Bella dan Amel lalu menuju ke lantai dua tempat kamar Rayyan berada.


Amel yang semula mengetuk pintu tapi diurungkan karena bersamaan dengan itu pintu sudah dibuka dari dalam. Amel terkejut demikian pula Rayyan. Sementara Bella sedang fokus dengan panggilan telfonnya dengan seseorang di seberang sana.


Amel bingung dengan situasi yanga ada, "hai Ray, maaf mengganggu". Rayyan terkejut dengan kedatangan Amel, dan apalagi saat ini Amel melihat Aisyah ada di dalam kamar Rayyan. "Mel, kau disini", ucap Rayyan.


Amel tersenyum kikuk., "Emm iya... Maaf menganggu tapi aku chat dan telfon kamu beberapa kali tidak ada balasan, jadi aku kesini. Emmm Ray, aku kesini bersama.... (Amel menunjuk kearah Bella). Bella yang sudah selesai dengan aktifitas menelfonnya lalu memandang ke arah mereka.


Rayyan terkejut bukan main karena ada Bella disana. Rayyan kebingungan, sementara Bella menuju ke arah mereka. "Assalamualaikum Ray, gimana kabar, maaf aku tidak bermaksud menganggu, Amel yang memaksa.


Rayyan serasa mati kutu saat Bella sudah ada di depan kamar dan melihat Aisyah ada di kamar Rayyan, apalagi saat ini sudah malam. Bella sempat terkejut lalu menetralisir keadaan, "hai Aisyah kau disini?". Aisyah dan Bella tersenyum kikuk.


"Mell, kita tunggu dibawah aja gimana?", saran Bella. Amel menyetujuinya. Dia sendiri bingung dengan situasi yang ada. Bella lalu beranjak pergi namun tangannya dicekal oleh Rayyan. " Bell, aku bisa jelaskan". Bella melepaskan genggaman tangan Rayyan. "Bell".


"Ray...kau tak perlu menjelaskan apapun", ucap Bella. Bella lalu menghadap ke Amel, "mell, aku tunggu di mobil ya..". Amel yang juga kebingungan dengan situasi yang ada hanya bisa mengangguk. Sementara Rayyan masih berusaha mengejar Bella.


"Bell...bella, biar kujelaskan. Beberapa kali Rayyan mencoba mencegah Bella, namun Bella tak mau berhenti. Sesampainya di dekat mobil, Rayyan mengambil kunci mobil Bella.


Bella menatap ke arah Rayyan, "Ray, berikan kuncinya". Rayyan lalu menggandeng tangan Bella lalu mengarahkannya di kursi penumpang. Rayyan lalu menuju ke sisi lain dan segera menyalakan mobil dan bergerak menjauh dari kost Rayyan tanpa memperduikan Amel maupun Aisyah.

__ADS_1


Ray, kau gila, kau eninggalkan Aisyah", ucap Bella. Rayyan masih berusaha memberikan penjelasan ke Bella,


"Bell ini tidak seperti yang kau pikirkan, aku dan aisyah tidak melakukan apa-apa".


Bella menghela nafasnya, "Ray, itu bukan urusanku, jadi kau tak perlu menjelaskannya", ucap Bella. Rayyan menggenggam tangan Bella, Bell...percaya padaku, aku akan menjelaskannya padamu.


"Kau akan menjelaskan apa Ray, tidak ada yang perlu dijelaskan padaku.


Bella bersikeras karena memang dia merasa tak ada yang harus dijelaskan.


Rayyan membawa Bella ke apartemen Bella. "Kenapa kesini?", Tanya Bella.


"Agar kita leluasa berbicara", jawab Rayyan.


Akhirnya mereka masuk ke apartemen bella.


"Kau habis bersama Aisyah dan sekarang kau melamarku".


Rayyan terdiam sejenak. "Aisyah memang dikamarku, tapi kami tidak melakukan apapun", ucap Rayyan.


Bella tersenyum, "Bagaimana kalau aku bilang padamu, "Ridwan dikamarku dan kami tidak melakukan apapun, apa kau percaya?.


Mendengar nama Ridwan, Rayyan menjadi kesal, Dia teringat pertemuan terakhir diantara mereka bertiga, "Bell...".

__ADS_1


Bella kembali tersenyum simpul, "see.. btw siapa yang pernah bilang tidak pernah bawa perempuan ke kamarnya".


"Bell...kau sudah tau gimana aku, kenapa tidak percaya?". Lagi-lagi Bella hanya tersenyum simpul, karna aku tau kamu Ray, makanya aku bisa menyimpulkan arti aisyah buatmu. Jadi aku yang pertama di kamarmu kemudian aisyah, itu sudah jelas Ray, apa yang perlu dijelaskan lagi.


Bella yang mulai gerampun sedikit jengah, Oh...dan kenapa aku mau membahas hal ini denganmu...ini bukan urusanku Ray... (Bella melangkah ke dapur untuk mengambil air dingin lalu meminumnya).


Rayyan mengikutinya, Rayyan memeluk Bella dari belakang, "Bell, dengarkan aku dulu". Bella lagi-lagi menghela nafasnya, "oke..oke aku akan duduk disana (menunjuk ke sofa) dan akan mendengarkanmu.


Mereka lalu duduk disofa. Bella sudah siap mendengarkan Rayyan dengan seksama dan menatap Rayyan. "Bell, ayo menikah".


Mendengar hal tersebut Bella benar-benar dibuat pusing oleh Rayyan. Ray, bukankah tadi kau sudah melamarku, ada apa denganmu?


"Aku ingin menikah denganmu Bell, aku tidak ingin menikah dengan Aisyah", ucap Rayyan frustasi. Bella menyipitkan matanya, "Ray, apa orangtuamu ingin kau segera menikahi Aisyah".


"Bell...aku sudah menikah dengan Aisyah", ucap Rayyan. Bella terkejut sekaligus bingung dengan Rayyan, "Ray...kau sudah menikah dengannya tapi kau mengejarku dan memintaku menikah denganmu".


"Aku tidak mencintainya Bell, aku menikah siri dengannya karena keadaan memaksaku", ucap Rayyan.


" Ray bisakah kau keluar, aku tidak suka laki-laki beristri ada diapartemenku.


"Bell...aku terpaksa, waktu itu ayah Aisyah sakit dan memintaku menjaga Aisyah dengn menikahinya, aku sudah berusaha menghubungimu dan kau tak membalas sama sekali, lagian aku juga kecewa waktu kau bilang kau sudah bertunangan.


"Ray... Intinya sekarang kau sudah menikah dengan Aisyah, terima itu dan bahagiakan dia, jangan cari aku lagi atau wanita lain kau sudah punya Aisyah, ingat itu.

__ADS_1


Kau mungkin tidak menginginkannya tapi itu sepertinya takdir Tuhan untukmu, jadi terimalah dengan ikhlas dan bertanggung jawablah. Dia wanita yang baik, jangan kecewakan dia.


## ditamatin sampai sini ya...sampai jumpa di karya berikutnya##


__ADS_2