
Rayyan mengingat kembali perjumpaannya dengan Bella. Dia mengingat paras cantik Bella, gadis ini memang benar benar cantik menurutnya. Rayyan juga mengingat bagaimana sikap Bella, Bella menarik dan terkesan apa adanya.
Rayyan juga teringat dengan cara berpakaian Bella. Gadis itu cenderug berani mengekspresikan dirinya. Rayyan ingat betul bagaimana para cowok melihat Bella. Tidak bisa dipungkiri cowok mana yang tidak tertarik melihat kulit mulus Bella. .
Rayyan teringat bagian bahu Bella yang terbuka, bagian sekitar perutnya dan tidak lupa bagian yang terpampang didepannya waktu itu. Ya dengan baju model smook, bagian atas Bella juga makin terlihat menonjol. kedua benda itu mempunyai ukuran besar namun masih proporsional di tubuh bella. keduanya padat dan berisi.
Rayyan pun langsung kaget sendiri dengan pikirannya " astagfirullah..."..Rayyan kemudian tersenyum sendiri karena dia mengingat hal hal yang tidak pantas. Rayyan selama ini dalam lingkungan yang biasanya agamis karena dia ikut organisasi yang bergerak di bidang keagamaan, jadi cewek yang sering dia temui kebanyakan adalah cewek cewek dengan pakaian yang agamis pula.
Rayyan pun teringat kalau besuk dia harus menjemput Bella. . Rayyan tidak ingin terlambat menjemput Bella, karena dia tidak ingin gadis itu terlambat kuliah. Rayyan lalu mematikan lampu kamarnya dan memutuskan untuk tidur.
Keesokan harinya Rayyan sudah sampai di apartemen Bella. Rayyan memarkirkan motornya lalu telfon Bella. Beberapa kali nada dering berbunyi dan Bella belum menjawabnya.
__ADS_1
Sementara itu di dalam apartemennya, Bella mulai terganggu dengan bunyi telfon. Bella yang masih setengah sadar lalu menjawab telfon " iya hallo".
"Assalamualaikum Bell ini Rayyan, Aku dah sampai, Ku tunggu di bawah ya.." katta Rayyan.
Bellapun mulai tersadar, dia mengerjap ngerjapkan matanya lalu menepuk jidatnya. Bella lupa kalau hari ini dia ada janji dengan Rayyan dan Bella juga lupa memberitahukan kalo kuliah paginya dicancel, jadi dia hanya ada kuliah siang.
" Bel, hallo...", kata Rayyan. "emm...Ray apa kau ada kuliah pagi?", tanya Bella. Rayyan yang tidak ada kuliah pagipun lalu menjawab " tidak, aku hanya ada kuliah siang hari ini".
" Syukurlah, bisakah kau keatas, aku chat tempatnya ya" kata Bella".
Beberapa detik kemudian ada notifikasi baru di hp Rayyan. Bella mengirimkan chat yang memberitahukan letak appartemen Bella.
__ADS_1
Rayyan ragu-ragu untuk menuju apartemen Bella. Dia ingat kemarin malam Bella bilang bahwa Dia tinggal sendirian di apartemen nya.
Setelah banyak pertimbangan akhirnya Rayyan masuk ke Gedung apartemen itu dan menuju dimana apartemen Bella berada. Sesampainnya di depan apartemen Bella, Rayyan memencet bel.
Bella yang masih malas-malasan di tempat tidur akhirnya bangun dan menuju ke arah pintu. Bella lalu membuka pintu dan mempersilahkan Rayyan masuk. " hai Ray, masuk..".
"Assalamualaikum" kata Rayyan. "Waalaikumsalam..Duduk Ray", kata Bella. Bella duduk begitu pula dengan
Rayyan. Rayyan mengamati penampilan Bella, Bella masih mengenakan baju tidur setelan model tank top dan hot pants warna hitam yang kontras sekali dengan kulit Bella. dalam hati Rayyan berkata "Gadis ini benar benar suka berpakaian sexy", kemudian Rayyan kembali ke alam sadarnya.
" Belum mandi?", tanya Rayyan. Bella lalu menjelaskan " Ray maaf aku lupa bilang, kuliah pagiku di cancel". Rayyan hanya tersenyum dan mengangguk. Bella merasa tak enak hati " maaf aku taunya tadi pagi dan tidur lagi" (sambil nyengir kuda). Aku lupa ada janji denganmu, maaf ya".
__ADS_1
Sambil tersenyum Rayyan berkata nggak papa, lagian kalo mau ngasih tau aku pake cara apa?". Bellapun baru tersadar kalau dia belum punya nomor hp Rayyan " Oh my God, iya juga ya" (sambil menepuk jidatnya).
Bersambung....