Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
Devil


__ADS_3

Malam pun tiba dan sesuai janji Bella kepada Adam, gadis itupun turun menghampiri Adam yang sudah berada di area parkir apartemennya.


Bella langsung menuju ke mobil Adam, mendekati dan menyapa si empunya mobil yang lagi berdiri bersandar di mobil. "Hai" sapa Bella.


Adam melihat gadis yang menyapanya dengan senyum bahagia, kemudian menarik pinggang gadis itu dengan kedua tangannya sehingga menempel tanpa jarak dengannya, "kamu cantik sekali".


Bella tak merespon ungkapan Adam, Bella berkata "Ayo berangkat". Adam sedikit kecewa dengan reaksi Bella, dia sering kali tidak direspon. "Bisakah kau tak merusak suasana, aku sungguh kangen padamu" kata Adam sambil melepaskan tangannya dari pinggang Bella dan menuju kursi kemudi.


Bella pun menanggapi nya dengan santai " jadi ngambex ni ceritanya?". Adampun dengan perasaan dongkol berkata, "sudahlah". Bella nggak mau kalah. dia terus mengoda Adam " kalo bad mood mending nggak jadi aja perginya".

__ADS_1


Adam pun melihat ke arah Bella " Bell, bisa nggak sih berperikemanusiaan sedikit!". Bella menanggapinya dengan tersenyum dan berkata " dan berperikeadilan".


Adam pusing dibuatnya. Mengetahui Sdam yang sudah mode kesal tingkat dewa, Bella pun tertawa. Adam yang mendengar Bella tertawapun semakin kesal "nggak lucu tau Bell".


Bella lalu mendekat ke Adam sambil memegang kedua pipi Adam " uh my devil marah" iya devil adalah sebutan bagi Adam dari Bella, karena Bella tau adam adalah player, dia suka sekali gonta ganti cewek dan rata-rata cewek adam cantik dan seksi semua.


Bella pun semakin mendekatkan wajahnya ke Adam sambil tersenyum mengoda, Adam dibuat kalah olehnya seketika itu bagaikan tersihir Adam langsung takluk oleh Bella, Adam langsung tersenyum dan memegang tangan Bella lalu berkata " nggak bisa marah kalo ma kamu". Bellapun terus menggoda "oh ya kenapa?".


Bella pun hanya tersenyum menanggapi ungkapan perasaan Adam yang memang sudah didengarnya berkali kali. bagi Adam reaksi inipun sudah dilihatnya berkali kali.

__ADS_1


Adam tak mau ambil pusing, dia sudah cukup bahagia Bella berada bersamanya.


Detik berikutnya Adam mulai mencium bibir Bella dengan lembut, bibir yang slalu dirindukannya, Adam mencium dengan intens, dan Bella pun membalasnya. ciuman mereka makin lama makin memanas, Adam mengeksplore seluruh bagian bibir dan lidah Bella dengan lembut dan terkadang menuntut.


Setelah cukup lama Bella pun menjauhkan Adam darinya karena mengetahui Adam sudah mulai terang**ng. Kalo dilanjutkan makin lama dia harus meladeni Adam.


Sambil mengelus rambut Bella " sayang kenapa berhenti", tanya Adam. "jadi cari kado nggak? " kata Bella. Adam lalu berkata "Keponakanku pasti seneng kalo kadonya adex bayi" . Dengan mendorong wajah Adam dengan jari telunjuknya, bella pun berkata " hust ngawur, sudahlah ayo berangkat keburu malem".


Selang beberapa menit sampailah mereka di pusat perbelanjaan. Kebiasaan Adam kalo jalan bareng Bella, tangan Adam takkan pernah lepas memggengam tanggan Bella, dan Bella sudah terbiasa dengan itu, alasan Adam biar cowok lain tau kalo Bella miliknya.

__ADS_1


Tiap kali jalan bareng Adam slalu risih melihat banyak mata cowok memandangi bella. Seperti hari ini Bella yang tampil casual dengan mengenakan dress warna putih, berbahan kaos berkerah v dan mengenakan sepatu boot sudah mampu mencuri perhatian kaum Adam. Adam pun berfikir bagaimana kalo Bella tampil dengan baju lebih seksi dari ini pasti bnyak mata melotot dibuatnya.


__ADS_2