Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
amel putus asa


__ADS_3

Subuh menyapa dan bellapun bangun membersihkan diri dan beribadah. Setelah selesai Bella naik kembali keranjang dan disambut oleh Adam.


Adam memberikan ciuman di pipi bella, "apa kau tau kau sangat cantik". Bellapun menjawab "aku tau". adam semakin dibuat gemas dengan gadisnya ini, dia slalu percaya diri. "Bisakah kau hanya untukku" tanya adam. sambil melihat ke adam bellapun menjawab " I'm not sure".


Adam lalu mengurai pelukannya. dan pergi kekamar mandi, adam selalu kecewa menerima jawaban Bella yang tak pernah mau serius dengannya.


setelah beberapa lama Adam kembali menuju keranjang. Mendapati adam yang mukanya ditekuk, Bella lalu merentangkan tangannya. Adam tak bisa menolak, dia selalu kalah dengan pesona Bella. Tiap kali adam marah, bella mampu merubah mood adam dengan cepat.


Adampun menghampiri bella yang duduk diranjang dan memposisikan dirinya dipeluk oleh Bella. setelah itu bella menciumnya sekilas, adampun sudah bisa tersenyum dan membalas dengan mencium bella kembali.


Adampun melepas ciumannya dan kembali memposisikan diri dalam pelukan Bella, namun sepersekian detik fokusnya kembali ke arah gundukan kenyal yang slalu menggoda tuk dijamah.


Ya adam masih haus, dia menyusu layaknya seorang bayi kehausan...bedanya bayi ini sangat rakus. selain dikenyot, diremas , ditarik, dipilin, dia juga mengigitnya.


Bella merasakan sakit di kedua ****dara bella semua itu karena permainan adam. aksi adam berlangsung lama...hingga terulang kejadian kemarin malam yang membuatnya lemas tak berdaya.


Kedua insan tersebut tertidur dan mulai terusik tidurnya saat bel apartemen bella berbunyi. Adam mengira itu adalah food delivery, dia bangun mengenakan boxer dan celana panjangnya namun masih bertelanjang dada. sambil sedikit berlari dia mengambil dompetnya dan menuju ke pintu.


Pintu dibuka oleh Adam dan orang yang ada dihadapannya pun kaget campur bingung. " "Adam". adam memegang tengkuknya " Amel...em...silahkan masuk mel, tadi ku kira food delivery".


Amel mengamati adam, rambut acak acakan dan bertelanjang dada, hatinya sedikit teriris karna dia tau Adam pasti menginap di rumah Bella semalam. Amel sedih. kemudian teralihkan dengan datangnya Bella, Bella keluar dengan mengenakan kimono tidurnya.

__ADS_1


"Amel kau disini?".


"hmm iya...maaf pagi pagi ganggu ya?" kata amel sambil menutupi kesedihannya.


"enggak, kayak ma sapa aja ganggu", kata bella.


"Aku mandi dulu ya" pamit adam kepada Bella sambil melakukan kebiasaannya yaitu mengelus rambut bella.


"hm" kata bella.


Amel mengamati tubuh yang berjalan meninggalkan mereka, tubuh yang proporsional, atletis, tubuh yang slalu didamba tuk memeluknya tapi malah memeluk sahabatnya.


"masih mau?" tanya bella


"em ...kalo iya kenapa" tanya amel,


"siap makan ati, pait lho... " kata bella, Bella berkata demikian karna bella tau adam itu banyak sekali pengemar dan laki laki ini gampang sekali berganti pasangan, meski adam baik tapi dia tidak yakin dengan masalah kesetiaan.


"bell........" amel benar benar putus asa dia taruh kepalanya di meja dan menunjukkan wajah sedih dan putus asanya kepada bella. Bella tertawa kecil.


" udahlah kamu mending ama dany, jelas jelas dia suka ma kamu n model setia pula, nggak neko neko dia".

__ADS_1


" uhhh bellaaaaa" kata amel masih dengan rasa putusasanya.


Bellapun semakin tertawa, selang beberapa waktu makanan yang dipesan adam datang.


Beberapa menit kemudian adam sudah keluar dengan baju rapi tapi dengan rambut yang masih basah.


Amel benar benar dibuat tambah dag dig dug melihat pemandangan didepannya. Bella menendang kaki amel yang berada dibawah meja.


Adam mendekat ke meja makan tempat mereka berada. selalu dengan kebiasaannya mengelus rambut bella sambil berkata "sayang aku balik dulu ya". Bella menatap adam. Amel yang mendengar adam pamitan kemudian merespon " nggak dimakan dulu sarapannya dam?". "


"buat kamu aja...temeni Bella makan ya, klo nggak makin ringan tubuhnya." kata adam sambil tersenyum.


Adampun berpamitan dengan bella " pergi dulu ya" sambil mendaratkan ciuman di kepala bella.


" oke bye hati hati" kata bella.


tak lupa adam juga berpamitan ke amel " "duluan ya mel, jangan lupa temeni dia makan.


"oke" kata amel.


Setelah kepergian adam amelpun makin putus asa karena merasa makin nggak ada harapan dengan adam, dengan melihat bagaimana perlakuan adam ke bella.

__ADS_1


__ADS_2