
Bella selesai dengan aktivitas mandinya. Bella keluar tapi tidak mendapati Rayyan dikamar. Bella lalu keluar mencari Rayyan.
"Ray...sepertinya tugasmu banyak", ucap Bella. Rayyanpun mengiyakan.
Bella lalu duduk disamping Rayyan sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil. Rayyan mengarahkan pandangannya ke Bella.
"sudah enakan?, tanya Rayyan. Bella mengangguk.
Rayyan membelai wajah Bella. "nggak dingin?", tanya Rayyan. Bella tidak menjawab tapi langsung masuk dipelukan Rayyan.
"nggak dingin", jawab Bella.
Rayyan tersenyum melihat tingkah Bella.
"apa kau mau sesuatu", tanya Rayyan.
"hm...aku mau sup jagung dan susu hangat".
Rayyan lalu memesan makanan melalui hp nya. "keringkan rambutmu biar nggak dingin, aku akan buatkan susu hangat", ucap Rayyan.
Bella lalu menuju kamar dan mengeringkan rambutnya. sementara Rayyan membuat susu hangat untuk Bella dan kopi untuk dirinya.
Rayyan meletakkan minuman di meja. Rayyan menikmati kopinya setelah itu kembali mengerjakan tugasnya. Beberapa lama kemudian Bella keluar dari kamarnya, sudah berganti baju dengan dress rumahan minim, berbahan kaos.
Bella menghampiri Rayyan lalu naik dipangkuan Rayyan dan memeluk Rayyan.
__ADS_1
Rayyan sedikit kaget. Rayyan masih belum terbiasa dengan aktifitas fisik dengan lawan jenisnya, tapi Bella adalah tipe yang selalu spontan ambil tindakan.
Rayyan membelai rambut Bella yang lembut. dia juga bisa mencium harum rambut Bella.
"kenapa... dingin...?, tanya Rayyan. Bella mengangguk.
Rayyan lalu meraih minuman yang ada di meja, "minum susu hangatmu",
Bella lalu minum susu hangatnya.
"kau sepertinya suka sekali susu", tanya Rayyan. Bella yang masih berada di pangkuan Rayyan itupun tersenyum dan mengangguk.
Rayyan mengamati Bella. Bella selalu terlihat cantik dan menarik meski dia terlihat agak lemah saat ini. Hal itu malah memberikan kesan imut didirinya. Berhadapan dengan Bella dan memandang Bella membuat debar jantung Rayyan makin berdetak kencang.
Rayyan melihat ada sisa-sisa susu di bibir Bella, Rayyan membersihkan dengan jarinya, kemudian dia tergoda untuk mencicipi bibir Bella. Rayyan mendekat dan mencium lembut Bella. Merasakan bibir Bella yang lembut, Rayyan tak cukup dengan menciumnya sekali.
Bella lalu beranjak dari pangkuan Rayyan. Rayyan mengambil makanan dan mempersiapkannya di meja. Rayyan mendekat dan memberikan sup jagung pada Bella "mau kusuapi?, tanya Rayyan.
"aku bisa sendiri Ray, makanlah nanti makananmu keburu dingin".
Mereka berduapun menikmati makanannya..
selesai makan mereka duduk di sofa ruang tamu. Rayyan lalu mematikan laptopnya.
"kenapa dimatikan, sudah selesai?, tanya Bella. Rayyan memandang gadis cantiknya itu penuh sayang. "Belum, hanya ingin menemanimu", jawab Rayyan.
__ADS_1
Rayyan memegang leher Bella dengan lembut, "masih sakit?
"sudah mendingan", jawab Bella. Bella lalu masuk dalam pelukan Rayyan dan memejamkan matanya.
"kalau sakit ternyata kau manja juga", kata Rayyan. Bella membuka matanya lalu menatap Rayyan "memang kalau lagi nggak sakit gimana?".
"kau terkesan mandiri kalau lagi nggak sakit".
Bella tersenyum mendengar komentar Rayyan.
Selang beberapa lama hp Rayyan berbunyi. Rayyan menerima panggilan itu.
"Waalaikumsalam, ada apa mar?, ucap Rayyan.
"emm..oke insyaallah", ucap Rayyan.
Rayyan lalu menutup panggilan tersebut.
"Siapa", tanya Bella. Rayyan memeluk Bella erat, "Amar".
"Amar yang satu kost denganmu?!".
Rayyan menganggukkan kepalanya, besuk ngajak rapat.
"aktivitasmu banyak sekali apa kau tak capek". Rayyan mengelengkan kepalanya "aku menyukainya, jadi meskipun capek tetap menyenangkan.
__ADS_1
"Ray...aku mau tidur", kata Bella.
"baiklah ayo ke kamarmu, sebelum itu minum obatmu". Rayyan lalu berdiri tapi Bella mengulurkan kedua tangannya minta digendong akhirnya Rayyan menggendongnya di depan. "aku suka kalo kau manja seperti ini" Rayyan lalu mencium pipi Bella dan menggendongnya menuju kamar.