Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
temani mandi


__ADS_3

Bella melanjutkan istirahatnya, sementara Rayyan masih setia disampingnya. Rayyan mendekat, memeluk dan membelai Bella.


Rayyan sudah tidak bisa menahan rindu yang selama ini diabaikannya.


Merasakan pelukan Rayyan, Bella lalu menempelkan kepalanya di dada Rayyan mencari sandaran yang nyaman. Rayyanpun semakin erat memeluknya. Rayyan beberapa kali mencium kepala Bella.


Selang 30 menit kemudian, Bella mulai bangun dia mendapati Rayyan ada disampingnya, mengamatinya. "Ray kau tak tidur?, tanya Bella. Rayyan tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


"Bell, aku kembali ke kost dulu ya?.


Bella menggelengkan kepalanya "No". Bella keberatan kalau dtinggal Rayyan, karena kondisi badannya belum cukup baik.


Nanti aku kembali, aku hanya mengambil beberapa barang, oke. Bella lalu mengiyakan.


Rayyan mengurai pelukannya. "aku pergi dulu", pamit Rayyan tak lupa mencium kepala Bella. Bella tersenyum dan menganggukkan kepalanya. " istirahatlah", kata Rayyan lalu pergi meninggalkan Bella.


Rayyan kembali ke kost, Dia sempatkan untuk mandi dan berganti baju. Setelah semua yang dibutuhkan siap. Rayyan menuju ke apartemen Bella lagi.


Rayyan telah sampe di apartemen Bella, Rayyan langsung masuk ke kamar untuk mengetahui kondisi Bella. Rayyan memegang kening Bella dan ternyata suhu badan Bella naik kembali.


"Bell, bangun dulu..makan lalu minum obat lagi oke", pinta Rayyan. Bellapun menurut. Rayyan membuka makanan dan minuman hangat yang dia beli pada saat menuju kesini.

__ADS_1


Rayyan menyuapi Bella sedikit demi sedikit karena tenggorokan Bella sakit. setelah itu memberikan Bella obat. "mana yang sakit?", tanya Rayyan. Bella menunjuk tenggorokannya yang sakit. Bella lalu merebahkan dirinya, "Ray..pusing"., kata Bella.


Rayyan lalu mendekat ke Bella dan memijit kepala Bella. Bella memejamkan matanya dan menelusupkan tangannya didalam kaos Rayyan. Rayyan bisa merasakan telapak tangan Bella yang dingin.


Kondisi Bella kembali seperti awal. Badannya panas, telapak kaki dan tangannya dingin. Bella mengeluh pusing dan sakit di tenggorokan nya. Rayyan membelai dan memberi pijatan Bella dengan penuh kasih.


Suhu badan Bella semakin panas. " Bell minum dulu ya..". Bellapun duduk dan minum, kemudian kembali berbaring. Tangan Bella makin dingin, dia mencari kehangatan di balik kaos Rayyan. "tidurlah", pinta Rayyan.


Bella memejamkan matanya. selang beberapa menit kemudian hp Bella terus saja berbunyi. Rayyan mengambil hp Bella yang ada diatas nakas lalu melihat kalau Adam yang memanggil.


Rayyan mensilent hp Bella sehingga tidak menganggu istirahat Bella. Setelah Bella tidur nyenyak dan suhu badan Bella mulai turun, Rayyan mulai melepaskan diri dari Bella. Dia ingin mengerjakan tugas tugasnya. Rayyan memutuskan tuk mengerjakan di ruang tamu agar tidak menganggu istirahat Bella.


Selang satu jam Bella terbangun. Bella tidak mendapati Rayyan disekitarnya. Bella kemudian meregangkan badannya. Tiba-tiba pintu kamar terbuka. "Ray kau masih disini", tanya Bella.


"Ray, aku mau mandi". Bella merasa sekujur tubuhnya lengket karena tadi belom mandi.


"sudah malam Bell, besok saja ya". ucap Rayyan sambil mengelus kepala Bella.


"Ray. tubuhku lengket, bau..." ucap Bella sambil memanyunkan bibirnya.


Rayyan tersenyum melihat tingkah Bella.

__ADS_1


"Ray...aku mau mandi"


kali ini Rayyan menyerah, Dia menuruti Bella. "kusiapkan air hangat dulu ya. setelah mengatur air di bathtub, Rayyan kembali ke Bella. "ayo", ajak Rayyan.


Bella mau turun dari ranjang. tapi sebelum itu Rayyan sudah meraihnya dalam gendongan.


"Ray...jangan perlakukan aku seperti anak kecil"


Rayyan lalu menjawab "aku tidak memperlakukanmu seperti anak kecil, tapi aku memperlakukanmu seperti seorang Ratu.


sampailah Bella di kamar mandinya. Rayyan menurunkannya di dekat bathtub. "masih butuh sesuatu?, tanya Rayyan.


Bella lalu mengangguk.


"kau butuh apa", tanya Rayyan.


"mandiin...", goda Bella. Rayyan lalu berdehem mencoba menetralisir fikirannya yang sedikit terganggu dengan ulah Bella.


sekali lagi Bella mengoda Rayyan "Ray...mandiin ..".


"Rayyan lalu merendahkan suara menyebut nama Bella " Bell...". Bella tertawa melihat dan mendengar reaksi Rayyan.

__ADS_1


"mandilah, jangan lama-lama, oke?! Rayyanpun meninggalkan kamar mandi


__ADS_2