Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
saingan beraaatttt


__ADS_3

Bella dan Rayyan makin dekat. Mereka sering menghabiskan waktu berdua.


Semalam Rayyan menginap di apartemen Bella, dan hari ini mereka berangkat bareng dengan menggunakan mobil Bella.


Sesampainya di kampus Bella "Bell, nanti telfon atau chat ya kalo kuliahmu sudah selesai".


Bellapun mengiyakan lalu turun dari mobil.


Siang hari, kuliah Bella sudah selesai. Bella chat Rayyan, tapi Rayyan masih ada dikelas dan menyuruh Bella menunggunya sebentar.


Amel yang sedang bersama Bella menawarkan diri untuk mengantar Bella.


"mau ku antar ke fakultas teknik?, lumayan sekalian cuci mata", ucap Amel.


"oke, ayok...", jawab Bella.


Sesampainya di fakultas teknik, Bella chat Rayyan dan ternyata kuliah Rayyan belum berakhir. Bella lalu memberitahukan kalau dia menunggu di kantin teknik bersama Amel.


Rayyanpun lega karena Bella bersama Amel.


Selang beberapa lama Kuliah Rayyan selesai. Hp Rayyan ada notifikasi chat masuk dan ternyata dari Amar. Amar memberitahukan bahwa Dia, Aisyah dan Nisa ada di fakultas tehnik. Mereka mau konsultasi dengan Rayyan membahas mengenai acara yang akan mereka selenggarakan.


Rayyan lalu memutuskan untuk ketemuan di kantin teknik.


Sementara di kantin, Bella dan Amel yang sedang menunggu Rayyan bertemu dengan Amar. Amar melihat Bella lalu memutuskan untuk menyapa dan duduk dengan Bella.


"Assalamualaikum Bell...", sapa Amar


Bella memandang wajah Amar yang nampak tak asing dan Bella berhasil mengingatnya "Amar kan?!, Waalaikumsalam.

__ADS_1


"Boleh duduk disini?, tanya Amar.


Bella lalu tersenyum dan mempersilahkan Amar duduk. Amar lalu memperkenalkan Aisyah dan Nisa kepada Bella. Mereka pun saling berkenalan, demikian juga dengan Amel.


"kamu kuliah disini juga Bell?, tanya Amar.


Bella yang tengah menikmati jusnya lalu menjawab pertanyaan Amar, "tidak. aku di fakultas ekonomi, lagi pingin aja makan disini".


Mereka pun terlibat obrolan ringan. Selang waktu tak lama, Rayyan datang menuju kantin. Rayyan lalu menuju ke meja tempat mereka berkumpul.


Rayyan berjalan sambil sekilas mengelus kepala Bella, kemudian menyapa semua orang "Assalamualaikum, maaf ya baru selesai kelasnya, gimana ada masalah apa?", ?tanya Rayyan kepada teman-teman yang ada dihadapannya.


"Makan aja dulu Ray, mumpung di kantin, dah jam makan siang", kata Amar.


"Astaghfirullah pe lupa waktu..oke oke kita makan siang dulu".


Amar, aisyah, dan Nisa lalu menuju ke penjaja makanan yang mereka inginkan. Di kantin itu banyak sekali macam makanan.


"kau makanlah dulu, nanti aku menyusul", ucap Bella.


"Bell...", Rayyan tidak suka dengan jawaban Bella."


aku sudah minum jus Ray, nanti pasti aku beli makan oke", ucap Bella.


"baiklah, aku beli makanan dulu".


Mel, kau sudah makan?, tanya Rayyan.


Amel lalu memperlihatkan piring bekas wadah makanannya.

__ADS_1


Rayyan kembali ke tempat duduknya dan membawa makanan padang kesukaannya. Nisa lalu berkata, "kak Ray suka masakan padang juga ya. kog bisa samaan sich dengan aisyah, jangan-jangan jodoh nich".


Rayyan hanya tersenyum, lalu memandang kearah Bella, Dia tidak ingin gadis kesayangannya itu marah.


"kak Ray, Aisyah bisa lho masak makanan padang. kalau di kost sering masak dia. Kalau pas masak makanan padang nanti kita kirim dech ke tempat kost kak Rayyan".


Rayyan lagi lagi hanya tersenyum dan mencuri pandang ke arah Bella.


sementara Aisyah hanya diam tersipu, karena ulah sahabatnya Nisa.


Amarpun berkomentar, "yang dikasih hanya Rayyan aja nich, aku nggak dikasih...aku kan satu kost ama Rayyan.


Nisa pun tersenyum.."iya..nanti kita bawain juga buat kak Amar".


Sementara Bella, dia sibuk membalas chat dengan seseorang yang tak lain adalah Amel yang duduk di sebelahnya.


Amel : kurasa aku tau nich arahnya kemana.


Bella : Hahaaaaa


Amel : Belum tau aja saingannya Berrrrratttttt


Bella : apanya yang berat?


Amel : atas, bawah Berrrrraaaaaattttt


Bella : hahaaaaaa


Bersambung

__ADS_1


...****************...


__ADS_2