
Mobil merah melaju dengan kecepatan sedang menuju fakultas ekonomi di salah satu kampus ternama di kota C. sesampainya di tempat parkir seorang gadis cantik keluar dari mobil merah tersebut dengan membawa tas dan menenteng tas laptopnya.
Dialah Bella. Banyak sekali lelaki yang menyapanya atau sekedar memandang mengagumi kecantikan nya.
Bella langsung menuju ruang kuliahnya dan duduk di dekat sahabatnya Amel. "Hai..." Bella memegang pundak amel mengagetkannya. Ya ampun bel gimana klo jantungku copot coba?. Bellapun tertawa " ya tinggal pasang lagi lah..."
"emm btw tadi pagi telpon siapa, telponku dianggurin? tanya amel. "Bram yang telfon", jawab bella. Amelpun makin penasaran, "Bram masih sering telfon?". Bella hanya menjawab pertanyaan sahabatnya itu dengan mengangguk kan kepalanya.
Gila ya cinta mati ma kamu kali Bell, nggak da lupa-lupanya ma kamu, pake pelet apa U manjur banget?
"Pelet ikan" jawab Bella asal lalu mereka berduapun tertawa bareng.
Setelah beberapa jam kuliah, Bella dan Amel menuju ke kantin kampus. " hmm Bell, seriusan kamu nggak pacaran ma Bram?"
"seriusan" jawab Bella. "Beneran msh nggak niat pacaran?", dan jawaban Bella pun hnya "hm" sambil makan.
Selang beberapa lama hp Bella berbunyi, sebelum mengangkat telpon bella menunjukkan layar telponnya kepada Amel, Amel membaca layar tersebut yang tertera nama Adam yang memanggil.
Bella menaikkan alisnya minta pendapat Amel apakah panggilan telpon dari Adam harus dijawab atau tidak. " jawablah" kata Amel.
__ADS_1
Adam adalah cowok yang selama ini disukai Amel. saking bingungnya Amel karena nggak pernah bisa mendekati adam, akhirnya Amel nyuruh Bella ndeketi Adam. Nggak perlu dideketin, sekali ketemu Adamlah yang malah lanjut selalu deketin Bella. dari situ Amel tersadar bahwa memang Adam hanya menganggapnya teman, dan Adam nggak pernah tertarik padanya.
Panggilan telpon Adampun diangkat oleh Bella. " ya Dam..". lalu adam bertanya ke bella "gi dimana?".
"di kampus", jawab Bella. Adampun menekankan kembali "iya dikampus tp dimana?, aku di fakultas Ekonomi ni..".
"oooo, dkantin" jawab Bella. lalu adam berkata, "oke aq kesitu", dan panggilan telpon pun ditutup.
Sesampainya di kantin fakultas ekonomi, adam langsung menuju tempat Bella dan Amel berada.
"hai sayang", Adam menyapa Bella sambil mengelus rambut bella, lalu duduk dekat Bella. Bella tersenyum dan membalas sapaan Adam " hai". kemudian Adam jg menyapa Amel " hai mel", "hai" kata amel.
" nanti malam keluar ya" Adam berkata ke Bella sambil memandang gadis cantik itu.
"nggak bisa" kata bella.
"hm iya banyak tugas kan?!, ayolah Bell, kita udah lama nggak keluar bareng, aku butuh bantuan.."
"bantuan apa? jangan bilang suruh ngusir penggemarmu lagi"
__ADS_1
"nggak...bantu cariin kado buat ponakan, mau ultah dia'
Bella melihat ke Amel..lalu kemudian berkata "hmm...oke dech"
Adam tersenyum bahagia lalu mengelus rambut Bella, "Thanks" kata dia. Merekapun makan sambil ngobrol, selang beberapa lama adampun berpamitan " aku masih ada kuliah ni, balik dulu ya? Bellapun menggangguk mengiyakan.
Adam berdiri dan mengambil tasnya bersiap untuk pergi, tak lupa dia mengelus rambut gadis pujaannya itu sambil berpamitan " bye sayang duluan ya", " oke" kata Bella.
Setelah kepergian Adam. Amel langsung melihat ke Bella. Bellapun melihat Amel balik, sambil bertanya " kenapa" ?
Amel dengan wajah jengkelnya berucap " kuakui kau benar-benar mangneto girl.
Bella pun berucap " hah magneto girl?", lalu Amel menjelaskan, iya, ditubuh kamu itu pasti mengandung magnet, tiap cowok pengennya nempel mulu.
Bellapun tertawa dengan ucapan sahabatnya itu. Amel memperhatikan Bella, "hmm, biar kulihat bagian mana yang ada magnetnya" Bella pun kembali tertawa, sementara Amel masih sibuk melihat sahabatnya tersebut.
"aku tau..mata kamu, senyum kamu, terus bodymu...arghhh...semuanya mengandung magnet.
tanam magnet di klinik mana kamu?" Bella pun makin tertawa dengan ucapan sahabatnya tersebut, lalu berkata "ide bagus tu, inovasi di dunia kecantikan "TANAM MAGNET" lalu merekapun makin tertawa kencang.
__ADS_1