Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
Rayyan n Amel


__ADS_3

Di ruang apartemen Bella, Rayyan melihat jam tangannya. "Bell, ayo berangkat, takutnya kamu nanti telat". kata Rayyan. Bellapun lalu melihat arlojinya, " oke ayo", kata Bella. sampai di depan pintu Bella teringat sesuatu " sebentar helmku". Bellapun mengambil helm nya.


Mereka berduapun turun lalu menuju ke parkiran. Sebelum menaiki motornya Rayyan melihat ke arah Bella. " hmm ada yang kurang Bell". Bellapun bertanya kekurangan nya " apa?". " jaket, pakai jaketku ya?" kata Rayyan.


nggak usah, cuma sebentar juga", kata Bella.


Mereka lalu menuju ke cafe dimana mobil Bella diparkir. Cafe dekat kampus itu sudah banyak pengunjung. Bella turun dari motor lalu melepas helmnya. Sementara itu ada sepasang mata melihat ke arah mereka " Bella naik motor..., trus cowoknya siapa?!".


Tak berselang lama Rayyan pun melepas helmnya. orang yang menatap Bella tadi semakin heran " Rayyan".


Orang itu lalu mendekati keduanya, sambil memegang bahu Bella, " Hai". Bella terkejut dengan kedatangan orang tersebut. " Amel", kata Bella. orang tersebut adalah Amel. Sementara Rayyan juga heran karena bisa bertemu Amel dan ternyata Amel mengenal Bella.


" Amel, kamu disini?", kata bella. sementara Amel malah balik bertanya pada Bella " nich gimana ceritanya bisa bareng ama Rayyan?".

__ADS_1


"kalian kenal?", tanya Bella.


Amel menyapa Rayyan, " hai Ray, lama nggak ketemu". Rayyanpun membalas sapaan Amel, "iya nich dah lama nggak ketemu, kamu apa kabar, anak anak ngajakin reunian tuch".


Amelpun penuh antusias, "boleh tuch, kapan ditunggu ya kabarnya". Rayyan tersenyum lalu mengacungkan jempolnya.


" Bell pergi dulu ya, bentar lagi da kuliah" , ucap Rayyan. " oke, makasih ya", jawab Bella. Rayyan lalu berpamitan ke Amel, "Mel, pergi dulu ya, nanti calling caling lagi, oke!". Amelpun mengiyakan. Rayyan sudah siap dengan motornya lalu mengucap salam " Assalamualaikum". Waalaikumsalam, balas kedua gadis itu. Rayyan lalu melaju dengan motornya .


Bella dan amelpun berjalan menuju mobil Bella. " Bell, temeni sarapan dulu", kata Amel. Bella pun mengiyakan lalu masuk ke cafe dan memesan secangkir es coffe. Amel yang kepo terus terusan bertanya pada Bella. "kenal dimana". Bella lalu menjelaskan "ingat pemuda yang kukejar kejar kemarin?, nah itu dia".


Rayyan itu pernah ada aksi bansos bareng ma aku. Waktu ada bencana di kota J. Bell. Btw U pilih cowok pinter ya, cowok yang di dekat U nggak ada yang jelek.


Bella hanya tersenyum menanggapi ucapan sahabatnya itu. Amel lanjut bercerita ke Bella, tau nggak bell, waktu bansos itu, dia salah satu most wanted cowok.

__ADS_1


Bella meminum es coffee nya sambil santai mendengarkan sahabatnya.


" udah sejauh mana u ama dia?", tanya Amel. masih sejauh satu kilometer, jawab Bella.


" jangan main main ama dia Bell, Anaknya baik soalnya, alim pula", kata Amel.


"pikiran U tuch ya....", ucap Bella.


"Beneran nich Bell, ni anak baik banget n alim pula, kasihan kalo U mainin." mending dia ma ukhti sholihah ato ma cewek cewek diluar sana yang model setia


" emang aku model yang kayak gimana? " tanya Bella.


"Model merk Lacoste", kata Amel.

__ADS_1


Beneran deh bell tu anak bnyak pengemarnya, mending U menjauh aja ya pasti tetep laku kog dia, mana cakep, tajir, U liat kan motor sport yang dia pake harga berapa..nah itu juga jadi inceran para cewek, ditambah karakternya, baik, alim, pasti setialah kalo jadi pasangan, nggak kayak kamu.


Dari tadi puas ya U ngatain aku. udah ayo ngampus. Amel tertawa mendengar sahabatnya itu, lalu mereka menuju ke kampus dengan mobil masing masing.


__ADS_2