Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
Faiz


__ADS_3

Beberapa minggu pun berlalu, Bella dan Amel makin sibuk dengan tugas tugas kuliahnya. Rayyan n Bella belum pernah bertemu lagi. Rayyan sibuk dengan kuliah, pekerjaan dan organisasinya.


Suatu hari Bella yang menuju masjid kampus mendapatkan telfon dari seorang pria. Tertera di layar nama Faiz. Faiz anak dari teman mamanya Bella. Faiz alumni kampus tempat Bella kuliah. Bella lalu menjawab panggilan telfonnya


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam salam bell, gi dimana?", tanya Faiz.


"di kampus kak, lagi menuju masjid ni, tumben telfon" ucap Bella


" tunggu aku dimasjid ya, aku meluncur.. assalamualaikum"


sambungan telfonpun terputus.


Bella sampai dimasjid dan menunggu waktu sholat tiba. Beberapa menit kemudian Faiz sudah sampe di masjid dan buru buru masuk masjid karena sholat berjamaah akan dimulai.


Setelah selesai, faiz lalu keluar dari masjid dan disana dia menemukan beberapa adik tingkat yang satu organisasi dengannya waktu dulu dia masih kuliah. Faiz pun menyapa mereka.


Assalamualaikum..


semua orangpun langsung menghadap faiz. salah satu adik tingkat bertanya..


" mas faiz....tumben kesini mas"


iya ni lagi da perlu.

__ADS_1


" lagi rapatkah?", tanya faiz


"abis rapat tadi mas", kata salah satunya.


" o gitu...jadi kangen ngumpul ma kalian".


Faiz melihat sekitar, dan menemukan Bella dalam jarak beberapa meter baru keluar dari masjid. " Bell..., faizpun memanggil Bella.


Faiz lalu berpamitan dengan teman temannya, " pergi dulu ya lain kali ngumpul bareng", kata faiz.


"iya kak ditunggu kumpul kumpulnya"


"oke, assalamualaikum..".


" Waalaikumsalam" jawab teman temannya


"assalamualaikum Bel.."


"Waalaikumsalam kak...wah bos besar tumben nemuin aku", kata Bella


"Da titipan dari mama buat calon mantu", goda faiz


Bella pun reflek memukul lengan faiz


"mama abis dari turki da oleh oleh tuch di mobil"

__ADS_1


"oh ya...senengnya...tante emang the best", ucap bella.


" anaknya enggak?", tanya faiz


anaknya best pula lah...


Merekapun ngobrol dan bercanda sambil menuju ke mobil faiz. Faiz membuka mobilnya dan membawakan oleh oleh dari mamanya tuk diberikan ke Bella.


" wow banyak banget", tante emang slalu baik, nanti aku sempatkan telfon.


" Bell makan siang yuk"


Bella pun menyetujui, mereka memutuskan tuk pergi satu mobil menggunakan mobil Bella,. dan Faiz yang menyetir.


Sementara di depan masjid, teman teman Faiz mengamati pemandangan tersebut. salah satunya berkomentar " apa itu calon kak faiz ya, cantik banget"


"yang tadi bukannya bidadari dunia" kata rama, ya rama dan teman temannya yaitu amar dan rayyan juga ada disana karena mereka satu organisasi tempat Faiz dulu berorganisasi.


Rayyan sempat kaget tadi waktu Faiz memanggil Bella, dan benar saja itu adalah Bella yang belum lama ini dia kenal. Bella yang sudah lama tidak ditemuinya.


Setelah tau itu Bella yang dia kenal, Rayyan terus mengamati interaksi keduanya sampai mobil mereka meluncur ke luar area masjid. Keduanya terlihat akrab di matta Rayyan.


Rayyan mengingat kembali pertemuan nya dengan Bella, dan mengingat bagaimana menariknya Bella.


Setelah mendengar perkataan temannya yang menyebutkan kalau kemunginan Bella calon istri Faiz, ada sedikit rasa kecewa di diri Rayyan. Rayyan akui Rayyan tertarik dengan Bella. Bella cantik, menyenangkan dan pandai membawa diri.

__ADS_1


Rayyan tidak pernah kefikiran kalo Bella sudah mempunyai calon suami. setelah kenal Bella, sebenarnya Rayyan sering mengingat gadis itu, ingin menghubungi nomornya tapi malah kepikiran alasan apa yang bisa untuk mulai pembicaraan dengan Bella. Rayyan juga terkadang pingin jumpa dengan Bella, karna Bella meninggalkan kesan yang menyenangkan baginya.


Dan akhirnya datanglah hari ini, Dia melihat Bella tapi Bella tak melihatnya, atau mungkin Bella sudah lupa padanya, itu yang ada di fikiran Rayyan.


__ADS_2