
Amel dan bella pun akhirnya sarapan bersama. amel bertanya pada bella.
"jadi kemarin adam nginap dsini?"
bella hanya berdehem sambil mengangguk.
lalu amel kembali bertanya "dia sering nginap?".
"jarang", kata bella. Amel masih belom percaya " boong".
Bellapun memberikan penjelasannya "hei kau tau aku nggak pernah bohong padamu mengenai adam, benar kan".
amel pun berfikir sejenak "hmm iya juga sih, trus ngapain aja kemarin? bobol gawang?" tanya amel.
bella langsung bereaksi "ngawur... ya nggaklah... gawangnya bukan buat adam".
sambil menaikkan alisnya amel berkata "trus buat siapa?".
"hmmm... i dont know" , kata bella.
Amelpun bak detektif yang terus menerus bertanya pada bella "nyari yang kayak gimana sich bell....?".
"entahlah... aku sendiri juga belom kepikiran", jawab bella.
udah ach U kayak detektif aja nanya mulu.
Btw gimana dengan dany dah sampe apa, dah rutin PDKT kan dia. amel pun mengiyakan.. iya tambah rutin dia, sering ngajak jalan bareng. " terus?!' bella lanjut bertanya. Amel pun mencurahkan isi hatinya. "aku tak tau, dia baik tapi aku nggak terlalu tertarik".
" hmmm karna U masih tertarik dengan Adam kan?" tanya bella.
__ADS_1
Amel menghela nafasnya dan kemudian kepalanya merosot lagi ke meja " hmmm sepertinya begitu...huwaaaaa (menirukan gaya menangis)". " amel.. amel.. yang baik ditolak malah lebih suka ngejar buaya darat" kata bella.
"tapi buayanya ganteng n baik juga gimana dong huwaaaaa..." amel berucap sambil memikirkan adam.
Bellapun menjelaskan, "baik sebagai teman belom tentu baik sebagai pasangan". amelpun menjawab "taulah bell makin bingung aku... bell gimana sich perlakuan adam ke kamu ?".
Bella pun melihat ke amel "yakin mau dengar... telinga nggak panas?"
amel lalu berkata sambil memegang kedua telinganya "hick... hick... kucoba."
bella menegaskan kembali "beneran nich?!"
dan amelpun mengangguk.
Bella lalu mendeskrepsikan tentang adam. adam itu menyenangkan karena dia itu tipe easy going. enak kalau jalan dengannya. Dia juga penyayang, tapi aku juga nggak yakin dia akan bisa menyayangi satu cewek saja. Dia perhatian, tau yang kusuka dan tidak, dan tau betul kebiasaanku.
"bell..." kata amel.
"apa?! jawab bella, masih mau tanya, masih kuat denger?, amelpun mengangguk lalu minum aer putih dihadapannya. Amelpun meneruskan pertanyaannya.
" em bell gimana rasanya dipeluk adam? bellapun menjawab "biasa".
" Biasa?!" amelpun menekakan ucapannya, biasa gimana kalo aku udah dag dig dug duer pastinya.. u kog biasa aja.
Bellapun menjelaskan, ya mo gimana lagi, peluk ya peluk aja ya gitu rasanya.
Amelpun berkomentar " dasar poon pisang, punya jantung nggak punya hati".
Bellapun tertawa mendengar ucapan sahabatnya itu sambil berkata " emang kamu, BAPERAN (sambil menjulurkan lidahnya mengejek Amel).
__ADS_1
Amelpun lanjut bertanya " bell, adam jago nggak?. bella mengerutkan dahinya "jago apa maksudnya?"
amel menaik turunkan alisnya "itu bell"
"itu apa ?" tanya bella amelpun memberi kode dengan tangannya. kode itu berarti ciuman. "yess dia jago.." kata bella'. amelpun teriak, "bell.....".
bella menutup telinganya "apa sich berisik, udahan ya takut u nggak kuat dengernya". amel belum puas sampe situ dia masih pingin melanjutkan interogasi nya
"nggak..nggak..nggak...lanjut", kata amel.
bella menjawab, "mo tanya apa lagi?"
amel penasaran "em...bell, kamu udah liat body dia seluruhnya?"
bellapun mengangguk
amel makin merosot ke meja mendengar pernyataan bella " bella.....huwaaaaaaaaa".
bella pun menjelaskan, "kan aku dah bilang kalo soal adam aku pasti jujur ma kamu, karna kamu kan yang nyuruh aku godain dia".
"godain apa...baru liat kamu aja udah tergoda dia" amel berkata sambil sedih karena sahabatnya mampu memikat Adam dalam waktu sebentar, sementara dia tidak berhasil memikatnya.
Amel kembali dengan pertanyaan nya "em.. bell body adam gimana?". bella pun menjawab "tadi kamu kan dah liat sendiri sepenggal...sexy kan? sambil alis bella diangkat turun naik godain amel
amel mengakui sambil senyum "iya seksi, trus lainnya gimana?
Bella tau yang dimaksud amel "tambah seksi lagi". mendengar jawaban sahabatnya, amelpun berteriak, "bella.......".
lalu bella berkata, "apasih berisik... udah ah lanjutin makan keburu dingin."
__ADS_1