
Bella beranjak dari tempat duduknya dia mengambil kunci mobil yang ada di meja lalu menuju pintu keluar restoran tersebut. Namun tiba-tiba langkahnya terhenti karena beberapa orang memenuhi jalan menuju ke pintu keluar.
Mereka adalah serombongan orang yang baru masuk ke restoran. Bella menghentikan langkahnya dan pandangannya tepat tertuju pada salah satu orang yang berada di depan, di tengah-tengah rombongan. Sepertinya orang inilah yang menjadi pusat dari rombongan tersebut.
Bella memandang orang tersebut. Seorang pria tampan yang nampak berkarisma, seorang pria yang nampaknya tegas sedang memandangnya juga. Bella kemudian mendekat pada pria tersebut lalu tiba-tiba mencium bibir pria dihadapannya.
"Bell..", teriak Rayyan. Bella lalu menyudahi aksi ciumannya dengan pria asing itu kemudian berlalu meninggalkan restoran.
Perasaan Rayyan campur aduk, kecewa, marah dan takut kehilangan Bella.
Bella melajukan mobilnya tanpa punya tujuan yang jelas. Setelah melaju tanpa arah baru dia sadari bahwa ada sebuah mobil hitam yang selalu mengikutinya dari tadi.
__ADS_1
Bella memutuskan untuk berhenti di pusat perbelanjaan, setidaknya dia aman disana karena banyaknya orang. Setelah menghabiskan waktu beberapa lama di pusat perbelanjaan Bella memutuskan untuk kembali ke apartemennya.
Didalam sebuah mobil hitam ada seseorang yang sedang berkomunikasi melalui ponselnya melaporkan tentang keberadaan Bella. Orang diseberang sana lalu melanjutkan informasi tersebut pada tuannya.
"Permaisuri sudah ada diapartemennya, Dia aman". Ucap orang tersebut yang tak lain asisten sekaligus sahabat seorang pengusaha muda yang menyuruh anak buahnya untuk mengikuti Bella.
"Apa kau bilang, permaisuri?!", Tanya pengusaha muda tersebut. Asistennya pun tersenyum, "lebih tepatnya calon permaisuri".
"Omong kosong apa yang kau bicarakan, aku hanya kuatir dengan keselamatannya itu saja", ucap pengusaha tersebut.
Sementara itu Rayyan sedang berada di kamar kostnya, kepalanya seperti akan meledak mengingat kejadian tadi dengan Bella, Bella yang selalu semaunya sendiri, Bella yang selalu menang, dan Bella yang sudah menguasai hati dan fikirannya. Rayyan bahkan tak yakin apa dia bisa menghilangkan Bella dari hati maupun dari otaknya.
__ADS_1
Bella sudah memguasai Rayyan hingga beberapa kali Rayyanlah yang memutuskan untuk mengalah. Dan disinilah Bella sedang berolahraga di tempat gym yang merupakan fasilitas apartemen tempat dia tinggal.
Bella tak pernah menghiraukan hal-hal merepotkan dari seorang pria. Dia tak menghiraukan masalah hari ini dengan Rayyan. Bella menikmati waktunya sementara Rayyan tak bisa menikmati apapun. Pikirannya hanya tertuju pada Bella, marah, kecewa, dan takut kehilangan berbaur jadi satu.
Seminggu berlalu susah sekali bagi Rayyan menghilangkan Bella dari pikirannya. Dan Bella, seperti biasa dengan kehidupan normalnya. Bella mengendarai mobilnya ditengah padatnya lalu lintas ditemani lagu sebagai penyemangat harinya.
Siang itu sedang terjadi kecelakaan yang melibatkan mobil dan sepeda motor. Kecelakaan itu berada di seberang jalan yang dilalui Bella. Fokus Bella tiba-tiba tertuju pada sebuah motor dengan posisi jatuh ke jalanan. Motor yang dia kenal sebagai milik Rayyan.
Perasaan Bella tak karuan, Bella lalu menepikan mobilnya dan menyebrang ke seberang jalan. Bella buru-buru menuju ke tempat lokasi, jantungnya berdetak lebih kencang, kecemasan melanda pada diri Bella.
Bella menerobos barisan orang yang berada dilokasi kecelakaan hingga terlihatlah korban kecelakaan yang terkapar tak sadarkan diri. Kaki Bella seakan lemas, Dia bahkan merasa mulai kekurangan oksigen karena memikirkan Rayyan.
__ADS_1
Bella mulai mengatur nafasnya tatkala melihat sosok yang dikuatirkannya sedang berada disebelah korban. Bella benar-benar lega karena Rayyan terlihat baik-baik saja, bahkan dia sepertinya berupaya menolong korban kecelakaan.
Bella masih dalam keadaan shock, dia butuh udara segar. Bella memutuskan kembali ke mobilnya setelah memgetahui keadaan Rayyan baik-baik saja. Bella berjalan menuju ke arah mobilnya. Namun naas saat menyebrang, Bella yag masih dalam keadaan belum stabil tertabrak sebuah mobil hingga membuatnya terjatuh dan tak sadarkan diri.