
Rayyan dan Bella berjalan beriringan ke sebuah Mall terbesar di kota C. Setelah cukup lama membujuk Bella akhirnya Bella yang merasa risih mengiyakan untuk jalan jalan. Bella tak tertarik untuk membeli apapun. Dia hanya jalan dan terus berjalan.
Rayyan tau Bella terpaksa tuk keluar dari apartemen nya. Gadis itu tampak mengemaskan bagi Rayyan meski mukanya cemberut menampakkan ketidaksukaan.
Rayyan kemudian mengarahkan Bella ke food court, siapa tau dengan makanan, mood Bella kembali membaik. Rayyan melihat berbagai tempat makan disana kemudian akhirnya memutuskan membawa Bella menuju ke kedai es cream.
Rayyan menggiringnya untuk duduk dan memberikan menu yang ada. Setelah melihat menu, Bella tersenyum kepada Rayyan karena ini adalah salah satu makanan favoritnya apalagi kalo lagi bad mood parah seperti hari ini.
"kenapa" Rayyan menggoda Bella yang langsung mengubah mimik wajahnya setelah melihat beberapa menu es cream di buku menu. "tadi muka kayak ditekuk gitu, sekarang senyum-senyum, kenapa? suka?!".
Bella pun senyum dan mengangguk -anggukkan kepalanya.
" ya udah buruan pesen mau yang mana?". tnya Rayyan.
Bella lalu menunjukkan pilihannya pada Rayyan lalu Rayyan memesankannya.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian pesanan datang. Semangkuk kecil es cream rasa kopi dan semangkuk es cream seukuran mangkuk spageti dengan mix es cream coklat dan vanila ditaburi kacang dan dengan siraman coklat diatasnya.
Bella dan Rayyan pun menikmati es cream mereka sambil ngobrol " sepertinya kau sangat menyukai kopi", tanya Bella.
" yap...sering begadang jadi sering ngopi" jawab Rayyan, "dan sepertinya kau menyukai es cream..."
Bella tersenyum dan penuh semangat berkata pada Rayyan "ini salah satu mood booster".
Rayyan lalu teringat adik perempuannya yang semasa kecil kalo nangis trus dikasih es cream lalu berhenti nangisnya.
Sementara Bella dan Rayyan menikmati es creamnya, agak jauh dari tempat mereka ada dua orang gadis yang baru saja duduk dan menunggu pesanan makanan mereka. Salah satu gadis yang sedang melihat sekitar kemudian melihat ke arah Bella dan Rayyan. Mereka adalah teman Rayyan yaitu Aisyah dan Nissa.
Sementara Nissa lalu mengarahkan pandangannya kembali ke sahabatnya Aisyah. Nissa baru sadar kalau perkataannya mungkin akan melukai sahabatnya. Sahabatnya ini sudah lama tertarik dengan Rayyan.
" em...mungkin saja itu adiknya..Kak Rayyan kan punya adik perempuan, kuliah dikota ini juga tapi beda kampus" kata Nissa mencoba menetralisir keadaan.
__ADS_1
"udah ayo makan..." kata aisyah karena pesanan makanan mereka sudah datang. Sementara Nissa masih saja penasaran.
"Ai, kog kayak pernah lihat tuch cewek ya, dimana ya...", Nissa mencoba mengingat dalam memorinya.
Bella dan Rayyan sudah menyelesaikan makannya. " Mau kemana lagi Bell?, tanya Rayyan. Bella melihat ke arah Rayyan lalu berkata "Pulang aja yuk, seharian kamu nemi aku nggak capek pa?"
"lumayan sich", sambil tersenyum Rayyan menjawab pertanyaan Bella. "ya udah kamu langsung pulang aja ya, mobilku kamu aja yang bawa. aku naik mobil online aja".
"Kog gitu?" tanya Rayyan. "katanya capek...ya kasihan kan kalo kamunya nganter aku duluan abis tu baru pulang ke kost."
Rayyan lalu berdehem.. sebenarnya dia hanya mengoda Bella, tapi gadis ini sepertinya lagi nggak bisa bercanda. "udah ayo pulang aku anterin", kata Rayyan.
Bella menggelengkan kepalanya, "Aku pesen mobil online aja". Bellapun mulai membuka aplikasi mobil online. Rayyan lalu mengambil hp Bella. "aku anter". sekali lagi Bella menggelengkan kepalanya.
Rayyan merasa salah bicara, tidak seharusnya Rayyan bercanda disaat mood gadis ini sedang tidak bagus. Bell aku tadi hanya bercanda... maaf ya.. udah ayo pulang.
__ADS_1
Bella menengadahkan tangannya meminta hp. Rayyan bisa melihat dari muka Bella kalau Bella masih dalam mode ngambek. Rayyan tidak memberikan hp itu kepada Bella. Rayyan malah memasukkan hp itu ke dalam tasnya.
"kembaliin", pinta Bella. Rayyan tetap tidak memberikan kepada Bella. Merasa usahanya sia-sia. Bella yang sifat keras kepalanya itu muncul langsung pergi begitu saja meninggalkan Rayyan.