Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
menjemput Rayyan


__ADS_3

Sesampainya di apartemen, Bella lalu mandi. Sambil menunggu waktu untuk menjemput Rayyan, Bella makan makanan yang disiapkan Ridwan.


Notifikasi pesan masuk ke hp Bella dan ternyata pesan dari Rayyan. Rayyan sudah hampir sampai itulah pesan yang diketikkan Rayyan. Bella lalu mengambil tas dan kunci mobilnya.


Mobil Bellapun menuju ke kampus. Sesampainya di halaman masjid tempat penjemputan Rayyan, Bella keluar dari mobil untuk mencari sosok Rayyan. Namun dia mendapati pemandangan yang tidak disukainya. Dia melihat Aisyah mengenakan jaket pemberian Bella untuk Rayyan.


Sementara itu Rayyan yang melihat Bella sudah menjemputnya langsung lari menuju ke arah Bella. Bella memandang Rayyan dari kejauhan, bisa dilihat Bella bahwa Rayyan tidak mengenakan jaket pemberiannya.


Rayyan sampai ke tempat Bella.


"Bella sayang...aku sangat merindukanmu".


Bella hanya tersenyum namun senyuman itu dirasa Rayyan agak dipaksakan.


"Kau kenapa?, Tanya Rayyan.


Bella tidak menjawab pertanyaan Rayyan tapi mempersilahkan Rayyan untuk duduk di kursi penumpang.


Rayyan menawarkan diri untuk membawa mobil Bella, tapi Bella tidak mengijinkan dengan alasan karena Rayyan pasti kecapekan.


Rayyan menuruti perkataan Bella yang terlihat sedang tidak dalam mood yang baik. Rayyanpun masuk ke mobil dan duduk di kursi penumpang disebelah Bella.


Sambil mengendarai mobilnya Bella bertanya pada Rayyan "Dimana jaketmu?".


Rayyan memandang Bella. Wajah Bella sedang kurang bersahabat meski dia masih berusaha tersenyum


"Jaketku kupinjamkan pada Aisyah", jawab Rayyan.

__ADS_1


"Apa dia tidak membawa jaket, kalian kan pergi camping bukan pergi ke pantai".


Rayyan mulai menangkap ketidaksukaan Bella. Rayyan lalu memberi penjelasan pada Bella. "Dia membawa sweater namun tak cukup hangat untuk kondisi disana".


Bella masih terus bertanya pada Rayyan, lebih tepatnya menginterogasi.


"Disana ada banyak orang, kenapa jaketmu yang dipinjam".


Rayyan mulai merasa tidak nyaman dengan kondisi mereka berdua saat ini. Salah kata sedikit saja bisa berakibat fatal di hubungan mereka. Hal ini karena Rayyan sudah mengetahui sikap keras kepala Bella.


"Kebetulan waktu itu Aku dan Aisyah sedang kebagian tugas untuk membeli makanan. Dan karena Aisyah terlihat kedinginan, Aku akhirnya menawarkan jaketku untuknya.


Bella mengangguk-anggukkan kepalanya.


Tak terasa perjalananpun telah sampai di kost Rayyan. Bella menghentikan mobilnya di seberang jalan kost Rayyan.


"Turunlah, pinta Bella.


"Kenapa disini, Bukankah tadi kita sepakat akan ketempatmu", ucap Rayyan.


Bella memandang Rayyan, ".kumohon turunlah".


Bella tak mau menyakiti Rayyan. Dia sadar mood nya saat ini sedang tidak baik, Dan dia tidak ingin menyakiti seorang Rayyan yang sangatlah baik dan sangat menyayanginya.


Rayyan masih belum mau beranjak dari tempat duduknya. "Ray kumohon turunlah.."., Pinta Bella.


"Baiklah tapi kau harus turun bersamaku, ucap Rayyan.

__ADS_1


"Aku harus pergi, kumohon turunlah..".


Rayyan berfikir keras agar Bella tidak pergi darinya. Membiarkan Bella saat ini pergi sendirian berkemungkinan buruk bagi keduanya.


"Kau mau kemana?", Ucap Rayyan dengan nada yang lembut.


"Entahlah", jawab Bella.


Beberapa saat kemudian hp Bella berdering dan nampak nama Ridwan disitu. Bella hendak mengambil hp nya namun dicegah Rayyan. Hp itupun berpindah tangan ke Rayyan.


"Ray kumohon turunlah dan berikan hpnya padaku", pinta Bella.


Rayyan tak mau memberikan hp itu pada Bella. Rayyan mendekat ke Bella lalu mengambil kunci mobil Bella.


"Ray kembalikan, aku mau pergi", ucap Bella.


Rayyan tidak mendengarkan permintaan Bella. Rayyan turun lalu menuju ke sisi pintu dimana bella berada. Rayyan membuka pintu mobil dan memegang tangan Bella.


"Ayo turun !".


Rayyan tak mau Bella pergi darinya. Situasi seperti ini bahaya buat hubungan keduanya.


Rayyan lalu mengajak Bella menuju kelantai dua tempat kamarnya berada. Sampai di dalam kamarnya Rayyan menyuruh Bella untuk tidur, "Tidurlah, aku mau mandi sebentar".


Bella menuruti perkataan Rayyan. Saat ini dia memang butuh berbaring dan memejamkan matanya. Rayyan mencium kening Bella dan berkata "aku mencintaimu.


Rayyan lalu menuju kekamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai dari kamar mandi, Rayyan yang kelelahan dan juga sangat merindukan Bella itu kemudian menyusul Bella ke tempat tidurnya.

__ADS_1


Rayyan naik ke atas ranjang dan memeluk tubuh Bella. Rayyan memindah posisi Bella menjadi berhadapan dengannya "Aku sangat merindukanmu". Rayyan lalu mencium kepala Bella. Dipandangnya wajah cantik Bella yang sangat dirindukannya. Rayyan kemudian memeluknya erat.


Dia takut kehilangan Bella.


__ADS_2