Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
bidadari dunia atau surga


__ADS_3

Bella memarkirkan mobilnya dipelataran masjid. setelah turun ponselnya berbunyi.


Bella pun menerima panggilan telfon sambil berjalan. "iya mel", kata Bella. yap yang menelfon adalah amel sahabatnya.


Amel berkata, "pak Ardan jadi jam 1 kuliahnya, kamu dimana?".


Bellapun menjelaskan "Di masjid, oke dech masih sempet. "oke ditunggu ya..", kata Amel dan bellapun menjawab "oke"


Bella menutup panggilan dari sahabatnya, kemudian menuju ke masjid kampus.


Sementara itu dilantai atas masjid berdirilah 2 orang pemuda yang habis rapat kegiatan masjid. salah satu pemuda itu langsung berdecak kagum melihat seorang gadis yang dilihatnya dari atas sedang berjalan menuju ke shof sholatnya sambil berkata " hmmm bidadari surga, teduh liatnya",


Sementara pemuda satunya juga mengamati seorang gadis tapi gadis yang berbeda dari temannya " wow...bidadari dunia, perfect". pemuda satunya yang bernama amar pun berkata " lebih perfect bidadari surga dong".


pemuda satunya yang bernama rama tak mau kalah "coba u liat bener bener, sudah pasti bidadari dunia lebih perfecto".

__ADS_1


sementara itu seorang pemuda yang berbaring dilantai karena kelelahan dengan padat aktivitasnya mulai risih mendengarkan perdebatan teman temannya.


" napa sich berisik..ingat ini masjid". temannya yang bernama ramapun lalu menarik temannya yang berbaring, dialah Rayyan. Rayyan lalu bangun dan melihat apa yang mereka perdebatkan.


"liat dibawah sana, pilih mana?", tanya Rama.


Rayyan mulai melihat ke bawah disana dia melihat Aisyah gadis yang banyak disuka kaum adam disalah satu organisasi islam di kampus tersebut dimana Rayyan menjabat wakil ketua disitu.


Amar lalu berkomentar " nah kan liat rayyan juga suka meihat bidadari dunia", sedangkan Rayyan pandangannya mulai beralih ke gadis satunya, gadis yang berpenampilan modis, tapi tetap sopan namun masih terkesan seksi yang penuh percaya diri melangkah menuju shafnya.


Mendengar Rayyan berkomentar, rama pun merasa menang. Gimana mar, kalah kan, tuch rayyan juga tak berkedip melihat bidadari dunia.


amar pun berkata sambil menirukan gaya pak ustad " sebaik baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah". Hal itu mampu membuat mereka bertiga tertawa bersama.


Tidak lama kemudian terdengarlah suara adzan dhuhur memanggil, ketiga pemuda itupun turun ke bawah mengambil wudhu, lalu menuju shaf nya untuk melaksanakan sholat berjamaah.

__ADS_1


Seusai sholat berjamaah ketiga pemuda itu pun bersiap meninggalkan masjid. mereka sedang memakai sepatunya, tak berselang lama dua orang gadis menghampiri mereka, dialah aisyah gadis sholihah yang cantik dan baik budi pekertinya yang datang bersama sahabatnya nissa.


"assalamualaikum", sapa aisyah kepada ketiga pemuda tersebut. ketiga pemuda itupun lalu membalas salam aisyah "Waalaikumsalam..". kemudian salah satu pemuda yaitu amar bertanya pada aisyah


" hai ai, ada yang bisa dibantu?


aisyah dengan sedikit malu lalu berkata "em... ini kak mau tanya ke kak rayyan, tadi kan katanya kak rayyan punya rekomendasi beberapa toko kue, jadi ai pingin minta alamatnya ke kak rayyan.


Rayyanpun melihat aisyah lalu berkata " nanti ya, kartu namanya ada di kost, santai aja ada beberapa kartu nama nanti kufotokan dan kukirim lewat chat ya."


aisyah pun tersenyum senang, "em baiklah kak, ai tunggu ya."


sementara itu amar menggoda aisyah " ai nggak nunggu chat dari abang juga?" abang mau lho chat ama ai, nggak usah nanti - nanti, sekarangpung abang bersedia kalo harus chat ai" .


aisyah tertawa malu, sementara dua teman amar lalu menonyor kepala amar.

__ADS_1


__ADS_2