
Rayyan mengetuk pintu kamar Bella, namun tidak ada jawaban. Rayyan akhirnya memutuskan untuk masuk "Bell aku masuk ya.."
Rayyanpun akhirnya masuk, dia mendapati Bella sedang berbaring miring membelakangi Rayyan. Gadis itu mengenakan baju tank top dan hot pants berbahan kaos.
Rayyan mendekat ke tempat tidur Bella. Rayyan memegang lengan Bella yang terasa panas, lalu pindah ke leher Bella dan juga kening Bella. "Bell, minum obat dulu ya...".
Bella melihat ke arah Rayyan dan memberikan isyarat anggukan kepala tanda setuju. "tapi makan dulu ya, mau makan apa?", tanya Rayyan.
Aku mau susu hangat Ray", jawab Bella.
"trus makannya apa?, Rayyan sebenarnya bingung karena tau Bella tidak suka bubur.
"dimeja dapur ada cake, tolong ambilkan ya. aku mau itu saja.
Rayyan lalu menuju dapur, Dia membuat susu hangat untuk Bella dan menyiapkan satu slice cake yang ada dimeja. Setelah selesai, Rayyan lalu menaruhnya di nakas dekat tempat tidur.
__ADS_1
Rayyan memegang lengan Bella, Bell makan dulu ya. Bella lalu duduk dan bersandar di ranjang di bantu oleh Rayyan. Bella minum susu hangatnya lalu makan cake sedikit.
"dihabisin Bell cakenya", suruh Rayyan. Bella mengelengkan kepalanya. Rayyan pun pasrah dan kemudian membantu Bella minum obatnya. Setelah minum obatnya, Bella memejamkan matanya.
Rayyan beberapa kali mengecek suhu badan Bella, Badannya masih panas, "mungkin obatnya belom bereaksi", pikir Rayyan. Di sela tidurnya, Bella kadang merintih.
Rayyan mengamati Bella yang lagi dalam kondisi sakit. wajahnya agak pucat dan tubuhnya lemas.
Bella tiba-tiba terbangun "Ray...telapak kaki dan tanganku dingin.", Rayyan lalu memegang telapak tangan Bella dan kemudian telapak kakinya.
"Bell dimana kaos kakimu", tanya Rayyan. Bella lalu menunjuk ketempat dimana dia menyimpan kaos kaki. Rayyan lalu mengambilnya dan memakaikan ke Bella dengan terlebih dulu mengoles minyak kayu putih di telapak kaki Bella.
Selang beberapa puluh menit, panas badan Bella berangsur turun. Bella dalam kondisi tidur nyenyaknya dan Rayyan selalu mengamati dan memantau kondisinya.
selang beberapa lama Bella terbangun dan mendapati Rayyan yang tertidur dengan posisi duduk bersandar di tempat tidur sambil memegang tangan Bella.
__ADS_1
Bella kemudian secara perlahan duduk. Rayyan kaget merasakan pergerakan di tempat tidur dan mendapati Bella yang sudah bangun." mau apa Bell?".
"aku mau pipis Ray, jawab Bella. Rayyan kemudian ingin membantu Bella. lalu dicegah Bella. "Aku bisa sendiri Ray, kau istirahatlah".
Rayyanpun menuruti ucapan Bella.
Sehabis keluar dari kamar mandi, Bella mencari pakaian ganti, dia mengganti pakaian nya dengan home dress mini tanpa lengan berbahan kaos.
Bella lalu menuju ranjang kembali. Bella naik ke ranjangnya dan merebahkan diri disana. Diatas ranjang dia melihat Rayyan yang tertidur. Bella lalu memejamkan mataya dan kembali istirahat.
Beberapa saat kemudian Rayyan terbangun dan mendapati Bella disampingnya dengan jarak dekat. Rayyan mengecek suhu tubuh Bella. mengetahui Badan Bella yang tidak panas lagi, Rayyan lega.
Rayyan mengamati Bella dengan seksama. Dia mengakui bahwa dia sangat merindukan gadis di depannya ini. Rayyan kemudian membelai rambut Bella dan menelusuri wajah Bella, alisnya. hidung, pipi dan bibirnya. Bibir yang dipertemuan terakhir telah memberikan ciuman di pipi Rayyan.
merasakan Jari Rayyan yang membelai bibirnya, Bella merasa terusik. Bella lalu mengigit jari Rayyan yang ada di bibirnya.
__ADS_1
Rayyan tersenyum melihat Bella yang nampak cemberut karena tidurnya terganggu.
"tidurlah...", kata Rayyan. Bella lalu memejamkan matanya kembali.