Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
terlalu intim denganmu


__ADS_3

Bella melajukan mobilnya, dan Dia sendiri tak ada arah tujuan. Dia sebenarnya hanya cari pelampiasan kekecewaannya terhadap Papanya. Dan kasihan sekali bahwa seorang Rayyan yang sangat mencintainya dijadikan korban pelampiasan.


Selama perjalanan Rayyan selalu menelfonnya tapi tidak sekalipun dijawab oleh Bella. Dalam perjalanan yang tak tentu arah akhirnya Bella mengemudikan mobilnya menuju ke restoran Ridwan.


Dalam keadaan mood yang sangat tidak bagus Bella menuju ke resto. Setelah sampai di Resto, Bella lalu memarkirkan mobilnya dan langsung menuju belakang resto tempat ruangan Ridwan berada. Tanpa mengetuk pintu, Bella langsung masuk ke ruangan Ridwan. Bella melihat Ridwan disana sedang berdiri menatap Bella. Bella lalu menuju ke Ridwan, kemudian langsung memeluknya.


Ridwan masih terkejut dengan kedatangan Bella yang tiba-tiba langsung memeluknya. Apalagi dalam keadaan Ridwan tidak berpakaian. Saat Bella datang Ridwan baru selesai mandi dan hanya mengenakan handuk di pinggangnya.


"Baby, kau kenapa?, tanya Ridwan. Bella hanya diam, yang dia inginkan hanya memeluk tubuh Ridwan dengan aroma yang sangat menenangkan buatnya.


"Emmm Baby Ara, kurasa kita terlalu intim saat ini, kurasa aku harus berpakaian dulu.


Tak ada jawaban dari Bella yang dilakukan Bella hanya memeluk Ridwan sambil memejamkan matanya. Hal itu berlangsung cukup lama.


Ridwan mulai gelisah. Tubuh Bella menempel dengan tubuhnya yang sedang setengah telanjang. Ridwan bahkan bisa merasakan kulit Bella bersentuhan dengan kulitnya. Sungguh ini suatu posisi yang membuat jantungnya berdetak lebih keras. Kegelisahan Ridwan semakin menjadi, tatkala bagian inti bawah Ridwan merespon sentuhan kulit Bella.

__ADS_1


Sesuatu di bawah sana yang ditahannya untuk tidak bangunpun akhirnya bangun.


"Baby...kurasa sekarang kau harus menjauh dariku", ucap Ridwan.


Bella merasakan sesuatu di bawah sana bangun hingga menyentuh dresnya.


Ridwan mulai kebingungan, "baby...bisakah kau keluar dari ruanganku sebentar".


Bella belum merespon , "baby kumohon keluarlah sebentar", ucap Ridwan frustasi.


Sesaat kemudian Ridwan agak sedikit lega karena Bella mulai mengurai pelukannya. Tapi Ridwan salah, Bella memang mengurai pelukannya tapi bukan bertujuan untuk keluar dari ruangan Ridwan.


"Maafkan aku baby, aku tak sengaja!", Ucap Ridwan".


Bella terseyum, Detik berikutnya Dia melepaskan handuk yang melekat di tubuh. Ridwan.

__ADS_1


Ridwan mulai belingsatan. Bagian bawah tubuhnya mendamba suatu pelepasan. Detik berikutnya Bella mencium lembut bibir Ridwan, tak berhenti di situ, Bella melanjutkan aksinya dengan ******* bibir Ridwan. Ridwan yang semula diam akhirnya tak mampu menahan diri lagi. Dia mulai membalas ciuman Bella. Ciuman yang semula lembut kemudian menjadi rakus.


Mereka sepertinya tak ingin berhenti. Keduanya sudah terbakar gairah di tubuh mereka. Beberapa lama kemudian Ridwan menghentikan ciumannya. Ridwan menatap Bella.


Ridwan tak bisa menahan lagi, Dia mencium Bella kembali dan membawa Bella ke tempat tidurnya. Ini adalah pengalaman baru bagi Ridwan, namun meskipun baru, nalurinya bisa membuat Bella terbakar gairah.


Ridwan mencicipi setiap inci dari tubuh Bella. Tak terkecuali bagian inti bawah tubuh Bella. Ridwan tak bisa menahan lagi untuk memasukkan miliknya yang sudah menegang sedari tadi, namun seperti biasa Bella tak mengijinkannya.


Bella menggelengkan kepalannya saat ujung milik Ridwan sudah mulai menekan miliknya. Ridwan paham dengan isyarat Bella. Ridwan mengurungkan niatnya kemudian mencium kening Bella. "Aku menyayangimu", ucap Ridwan. Bella tersenyum mendengar ucapan Ridwan.


"Kau boleh menggesekkannya", ucap Bella.


Mendengar pernyataan Bella, Ridwan lalu menuntaskan hasratnya. Hingga mengeluarkan apa yang harus dikeluarkannya. Perut rata Bella dpenuhi cairan lengket yang dikeluarkan oleh Ridwan.


Setelah selesai..., dengan sisa tenaganya Ridwan mencium Bella lalu berbaring di samping Bella. Istirahatlah aku akan membersihkan diri", kata Bella.

__ADS_1


Ridwan mengangguk dan tersenyum manis pada Bella.


Bella beranjak dari tempat tidur dan mengambil handuk yang tadi dipakai Ridwan. Bella lalu menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya.


__ADS_2