Bella Sang Penakluk

Bella Sang Penakluk
Reflek cium


__ADS_3

Bella dan Rayyan lalu menuju ke mobil. Rayyan mengemudikan mobil Bella menuju ke apartemennya.


Rayyan melihat ke arah Bella "ngantuk".


Bellapun mengangguk. " tidurlah, nanti sampai kubangunkan".


Sampai di gedung apartemen Bella, hp Bella berbunyi, Bella lalu melihat siapa si penelepon, ternyata Adam. Bella meriject panggilan Adam. Bella sedang malas berurusan dengan Adam.


Selang beberapa nampak notifikasi pesan dari Adam. Adam ternyata ada di depan unit apartemen Bella. "Ray...nginap di apartemenku ya".


Rayyan bingung dengan permintaan Bella.


Ayolah Ray, please....aku butuh bantuan".


"Bell, kau tau itu nggak baik", kata Rayyan.


Bella lalu memohon lagi pada Rayyan "Aq butuh bantuan Ray...please....toh kita nggak ngapa-ngapain, hanya nginap ditempatku oke!


dengan puppy eyes nya Bella memohon pada Rayyan.


Bella benar-benar lagi nggak mau berurusan dengan Adam, maka dia membutuhkan Rayyan agar Adam menyingkir.


Rayyan menghela nafasnya, "baiklah".


Keluar dari mobil, Bella langsung mengandeng tangan Rayyan. "Bell....".


"oh ayolah Ray, aku bukan ingin memperkosamu", kata Bella


Rayyan geleng-geleng kepala dengan ulah Bella.

__ADS_1


Bella dan Rayyan sampai di lantai apartemen Bella. Keluar dari lift Bella melihat kalau Adam masih ada di depan unit apartemen Bella.


Bella melangkah dengan menggandeng tangan Rayyan menuju ke unit apartemennya. Adam melihat mereka berdua. Adam jelas tak suka melihat pemandangan di depan matanya


Adam datang untuk minta maaf ke Bella, Adam terlalu sayang pada Bella, hingga tak mau berpisah dengannya.


Sesampainya Bella di depan unit apartemen nya, Bella lalu menyapa Adam. "Dev, kau disini"?. Adam tersenyum.


"oh iya kenalin", Bella memperkenalkan Rayyan pada Adam dan merekapun berkenalan.


Bella lalu menekan pasword dan membuka pintu apartemennya. "masuk dev", kata Bella.


Adam dalam suasana hati yang tidak enak "lain kali aja, aku pergi dulu ya".


"oh, oke, hati hati di jalan". jawab Bella.


Adam mengangguk lalu pergi dari apartemen Bella.


"hmm jadi butuh bantuan tuk ngusir cowok?", ucap Rayyan. Bella tersenyum lalu mengangguk-anggukkan kepalanya.


" cowoknya dah pergi, Aku pulang ya".


Bella mengembungkan pipinya lalu berkata "No".


Rayyan kembali menegaskan "kan cowoknya dah pergi Bell". Bella lalu mendekat ke arah


Rayyan dan merengek "pokoknya nginap sini,


,Dia bisa balik lagi Ray...".

__ADS_1


"pulang aja ya", Rayyan masih merayu Bella untuk diijinkan pulang. "ya, aku pulang ya". Bela lama lama gregetan dengan Rayyan lalu mengigit tangan Rayyan.


Rayyan melihat Bella yang mulai menampakkan muka ngambeknya. Rayyan tertawa. "hmm..dah ditolongin malah ngigit, kasih hadiah kek...eee malah nyelakain orang yang menolong."


Dengan muka jengkelnya Bella lalu berucap " habisnya dari tadi mau pulang, kan aq suruh nginep Ray....".


"iya...iya...nginep", kata Rayyan.


Bella lalu tersenyum dan reflek mencium pipi Rayyan sambil berucap "thanks". Rayyan terkejut dengan aksi Bella, dia bingung dengan kejadian yang baru dialaminya.


Sementara Bella yang melihat muka bingungnya Rayyan langsung tersenyum dan berucap "sorry reflek, hadiah, nite Ray...". Bella sambil tersenyum menuju ke kamarnya.


Didalam kamar Bella melakukan rutinitas hariannya sebelum tidur. Rayyan kemudian mematikan lampu dan mulai rebahan di Sofa, Rayyan mengingat lagi kejadian tadi bersama Bella. Rayyan masih terkejut dengan ciuman Bella.


Selang beberapa lama, Bella keluar membawakan selimut untuk Rayyan. Bella mendekat ke sofa dan memberikan selimut yang dibawanya, "selimut Ray".


"makasih", ucap Rayyan. Melihat Rayyan yang masih canggung akibat kejadian tadi, Bella malah semakin ingin menggoda Rayyan. "tidur dikamar yuk Ray".


Lagi-lagi Rayyan terkejut, Bella tertawa melihat mimik muka Rayyan.


"Bell.....", ucap Rayyan.


"Bercanda Ray..., ucap Bella. Bella suka sekali bisa mengoda Rayyan. Bella lalu menuju ke kamarnya.


Sebelum menutup pintu Bella masih menyempatkan diri menggoda Rayyan "pintu kamar nggak ku kunci ya Ray".


"Bellaaaaaaaaa.....".


Bella lalu menutup pintu kamarnya. di dalam kamar dia tertawa karena berhasil menggoda Rayyan.

__ADS_1


Bella kemudian tidur, sementara Rayyan belum bisa tidur. Rayyan masih mengingat kejadian tadi dan bingung mengartikan semuanya.


__ADS_2