
Fairuz kemudian melanjutkan aksinya dengan mematahkan jari jari dari sintya satu persatu sementara Sintya merasa akan mati akibat sakit yang ia rasakan
"aku ingatkan lagi,aku bukanlah orang yang boleh kau usik dengan senang hatimu.aku diam bukan berarti aku lemah.selama ini aku diam dengan semua perlakuan mu tapi kali ini tidak sama lagi"ucap fairuz
ia mengambil lagi pisau yang tadi kemudian menancapkan nya di atas paha sintya dan menariknya dengan keras lalu menancapkan kembali seperti itu ia lakukan berulang ulang sampai ia puas.
Fairuz kemudian menyuruh supir pribadinya untuk mengangkat Sintya dan di masukan kedalam mobil setelah itu mengangkat buk rini dan memasukannya kedalam mobil
kemudian melajulah mobik dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit.sintya pun mendapatkan perawatan yang intensif akibat perbuatan dari fairuz sementara buk Rini kini telah sadar dan di perbolehkan pulang
Reina, Sean dan juga Daren kini telah bebas karena di bebaskan oleh orang tuanya uang baru saja sampai di tanah air.
"tunggu pembalasan ku fairuz"ucap reina (ooops akan ada lagi korban dari fairuz selanjutnya)
__ADS_1
jiwa iblis dari fairuz keluar karena kesabaran yang ia simpan selama ini telah habis,awal ia di rendahkan oleh keluarga daren sisi gelapnya belum keluar dan sekarang ia sudah tidak bisa menahannya.orang yang ingin mencelakakan nya maka harus merasakan penderitaan.
seorang istri yang di telantarkan oleh suami pertama nya dan kini sedang memperjuangkan pernikahan keduanya kini telah menjadi orang yang kejam kepada siapapun yang mengusiknya.
Fransiska terus bergerak secara diam diam,ia mencari cara bagaimana membunuh fairuz tanpa ia harus turun tangan sebab kilatan kejadian kemarin masih terus berputar di kepalanya
sementara ridwan hanya memantau istrinya dari kejauhan sebab ia takut jika terjadi apa apa pada bayinya.mungkin insting seorang ibu jika anaknya ingin di apa apakan maka semua akan ia lakukan bahkan hak terkejam pun.
ridwan juga sudah baikan dengan fairuz tetapi ridwan.sifat manja dari fairuz pun muncul saat bersama dengan ridwan apa apa yang ia ingin langsung di turuti oleh ridwan.ridwan bingung mengapa jika bersamanya fairuz begitu manja seperti layaknya seekor kucing tetapi jika ada yang mengusiknya maka kucing tersebut akan berubah jadi harimau.
dua bulan telah berlalu dan selama itu juga ridwan menemani fairuz dalam segal hal dan selama itu juga belum ada gangguan yang di lakukan oleh para pengganggu.umur kandungan fairuz kini audah 6 bulan dan sisa sebentar lagi ia akan melahirkan anaknya yang pertama.mengenai jenis kelamin anak mereka,mereka sepakat merahasiakan nya apapun jenis kelaminnya mereka akan menyayanginya dengan sepenuh hati.
kali kali ini lagi Reina mulai beraksi tanpa di temani oleh bawahannya dan mendatangi fairuz yang saat itu sedang berada di halaman mansion keluarga kamil.reina menerobos masuk kedalam dengan dalil ingin berjumpa dengan pemilik mansion.
__ADS_1
melihat Fairuz yang kala itu sedang bersantai di taman reina oun mendekatinya "hai............anak mantuku"ucap reina
"maaf aku bukan anak mantumu lagi"ucap Fairuz
"aku tau sebelum kau menikah dengan ridwan anakku telah melakukan hubungan denganmu otomatis anak itu adalah cucuku"ucap reina
"sadar yah nyonya,memang aku pernah melakukan hubungan dengan anakmu tetapi anakmu menyuruhku untuk meminum pil kontrasepsi dan aku pun menurutinya"ucap fairuz lagi
"nggak usah bohong kau lebih baik kamu jujur"ucap buk reina dengan senyum devilnya
"kalau nyonya datang kemari hanya untuk membicarakan hal yang tidak penting lebih baik pulanglah pintu masih di tempat yang sama"ucap fairuz
"dasar anak mantu tidak tau diri"ucap buk reina sambil melayangkan tangannya dengan kuat kearah Fairuz tetapi apa yang di dapatkan bukanlah tamparan tetapi tangannya yang kini telah di tangkap oleh Fairuz
__ADS_1
"jaga batasanmu yah nyonya"ucap Fairuz
to be continued