Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 8


__ADS_3

"jika kau terpaksa menikahi ku,mengapa hari itu kau mengancamku.aku memang bukanlah wanita yang kau bicarakan.jika bukan karna di jebak aku tidak akan melakukan hal menjijikan seperti itu dan satu lagi jika aku menemukan dalang dari penjebakan kemarin,aku pastikan kau akan menyesal.aku juga cuma memberitahukan,aku bukanlah wanita lemah yang seperti anda pikirkan.wanita harus manja dan royal akan hal hal yang mewah,aku bukanlah orang yang seperti itu.jika kau memikirkan bahwa aku akan mengincar harta atau apalah yang ada di benakmu itu lebih baik segera di tepis.aku tidak akan mengambil hartamu apalagi dengan dalil kita menikah tanpa ada dasar cinta.satu lagi aku masih bisa mencari nafkah sendiri agar aku tidak terlalu berharap kepada dirimu"ucap fairuz panjang lebar meskipun kondisi kepalanya sedang sakit akibat perbuatan dari daren


"makin pintar kau bicara yah,sekalipun kau berbicara seperti itu kau tetaplah wanita sampah terus murahan yang masuk ke kehidupan mewahku.layaknya batu yang tergabung dalam tumpukan berlian sekalipun ia berada di sekitar berlian ia akan tetap batu"ucap daren dengan sarkas


fairuz tersenyum mendengar penuturan yang di ucapkan daren "terserah bapak berprespektif seperti apa tentang diriku,kau belum mengenal diriku sepenuhnya.kau orang berpengaruh di kota ini data diriku bukanlah hak yang sulit kau dapatkan tetapi tidak dengan kepribadian ku"ucap fairuz lagi yang segera meninggalkan kamar itu


"kembali fairuz,jika kau berani keluar dari mansion ini.kau akan ku tempatkan pada kamar yang terpisah dengan mansion ini"ucap daren


"itu lebih baik daripada saya harus tinggal di rumah yang bak istana ini tetapi batin saya terluka"ucap fairuz tak mengiyakan permintaan daren


"baiklah itu keinginan mu,mulai saat ini kau di larang menginjakan kakimu di mansion ini,kau itu aku ibaratkan sebagai istri yang aku telantarkan"ucap daren yang kala itu sidah mencekal tangan fairuz dengan kuat sehingga sang empu hanya bisa meringis

__ADS_1


"terserah kau sajalah"ucap fairuz cuek


plak.....grep.....plak....plak....plak.....dug.........


empat tamparan kembali melayang pada wajah cantik fairuz dan pada tamparan terakhir fairuz sudah tidak dapat menjaga keseimbangan sebab kala itu juga daren mendorong keras lepasan tangganya pada rambut fairuz sehingga fairuz kepala fairuz terbentur ujung meja tamu


"katanya wanita kuat tapi sekali di dorong udah keos aja"ucap daren merendahkan


"bibi.....tolong siapkan air es yang banyak,aku ingin memberi pelajaran kepada wanita busuk ini"ucap daren


"baik tuan"ucap bik inem

__ADS_1


terjadilah peristiwa kekerasan di dalam mansion daren yang dimana fairuz sebagai korbannya tetapi fairuz tetaplah wanita kuat yang harus terus berada di jalan kebenaran


"ini belum seberapa jika kau berulah lagi maka ku kepastian. jari jarimu yang lentik itu"ucao daren dengan kejam


"selamat datang di nerakamu fairuz,seberapa tangguh dan kuat dirimu bertahan di tengah kekejaman yang sering terjadi padamu"ucap daren lagi


"kau mengatakan jika ini ada kekejaman yang sesungguhnya,jangan ngelawak daren ada yang lebih kejam darimu"ucap fairuz dengan sarkastik


"bawa dia di rumah belakang dan jangan biarkan dia masuk dalam mansionku yang suci ini"ucap daren


fairuz pun berdiri meskipun badannya terasa sakit dan berjalan mengikuti arah pengawal yang di tugaskan daren untuk membawanya ke rumah belakang.ia merasa senang sebab tidak bertemu dengan daren sedikit pun tetapi kekejaman daren terus saja teringat dalam benaknya.kondisi sekarang ia tidak memiliki uang sama sekali jadi fairuz harus memutar otak agar apa yang di bisa mengahasilkan cuan dan membiayai hidupnya sendiri tanpa Ada yang membantu

__ADS_1


tbc


__ADS_2