
setelah puas melihat lahan yang akan di banguni toko kue sebentar nanti mereka pun pulang ke rumah mereka
"bang aku mau cari rumah kosong untuk aku tinggali"ucap Fairuz
"oooh iya Abang hampir lupa kalau rumah yang Abang berikan kemarin udah selesai di perbaiki dan ini kuncinya"ucap satria sambil memberikan kuncinya
"ini nggak apa apa bang"ucap Fairuz shock,ia merasa kalau kemarin satria hanya bercanda
"nggak apa apa dek,ini hadiah Abang buatmu"ucap Satria lembut
pebaikan kemarin dilakukan pada tembok pagar pembatas antara rumah Fairuz dengan mansion nya,ia bukan memperbaiki tetapi merobohkan agar rumah Fairuz dan mansionya menjadi satu halaman
Fairuz pun mengambil kunci rumah itu beserta surat rumahnya dan mengenai surat tanahnya ia tak mau memegang nya,mau tak mau Satrialah yang memegangnya.
disisi lain tepatnya di perusahaan emerlad group sedang sibuk sibuknya mempersiapkan ulang tahun perusahaan.kegiatan ini laksanakan pada salah satu hotel milik ridwan.banyak kolega kolega yang di undangnya termasuk Sean dan juga daren.ia bingung mau pesan kue dimana akhirnya ia teringat mengenai toko kue online.akhirnya ia pun mencari toko kue itu di media sosial nya dan ia pun menemukannya.tanoa menunggu lama ia pun memesannya dalam jumlah yang sangat banyak.
Fairuz yang baru saja duduk di ruang keluarga bareng satria dan juga Maya di kagetkan dengan notifikasi,ia pun membuka notifikasi itu dan betapa terkejutnya ia jika ada seseorang yang memesan kue untuk ulang tahun perusahaan nya dan segera ia memberitahukan kepada maya.mendemgar itu Maya pun merasa sangat bahagia.
"bagus dek jadi kapan acaranya"tanya Maya agar mereka mempersiapkan bahan bahannya
__ADS_1
"katanya seminggu lagi tapi kita bisa mempersiapkan semua itu dalam jangka waktu seminggu ini"ucap Fairuz ragu soalnya baru kali ini ia membuat kue lebih banyak dari biasa yang ia buat
"pasti bisa jangan ragu"ucap Maya meyakinkan
"jadi besok kak kita belanja bahan bahannya"ucap Fairuz
"okeh besok kita belanja sekalian shopping"ucap Maya semangat
hari sudah malam dan terlihat Daren dan juga Fransiska di sebuah kafe bintang lima sedang menikmati dinner mereka
"sayang kapan kamu kenalin aku ke keluarga kamu"ucap Fransiska dengan cemberut
"sabar sayang,mungkin Minggu depan akan ku perkenalkan kamu dengan orang tuaku sekalian aku melamar kamu"ucap Daren
"kamu jangan cemberut dong,besok kita belanja barang barang mewah biar kamu tidak cemberut lagi"ucap Daren sambil mengecup tangan Fransiska
"iya sayang besok kamu jemput aku yah,awas aja kalau telat"ucap Fransiska
malam semakin larut dan Fairuz belum saja tidur ia masih terus termenung di balkon kamarnya "apakah ada pria yang mau menerimaku nanti apalagi dengan statusku sekarang"ucap Fairuz sendu
__ADS_1
tak menunggu lama ia pun masuk kedalam kamar dan mulai membaringkan tubuh mungilnya di ranjang king size.sementara di kamar lainnya tepat di kamar satria dan juga Maya terlihat sedang memadu kasih.mereka udah tidak sabar untuk memilki buah hati agar hidup mereka semakin berwarna
pagi kini telah menyapa dan terlihat Fairuz yang sedang memasak sarapan pagi untuk seluruh ART di mansion ini.meskipun satria sedang tak memiliki pekerjaan tetapi ia belum memecat karyawan nya,ia yakin pasti akan mendapat pekerjaan lain.selain mengurus pembangunan toko kue Maya dan juga Fairuz ia juga mencari pekerjaan lain.
selesai sarapan mereka pun bersiap siap untuk pergi supermarket atau pusat perbelanjaan terdekat.karena mereka juga ingin shopping maka mereka ke pusat perbelanjaan terdekat.mereka pun berjalan jalan sambil melihat lihat apa yang ingin mereka beli.
di mall itu juga terlihat Daren dan juga Fransiska yang sedang berbelanja barang barang branded.pada saat selesai mereka membeli mereka pun keluar dan tanpa sengaja berpapasan dengan Fairuz dan juga maya
"hey miskin sedang apa disini"sapa Fransiska
"miskin miskin............yang miskin disini siapa kamu apa kami"ejek maya "kami aja kesini belahan dengan duit kami sendiri lah kamu belanja tapi di bayarin orang lain.nggak punya duit yah"sambungnya lagi
"kamu......jangan macam macam yah"tunjuk Fransiska
grep......tangan Fransiska pun di tangkap oleh Fairuz dan di pelintirnya sehingga Fransiska merasa kesakitan "jangan sekali kali kamu tunjukan tangan kotormu ini di wajah kakakku"ancam Fairuz
"lepasin dia Fairuz"ucap Daren dengan nada keras dan dingin "diam kamu ini urusan aku dengan dirinya bukan urusanmu"ucap Fairuz sambil menatap Daren dengan tajam
to be continued
__ADS_1
...maaf jika banyak kesalahan penulisan kata dan ...
...mohon maaf juga jika tidak bisa update dua bab dalam sehari...