
setelah mengatakan itu membuat Daren bahagia sebab ia ingin membicarakan hal yang sangat penting "kita bicara di tempat lain"ucap Daren
"kalau mau bicara di tempat lain aku tidak bisa,aku masih banyak pekerjaan"jawab Fairuz yang membuat Daren kecewa
"kita bicara saja disitu"tunjuk Daren pada kursi yang kosong di toko kue Fairuz dan Fairuz pun mengiyakan
"cepat katakan aku tidak punya banyak waktu"ucap Fairuz dengan cepat
"aku.....aku......ingin kita rujuk kembali"ucap Daren tanpa ada rasa malu
"hahahahahaha,tuan......tuan.....setelah apa yang kau lakukan kepadaku kau ingin aku kembali ke kehidupan lama yang begitu suram,setelah semua yang kau lakukan kepadaku kau ingin aku kembali lagi ke pelukanmu"ucap Fairuz sambil tertawa tetapi memiliki makan yang begitu sedih
"aku tau aku salah apakah tidak ada kesempatan kedua untukku.setelah kau pergi dari kehidupan ku,aku menemukan buku harianmu dan aku sudah membaca semuanya dan ternyata kaulah yang pertama kali mencintaiku dan apakah cinta itu masih ada untukku"tanya Daren lagi
mendengar penuturan Daren membuat Fairuz bingung tenyata buku harian yang selama ini ia cari ketinggalan di mansion Daren "memang benar akulah yang pertama kali mencintaimu tetapi aku tidak bodoh yang harus mengemis cinta kepadamu,setelah aku tau kau tidak mencintaiku aku terus memohon kepada yang maha kuasa agar cinta ini di hapus dan berusaha melupakanmu dan lihatlah sekarang aku baik baik saja meskipun cinta pertamaku gagal"ucap Fairuz lagi "dan untuk memberikan mu kesempatan kedua maaf aku tidak bisa"lanjut Fairuz lagi dan berdiri meninggalkan Daren tetapi Daren menahannya
__ADS_1
"tolong berikan aku kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahanku"ucap Daren sambil berlutut
"berdiri tuan anda tidak pantas berlutut pada orang rendahan seperti saya.orang kelas atas seperti tuan pasti banyak wanita yang menginginkanmu"ucap Fairuz lagi
"aku tidak akan berdiri sebelum kau memberiku kesempatan"ucap Daren keras kepala
"lepaskan dia"teriak Ridwan dari arah pintu yang kala itu baru saja sampai dan melihat semua yang terjadi "sayang......kau tidak apa apa,katakan jika dia menyakitimu"ucap Ridwan
"aku tidak apa apa"jawab Fairuz "dia hanya ingin berbicara denganku dan itu sudah selesai"lanjutnya
"kau siapa dan untuk apa kau mendekati istriku"ucap Daren dengan keras
"aku tidak takut kepadamu,asal kamu tau Fairuz masih mencintaiku dan kita tidak bisa di pisahkan"ucap Daren percaya diri
"hahahahahaha......tuan apakah aku tidak salah dengar,mantan istri mu masih mencintaimu.asal kamu tau mantan istrimu itu akan menjadi istriku"ucap Ridwan
__ADS_1
mendengar ucapan Ridwan membuat Daren naik pitam ia pun berdiri dan satu pukulan telak mendarat di wajah Ridwan
BUGH........Ridwan yang kala itu tidak punya persiapan oun terjatuh dan memegang wajahnya yang sakit karena merasa tidak terima Ridwan oun bangkit dan membalasnya
BUGH........bugh....
BUGH......bugh.....
BUGH......bugh.....
terjadilah saling adu pukulan antara Ridwan dan Daren dan keduanya sama sama tidak ada yang mau mengalah
"berhenti......."teriak Fairuz dengan keras sementara Maya dan Vivi tak mau ikut campur salam urusan ini mereka hanya melihat dari arah kasir dan lara pelanggan yang sedang menikmati kue mereka oun berdiri dan menjauh dari arah Ridwan dan juga daren.mendengar teriakan Fairuz membuat Daren dan juga Ridwan berhenti
"Daren.....kamu pulanglah.aku bisa memaafkan mu tetapi tidak dengan kembali kepadamu"ucap Fairuz dengan tegas "dan kamu.....duduk ada yang ingin aku sampaikan kepadamu"ucap Fairuz sambil menunjuk Ridwan
__ADS_1
mendengar penuturan Fairuz tadi membuat Daren kecewa tetapi dalam hatinya ia tidak akan menyerah mengejar cinta dari Fairuz
to be continued