Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 60


__ADS_3

setelah sarapan satria pun pamit keluar untuk mencari pekerjaan dan untuk pembangunan toko kue mereka sudah dalam tahap pembangunan.satria terus saja berkeliling kota masuk perusahaan satu ke perusahaan lainnya tetapi tidak ada yang menerimanya dan sampai lah ia di perusahaan emerlad group, perusahaan ini adalah satu satunya harapan ia jika ia gagal maka ia akan berhenti sejenak.


"permisi mbak saya mau melamar kerja.apakah tersedia lowongan pekerjaan disini"tanya satria kepada resepsionis


"ada pak tapi yang mewawancara kali ini adalah Presdir kami jadi mohon tunggu sebentar"ucap sang resepsionis


"baik mbak"ucap satria ramah


satria pun menunggu di ruang tunggu,setelah beberapa menit ia pun di panggil untuk masuk ke ruangan.ia pun masuk kedalam dan disana ia melihat sang Presdir yang tengah membelakangi ia


"kamu yang bernama Satria"tanya orang tersebut


"iya pak"jawab Satria dengan santai sebab ia sudah pernah melalui hal ini


"dan kamu adalah anak angkat dari keluarga Nugroho"tanyanya lagi


"beberapa Minggu yang lalu saya telah keluar dari keluarga itu karena suatu hal"jawabnya dengan jujur tanpa ada yang di sembunyikan


"apakah kau mengenalku"tanyanya lagi dan membuat satria bingung bagaimana ia bisa mengenalnya jika ia tak melihat wajahnya


"tidak pak"jawab Satria dengan jujur


setelah mendengar jawaban dari satria,Ridwan pun membalikan kursinya dan menghadap kepada Satria.terkejut itulah perasaan satria sekarang ini sebab ia baru saja mengetahui jika pemilik dari perusahaan ini adalah orang yang melakukan pesta kemarin

__ADS_1


"pak Ridwan"ucap satria dengan gagap


"iya saya Ridwan"ucap Ridwan dengan senyum Pepsodent nya.


"selamat kamu saya terimah sebagai asisten pribadi saya,tugas kamu hanya mengurus berkas berkas penting yang akan saya gunakan jika ingin bertemu dengan klien dan jika saya ingin melakukan pekerjaan luar kota kamu juga harus mengikuti saya.apakah kamu sanggup"tanya ridwan setelah memberitahukan tugas kepada Satria


"tapi pak saya kemari hanya ingin melamar pekerjaan sebagai karyawan biasa"ucap satria


"kamu tidak mau"tanyanya lagi "jabatan itu tidak cocok buat saya"ucap satria lagi "saya melihat kamu memiliki potensi di bidang itu jadi saya ingin kamu jadi asisten pribadi saya"ucap Ridwan lagi


"baiklah pak"ucap satria "besok kau sudah mulai bekerja"ujar Ridwan lagi "makasih pak kalau begitu saya permisi"ucap satria sambil mengundurkan diri


disisi lain terlihat Fransiska dan juga Vivi sedang berada di ruangan Daren,ada aura pertengkaran di antara keduanya.


"hello......yang jalan itu kamu lihat berita kamu masih jadi topik pembicaraan di media,mana mau Daren sama wanita seperti kamu"ucap Vivi


"Daren itu kekasih saya dan ia akan menikahi ku"ucap Fransiska dengan pede nya


"hahahahahaha.............mbak mbak jangan terlalu tinggi mimpinya entar jatuh sakit tau"ucap Vivi sambil menepuk pelan wajah Fransiska


"aku tidak bermimpi,akan aku buktikan jika Daren adalah kekasihku dan ia sangat mencintaiku"ucap Fransiska tak terima dengan perkataan Vivi


"okeh aku tunggu jangan sampai kau menjilat ludahmu sendiri"ucap Vivi lagi sambil memprovokasi

__ADS_1


"okeh siapa takut Daren pasti tergoda denganku jelas kan aku seksi dan juga cantik tida seperti kau yang tidak ada cantik cantik nya"ucap Fransiska


"percuma cantik jika sudah menjual dirinya"ucap Vivi lagi "oooops.....aku kecoplosan


"hey sadar kau juga seperti itu dan semua rahasiamu ada di tanganku"ucap Fransiska sambil mengancam padahal tidak ada satupun rahasia Vivi ada pada dirinya


"awas aja kau"ucap Vivi sambil menarik rambut Fransiska akhirnya terjadi perkelahian tarik menarik rambut didalam ruangan daren.sellow mungkin mereka lagi menguji ketahan kulit kepala mereka dan seberapa kuat rambut mereka


tak lama kemudian masuklah Daren ke ruangan nya dan betapa terkejutnya ia melihat dua wanita sedang bergulat di ruangannya.ia terus memperhatikan dua wanita tersebut tanpa ada inisiatif melerai nya.


"kalian berdua hentikan"ucap Daren dengan tegas "apa yang kalian lakukan di ruangan saya"tanyanya


"kami sedang menunggu mu tapi wanita jelek ini mengganggu ku"ucap Fransiska dengan manjanya


"kalian berdua keluar dari ruangan saya sekarang juga"usir Daren dengan teriakan kencang


Vivi dan Fransiska pun keluar dari ruangan itu sambil berlari dengan kencang takut Daren semakin ganas


to be continued


...**hai.........mohon maaf di part part sebelumnya typonya tidak terkendali aku akan berusaha untuk merevisi nya agar kalian nyaman membacanya ...


...okeh......thank you......see.....you**........

__ADS_1


__ADS_2