Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 76


__ADS_3

setelah mengucapkan hal itu Roki pun mulai mencium tangan Vivi dengan lembut dan itu membuat Vivi salah tingkah


"terimah kasih telah menerimaku dan aku akan menjagamu dengan sepenuh hatiku dan aku tidak akan membiarkanmu terluka"ucap Roki dengan romantis


"sama sama......aku juga berterimakasih kepadamu karena telah menerimaku apa adanya"jawab Vivi dengan senyum lebarnya


"mari kita mulai aksinya"ucap Roki


Roki pun keluar dari kamar dan berbaur kembali dengan para hadirin yang ada tetapi matanya tidak lepas dari Daren dan orang tuanya.


acara sakral pun dimulai dan disitu terlihat Ridwan sangat fasih dalam pengucapannya dan tidak terdapat kesalahan dan itu membuat kagum para hadirin yang ada.


sementara acara sakral itu berlangsung Daren pun melancarkan aksinya.tetali ia tidak tau jika acara sakral yang sedang berlangsung terjadi sangat cepat sehingga ia pun mematikannya saja


pluuuuuut (imajinasi author sat lampu padam secara keseluruhan).tiba tiba ruangan menjadi gelap gulita dan disitu juga Reina dan juga Sean menyelinap masuk kedalam ruangan Fairuz dan membiusnya dengan sarung tangan yang ada obat bius tanpa melihat lebih teliti siapa yang mereka bius itu.


"ayo kita keluar,jangan sampai kita di curigai oleh orang lain"ucap Reina


karena lampu yang tiba tiba saja padam membuat hadirin panik bukan main dan disitu di ambil oleh Sean dan juga Reina untuk membawa Vivi pergi.sementara Ridwan terlihat sangat panik tetapi tidak dengan ayah dan ibunya karena memang mereka telah mengetahui yang sebenarnya terjadi

__ADS_1


mereka pun keluar membawa Vivi pergi sementara Fairuz yang sedang di kamar lainnya merasa sangat khawatir terhadap vivi.tiba tiba lampu yang tadinya padam terang kembali dan acaranya di lanjutkan kembali.


Fairuz pun keluar kamarnya dan menuju tempat Ridwan berada,ia di temani satria dan juga Maya. kehadiran dari Fairuz mengundang tatapan memuji dari para hadirin yang tiba sebab Fairuz terlihat sangat cantik jika menggunakan gaun tersebut.fairuz pun duduk di samping Ridwan,kemudian Ridwan menyematkan cincin pernikahan mereka di jari manis Fairuz kemudian mengecup kening Fairuz dengan penuh cinta begitu juga sebaliknya.setelah itu acara pun di lanjutkan dengan begitu meriah,media yang ingin meliputnya pun di biarkan masuk kedalam dan itu membuat Fairuz risih sebab ia tak pernah merasakan hal yang seperti ini padahal ini kedua kalinya ia menikah.


disisi lain Sean dan Reina pun sampai di suatu tempat yang terlihat begitu suram dan menyeramkan,mereka pun mengeluarkan Vivi dari dalam mobil dan membawanya masuk tak lama kemudian tibalah Daren dan mengikuti ayah ibunya masuk. Roki yang mengikuti mereka pun ikut masuk dengan beberapa orang kepercayaan nya.


Sean dan juga Reina pun membuka kain yang menutupi wajah dari Vivi dan menyalakan lampu dan betapa terkejutnya mereka jika yang mereka bawah bukanlah Fairuz melainkan Vivi


ugh.........Vivi pun sadar dan melihat ke sekeliling nya "aku dimana?"tanyanya


"kamu berada di rumah tua"jawab Reina dengan seram


"seharusnya aku yang bertanya kepadamu,kamu sedang apa di kamar pengantin"tanya Reina


"ooooh.......kalian salah kamar itu bukan kamar pengantin,itu adalah kamarku.kamar pengantin ada di sebelah kamarku"jawab Fairuz "cepat lepaskan saya"teriak Vivi


"jangan harap......dengan adanya dirimu kita bisa bernegosiasi dengan Ridwan agar menukar Fairuz denganmu"ucap Reina


sementara Daren yang baru saja tiba di tempat ayah dan ibunya berada pun terkejut jika yang mereka bawah bukanlah Fairuz melainkan Vivi "mengapa kau berada disini"tanyanya dengan tegas dan Dingin

__ADS_1


"yang seharusnya bertanya itu aku mengapa kalian membawaku"tanya Vivi balik dan itu membuat Daren dan orang tuanya gelalapan menjawab


"cepat jawab......."teriak Vivi "jika kalian tidak menjawab maka aku akan melaporkannya ke polisi dengan dalil penculikan"ancam Vivi


"begini kami merencanakan untuk menculik Fairuz pada saat acara pernikahan nya agar ia tidak bisa menikah dengan Ridwan"jawab Sean


"mengapa kalian tega melakukan hal itu"tanya Vivi lagi


"karena aku tidak mau Fairuz bahagia bersama orang lain selain diriku"jawab Daren


"lanjutkan rencana kedua"ucap Sean dengan dingin


Daren pun menelpon orang orang suruhannya untuk mengacaukan pernikahan Fairuz


"dasar manusia jahanam....tunggu saja akan ada karma yang menghampiri mereka"ucap Fairuz


Roki yang sedari tadi mengintai pun mulai melancarkan aksinya "lepaskan dia"ucap Roki


to be continued

__ADS_1


__ADS_2