
hari ini telah berlalu kini telah di gantikan oleh malam yang indah terlihat Fairuz sedang tidur di atas ranjang nya tetapi tidak tau dimana sang suami berada.
hari ini dia mempersiapkan diri sebab ia akan membuat kue untuk customer nya pada pagi hari jadi ia harus terlihat fit.
ia tak terlalu memikirkan lebih jauh mengenai Daren tetapi ada sedikit ke khawatiran di dalam hatinya apakah Fairuz telah mencintai Daren atau hanya sekedar mengkhawatirkan.
sementara orang di khawatirkan oleh Fairuz tengah berada di restoran mahal sedang menikmati makanannya.banyak mata yang meliriknya tetapi ia tak memperdulikan nya sebab ia sudah terlalu terbiasa dengan hal seperti itu.
setelah itu Daren pun pulang ke mansionnya menggunakan mobil mewahnya.jalanan yang sudah sepi membuat Daren tidak terlalu melajukan kecepatan mobilnya,ia mau menikmati indahnya jalanan malam hari.setelah sekian lama menikmati indahnya jalanan malam yang sepi kini Daren telah sampai di mansionnya
tiiiiin
tiiiin
__ADS_1
tiiiin
suara klakson Daren berbunyi dari arah luar dan dengan segera pak Budi membukannya "selamat malam tuan"ucapnya
Daren tak menanggapi perkataan pak Budi ia terus saja mengemudi kan mobilnya hingga garasi.ia bingung mengapa jam segini mansion udah gelap.dilihat jam yang berada di pergelangan tangganya waktu baru menunjukan pukul 11 malam tetapi Fairuz sudah tidur.biasanya Fairuz tidur pukul 12 malam.
tak memperdulikan hal itu lebih lanjut ia pun membuka pintu tetapi pintunya terkunci dan pak Tono yang melihat itu pun segera menghampiri tuannya yang sedang kebingungan
"selamat malam,mengapa pintu ini terkunci"tanya Daren kepada pak Tono
"ini saya membawakan kunci kepada tuan sebab tadi nak Fairuz menitipkannya kepada saya"ucap lak to o sambil memberikan kunci kepada daren.daren pun segera mengambil kunci itu dan membuka pintu nya dan masuk kedalam.
sesampainya di dalam ia pun merasa sangat aneh sebab kondisi mansion yang begitu rapi dan bersih sebab sebelum itu belum ada pelayan dari mansion utama yang datang membersihkan mansionnya.ia berfikir mungkin Fairuz yang membersihkannya.
__ADS_1
Daren pun masuk ke kamarnya dan melepas sepatunya tak lupa juga pakainya yang di pakainya ia lepas dan di ganti dengan baju tidur.sebelum itu Daren masuk ke kamar mandi dan menggosok giginya tak lupa juga ia mencuci kakinya.ia pun membaringkan dirinya di atas ranjang setelah semua ritualnya selesai ia lakukan.
pukul tiga pagi Fairuz telah bangun dan mulai mengambil air wudhu sebab ia ingin melaksanakan sholat malam.ia pun melaksanakan sholat malam dengan begitu khusyuk dan ia pun memanjatkan doa kepada yang maha kuasa.setelah itu ia pun berzikir menunggu waktu sholat subuh,selama berzikir ia terus saja meneteskan air matanya.tak lama kemudian suara azan subuh berkumandang Fairuz pun bangkit dari sajadahnya dan masuk ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu kembali.ssetwlah itu ia pun melaksanakan sholat subuh,usai sholat subuh tak lupa ia membaca Alquran nya.
usai membaca Alqur'an Fairuz pun membuka mukenanya dan turun ke bawah.jika kita lihat lebih seksama hari ini Fairuz memakai gamis berwarna maroon begitu pula dengan hijabnya.ia pun menuju dapur dan memasak sarapan laginya meskipun hanya sederhana.setelah selesai sarapan ia pun mulai membuat adonan kue yang akan di antarkan kepada customer.awal ia membuat adonan kue ulang tahun tetapi sebelum itu ia sudah memberitahukan kepada pak Tono untuk membantunya.jadi sekarang yang berada di dapur ada Fairuz dan pak tono.pak Budi tak ikut bergabung sebab ia harus berjaga di depan.
"nak apa yang bisa paman bantu"tanya pak Tono kebingungan
"paman tolong masukan adonan ini kedalam oven"ucap Fairuz sambil menunjuk adonan kue dalam loyang
sementara di atas tepatnya di dalam kamar Daren terdapat Daren yang sedang tidur dengan damainya.hari ini ia sangat malas tetapi mau tidak mau ia harus ke kantor.ia pun bangun dan mulai membersihkan dirinya.
to be continued
__ADS_1