
hari hari telah berlalu dan hari ini adalah hari bahagia dari Fairuz dan juga ridwan.faieuz terlihat begitu cantik dengan balutan gaun berwarna putih yang terlihat begitu elegan dan juga mewah.begitu juga Dengan Ridwan terlihat begitu tampan dengan balutan jas yang senada dengan warna gaun Fairuz.
hari ini adalah hari bahagia bagi keluarga Kamil yang mana putra pertama mereka kini telah melepas masa bujangnya yang telah lama tersemat dalam dirinya.
afiq alzheimer Kamil selaku ayah dari pihak laki laki menjadi penghulu dalam pernikahan Ridwan.
tamu undangan dari berbagai kalangan pun telah tiba meskipun mereka datang hanya sekedar melihat pernikahan ridwan.tak lupa juga keluarga dari Nugroho yang kala itu sedang berbaur dengan undangan lainnya.mereka berbincang mengenai bisnis siapa tau ada yang ingin membantu perusahaan mereka yang kini tengah goyah.
hari ini juga mungkin akan menjadi hari tersedih dari Fairuz karena kebejatan dari keluarga Daren
"kita harus melancarkan rencana ini dengan begitu mulus agar orang tidak curiga dengan kita"ucap Daren kepada ayah dan ibunya di lorong hotel milik Ridwan
tanpa mereka sadari bahwa ada seseorang yang mendengar perkataan mereka yaitu Vivi
"tidak akan ku biarkan rencana kalian berhasil,sudah cukup Fairuz menderita"ucap Vivi dengan wajah merah padamnya yang menandakan ia sedang kesal dan juga marah
"aku dan ibumu akan masuk keruangan Fairuz setelah kamu memadamkan lampunya dan membawa Fairuz pergi dari sini"ucap Reina dengan jahatnya
Vivi pun segera berlalu dari tempat itu dan pergi memberitahukan kepada Satria
__ADS_1
"kak satria.......sini sebentar ada yang ingin aku beritahu"ucap Vivi sambil melambaikan tangannya
"apa yang ingin kamu beritahukan"tanya satria dengan wajah penasaran sementara Maya yang melihat itu pun mendekat kearah mereka dan ikut mendengarkan
Vivi pun menjelaskan semua rencana yang ia dengar pada saat Daren bersama orang tuannya bicarakan dan itu membuat satria dan juga Maya terkejut bukan main
"mengapa mereka begitu nekat"ucap Maya geram
"jadi apa rencanamu"tanya satria
"begini aku akan masuk keruangan Fairuz dan berpura pura menjadi Fairuz tetapi Fairuz di pindahkan dulu di kamar lain.setelah mereka melancarkan aksinya kalian ikuti tetapi jika tidak tidak apa apa yang penting Fairuz selamat dulu dari orang orang bejat seperti mereka"ucap Vivi dengan serius
"okeh tapi aku nggak mau kamu kenapa Napa"ucap Maya "lebih baik ada yang mengikutimu"lanjut Maya lagi
"hari ini adalah hari kebahagian keluarga kalian jadi kau harus berada di tempat"ucap satria menolak
"aku nggak apa apa jika tidak menghadiri acara keluarga ini daripada acara ini yang harus hancur dan kamu alangkah baiknya jaga istri kamu yang sedang hamil besar itu karena aku yakin jika rencana mereka gagal pasti mereka punya rencana lain"ucap Roki dengan gagahnya dan itu membuat Vivi pangling
"okeh kalau begitu kamu hati hati dan ingat jika terjadi apa apa kepada dia kamu harus hubungi kami"ucap Maya dengan tegas
__ADS_1
Maya dan satria pun ikut berbaur dengan hadirin yang telah datang dan setelah itu mereka pun menunju kamar Fairuz disana terlihat Fairuz yang sudah selesai di make up dan terlihat begitu cantik
"dek.....kamu cantik hari ini"ucap Maya sambil memeluk nya
"kakak....juga cantik hati ini dan lihat perut Kaka sudah seperti buah semangka"ucap Fairuz sambil menunjuk perut Maya dan itu membuat Maya tertawa
satria pun menceritakan apa yang akan dilakukan oleh keluarga Daren kepadanya dan itu membuat Fairuz terkejut bukan main dan ia pun di pindahkan di kamar lain atas persetujuan dari orang tua Ridwan karena sebelum itu satria sudah membicarakan kepada mereka dan mereka akan membalasnya setelah acara ini selesai
setelah dipindahkan kini saatnya Vivi yang beraksi ia pun di make up seperti Fairuz setelah itu ia pun duduk di atas ranjang
"Vivi......ada yang ingin aku bicarakan kepadamu"ucap Roki dengan serius
"apa hal yang ingin kau bicarakan kepadaku"tanya Fairuz
"awal aku melihatmu aku sudah terpesona dengan kecantikan mu tetapi aku masih takut untuk mendekatimu karena aku tidak tau ini perasaan cinta atau hanya sekedar mengagumi mu tetapi semakin lama perasaan ini semakin kuat dan aku percaya ini adalah cinta.apakah kau mau menerima ku sebagai kekasihmu"ucap Roki
"aku juga ingin memberitahukan satu hal kepadamu,sebelum aku kenal dengan Fairuz dan juga Maya beserta satria aku adalah orang yang begitu keras kepala egois.semua hal yang aku lakukan sampai suatu saat aku di jebak oleh sahabatku sendiri sehingga aku harus kehilangan kesucianku yang aku jaga setelah itu aku semakin brutal dan tak terkendali untuk melakukan hal itu.sekarang aku berfikir apakah ada orang yang menerima manusia kotor seperti diriku ini"ucap Vivi sambil berlinang air matanya
"aku akan menerimamu apa adanya,masa laluku adalah sejarah kelam yang harus kau jadikan pembelajaran"ucap Roki "apakah kau mau menerima ku sebagai kekasihmu"tanya Roki lagi
__ADS_1
"iya aku mau"jawab Vivi dengan pelan tetapi Roki mendengarnya dengan jelas
to be continued