Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 12


__ADS_3

suara azan Dzuhur kini telah menggema di telinga fairuz,ia yang sedari tadi mengisyaratkan diri setelah di siksa oleh daren pun terbangun dan membersihkan diri dan melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang muslimah.


dalam doanya fairuz meneteskan air matanya sebab ia sudah terlalu menderita "ya Allah ya tuhanku,apakah ini jalan takdir yang engkau berikan kepadaku.aku hanya manusia lemah tuhan dan tak memiliki kekuasaan.pernikahan yang seharusnya di dasari karna ingin menyempurnakan ibadahku,mengapa harus terjadi seperti ini.apakah kebahagiaan hanya di dapatkan oleh krang orang yang memiliki uang.mengapa,aku tidak bisa memperoleh kebahagiaan itu.kakiku sudah terlalu gamang untuk melangkah lebih jauh kagi tuhan.jika menghabisi nyawa sendiri bukanlah dosa yang besar,maka sudah aku lakukan sedari dulu tuhan.tapi aku yakin kau pasti akan marah kepadaku.


tuhan, berikanlah aku kekuatan untuk menghadapi semua cobaan ini tuhan.aku tau kau pasti memiliki rencana di balik semua ini tapi bolehkan aku meminta tuhan berikan aku kebahagiaan sedikit saja.


ibuku pergi meninggalkan aku sendirian dan ayahku tak menginginkan kehadiran lu di dunia ini terus kau beri aku suami yang tak mencintai ku


maaf tuhan sebab aku sudah berprasangka buruk terhadapmu.aku hanya meminta berilah aku kesabaran dan kekuatan dalam kehidupan baruku ini dan berilah aku Hidayah agar tetap istiqomah di jalanmu


manusia pendosa sepertilu tak pantas membagi cerita kepadamu tapi aku sudah tak punya siapapun selain engkau tuhan........ aamiin"ucap fairuz dengan begitu tenang.selama ia berdoa air matanya terus menetes seolah olah masalah hati yang selama ini ia simpan telah ia utarakan semua kepada yang maha kuasa


di sisi lain tepatnya di perusahaan ridwan terlihat sang empu sedang berkutat dengan berkas yang begitu banyaknya.tetapi,ia tak menyerah untuk menyelesaikan nya agar ia bisa beristirahat dengan tenang selama beberapa hari kedepan.

__ADS_1


pak Hidayat Nurwahid Alves dan juga ibu Caca Alika Alves merasa sangat resah karna anaknya bekum juga mendapatkan pasangan hidupnya padahal mereka sangat ingin melihat anaknya bahagia.apakah tuhan akan mempertemukan mereka dengan cerita yang terbaik menurut takdir


Kembali ke ke Fairuz,setelah sholat ia pun duduk di balkon kamarnya.ia berfikir apa yang harus saya lakukan agar bisa menghasilkan uang.ia pun mengecek sisa saldonya dan masih cukup untuk membeli handphone terbaru dan juga beberapa bahan untuk membuat kue atau makanan yang akan ia jual online.masalah alat masaknya ia akan meminta izin kepada daren untuk meminjamnya.


baru juga selesai ia berfikir seperti itu datanglah daren dan ia pun mengutarakan apa yang ia inginkan


"tuan, bolehkah saya bekerja"tanya fairuz dengan hati hati


"silahkan lakukan apa yang kamu inginkan dan satu lagi bersikaplah patuh jika tidak maka kamu akan mendapatkan hukuman yang lebih menyakitkan"ucap daren dengan dingin dan kejam


"nanti asisten saya yang mengurus semuanya"ucap daren lagi


"setelah saya memiliki cukup uang,saya akan membeli barang barang saya sendiri dan mengembalikan barang barang tuan"ucap fairuz senang

__ADS_1


"tak perlu kau kembalikan,kamu kira aku akan miskin hanya karna membelikan kamu barang barang seperti itu"ucap daren dengan tegas


"saya boleh meminta zizi sebagai teman saya di rumah ini"ucap fairuz lagi


"silahkan,orang kampung bertemu sama orang kampung kalian sangat serasi.ingat jangan sampai kalian berdua masuk kedalam mansion saya.saya tak mau jika kalian mengotorinya sebab semua yang ada di mansion saya adalah barang barang mahal dan kalian belum pernah melihatnya sama sekali"ucap daren dengan sedikit mencercah Fairuz


daren pun menerima telpon dari sekretaris nya dan ia pun sangat marah setelah mendengar penuturan dari sekretaris.entah mengapa ia ingin melampiaskan semua amarahnya kepada Fairuz.daren pun menarik tangan fairuz dengan keras dan menyusuri setiap pekarangan mansion dan hak itu di saksikan oleh semua pelayan di mansion itu.kemudian daren pun mengumpulkan semua pelayannya.


"kalian semua,lihatlah ini adalah istri saya dan ia sengaja menjebak saya pada saat acara ulang tahun perusahaan.saya tegaskan sekali lagi,jangan ada yang memberikan ia pelayanan yang khusus sebab saya tidak mencintai dia"ucap daren dengan tegas dan fairuz hanya bisa menunduk menahan amarah


"dan kamu"tunjuk daren kepada zizi dan hal itu membuat zizi takut bukan main "mulai saat ini kamu saya tugaskan untuk bekerja dan tinggal di rumah yang di tempati oleh fairuz"ucap daren


.

__ADS_1


tbc


__ADS_2